Legenda Penguasa Dunia

Legenda Penguasa Dunia
Ep 42. Dark Elf


__ADS_3

Dark Elf dulunya adalah salah satu dari banyaknya jenis peri. Namun karena ketertarikan mereka terhadap sihir kegelapan, para Elf merusak diri mereka sendiri dan membuat mereka kehilangan kepercayaan.


Para Elf yang meninggalkan kekuatan bulan lalu dirasuki energi kegelapan dan merubah kulit mereka menjadi abu-abu, tanpa adanya warna lainnya.


Dark Elf kemudian hidup dengan menyediakan jasa pembunuhan ke ras lainnya. termasuk pula Karina, salah satu Dark Elf yang lahir sebagai seorang assassin yang mampu menggunakan sihir. Ia merupakan salah satu assassin terbaik yang hampir tidak pernah gagal dalam mengerjakan misi-misinya.


Sayangnya, para Dark Elf tersebut semakin lama semakin jatuh di dalam kegelapan sampai-sampai membuat mereka begitu fanatik terhadap kekuatan kegelapan. Bahkan, mereka sampai mengorbankan kaumnya sendiri sebagai tumbal kekuatan kegelapan.


Melihat kejadian tersebut, Karina lantas menjadi bingung dan gelisah. Sampai akhirnya tiba giliran Kina, adik perempuannya yang menjadi tumbal.


Mengetahui hal ini, Karina pun tidak tinggal diam. Ia tidak rela membiarkan adiknya tersebut untuk dilukai oleh para iblis dan melawan bangsanya sendiri dengan senjata pisau kembar miliknya.


Tapi sayangnya jumlah Dark Elf yang menyerang Karina terlalu banyak. Hal ini membuat dirinya tidak bisa berbuat banyak ketika diserang para Dark Elf.


Karina gagal melindungi adiknya dan melarikan diri membawa pisau kembar yang merupakan senjata pusaka Dark Elf.


" Apa yang di lalukan Dark Elf di kerajaan Asion ?. Bukanya Dark Elf berasal dari dataran tengah ?." tanya Arthur tiba-tiba.


Dark Elf adalah salah satu dari ras yang ada di daratan tengah di benua kuning, diantara ras yang ada. Mereka memiliki begitu banyak kekuatan sihir hitam.


" Pendekar muda sungguh berwawasan, tidak kusangka bisa mengetahuinya dari mana asalku, aku merupakan keturunan Dark Elf. namun aku sudah tinggal kerajaan Asion sejak 10 tahun lalu."


Ethan dibuat takjub oleh wawasan Arthur, dia tentu pernah mendengar juga tentang Dark Elf namun tidak mendalam karena dirinya tidak pernah bertemu langsung saat masih bebas. Tidak disangka hari ini akan bertemu keturunan Dark Elf.


" Sayang, Aku pulang, hari ini kita bisa makan **** hutan." Seorang pria yang terlihat berusia sekitar 50an tahun memasuki rumah, dia memakai baju dan topi jerami yang berfungsi melindunginya dari hujan, pria itu terlihat kaget saat melihat Arthur.

__ADS_1


" Kita mendapat tamu setelah sekian lama?." Pria tua itu memasang senyuman sebelum menyapa Arthur dan Ethan. Pria itu merupakan kakek Karina dan juga merupakan keturunan Dark Elf bernama Vanyar.


Saat Vanyar melepaskan pakaian jeraminya, tubuh kurusnya bisa terlihat jelas. Karina juga lebih kurus daripada perempuan pada umumnya.


Mereka kesulitan mendapatkan makanan, uang mungkin tidak akan banyak berguna dalam situasi mereka yang berada di tengah hutan.


" Kebetulan sekali aku berhasil mendapatkan **** hutan ini." Vanyar mengangkat hasil buruannya, seekor **** hutan yang cukup besar.


" cucuku akan membuatkan sup, kuharap bisa membantu kalian menghangatkan badan." Vanyar berusaha tersenyum hangat tetapi hasilnya justru membuat wajahnya terlihat aneh, bahkan Arthur yang paling kurang pengalaman sekalipun bisa menilai Vanyar jarang tersenyum selama hidupnya.


Arthur memandangi Vanyar dari atas sampai bawah, dia merasa kondisi tubuhnya terlalu lemah karena usianya sudah cukup tua.


Vanyar sepertinya bisa tumbang secara tiba-tiba, dia sama sekali tidak terlihat sehat. Arthur memperhatikan ke sekelilingnya dan tidak menemukan satupun hal yang bisa membahayakannya, hanya Vanyar yang memandangnya dari waktu ke waktu sama seperti Karina.


Arthur tidak terlalu memikirkan sikap mereka, dia hanya merasa perhatian tersebut karena mereka bisa merasakan kekuatan yang dimilikinya sehingga menarik perhatian kakek dan cucunya.


Arthur sedang duduk santai sambil menyantap makana yang disediakan Karina ketika mendengar suara langkah kuda mulai mengalahkan suara derasnya hujan. Tidak hanya itu, nafsu membunuh yang kuat juga terasa mengisi udara.


" Tuan jangan keluar." Ethan mengambil palu yang di berikan Arthur yang berada tidak jauh darinya, dia meminta Arthur dan Karina untuk bersembunyi.


Ethan tidak ingin Arthur turun tangan mengurus sampah seperti mereka.


Ethan keluar dari penginapan, menemukan belasan Dark Elf menunggangi kuda yang gagah, mereka memakai baju pelindung yang tidak pernah Ethan lihat sebelumnya.


selain itu masing-masing juga membawa dua sampai tiga busur dan anak panag dipunggung mereka. Satu orang yang sepertinya pemimpin dari rombongan ini turun dari kudanya dan berbicara dengan Ethan.

__ADS_1


" Kami sedang mencari seseorang, apakah anda penghuni rumah ini ?"


Ethan tidak bisa menebak usia pria di depannya karena Dark Elf bisa hidup ribuan tahun. namun dia bisa merasakan bahwa pria di hadapannya sedang mengamatinya kekuatan Ethan.


" Kau bukan keturunan kerajaan Asion ?." tanya Dark Elf itu.


" Memang bukan, aku hanya singgah untuk berteduh. Aku tidak mengetahui siapa yang kalian cari namun rumah ini hanya ada beberapa orang saja, mungkin orang yang kalian cari sudah tidak berada di sini.” jawab Ethan.


" Biarkan kami yang memeriksa dia ada di tempat ini atau tidak." Pemimpin Dark Elf itu memberi perinta pada belasan orang di belakangnya, berikutnya mereka turun dari kuda dan menuju ke arah rumah.


Ethan tanpa ragu mengangkat palunya dan menghunuskan pada belasan orang tersebut.


" Apa maksudmu ?." Pria itu bertanya dengan nada kesal.


" Harusnya aku yang bertanya apa maksudmu ?." Ethan melihat pria itu mengarahkan bawahannya untuk mengeledah penginapan.


" Kalian tidak bisa bertindak sesuka hati kalian."


Beberapa orang menarik busur dan berniat menyerang Ethan, namun pimpinan mereka menghentikannya. Saat merasakan kekuatan yang keluar dari balik pintu rumah.


****************************************


Terima kasih sudah membaca.


klik hati jika suka, silahkan vote dan komen ya?.

__ADS_1


Mohon maaf jika tidak memuaskan.


****************************************


__ADS_2