Legenda Penguasa Dunia

Legenda Penguasa Dunia
Empat Penempa Bersaudara


__ADS_3

Di kediaman Crozzo beberapa hari yang lalu saat Luke berlari masuk ke dalam rumah untuk mencari buku teknik menempa keluarga Crozzo, untung saja buku itu belum sempat dilalap api.


Luke menemukan dan mengambil buku itu, tiba-tiba sebuah balok yang terbakar jatuh menimpa tubuhnya dan Luke melindungi buku peninggalan orang tuanya agar tidak terbakar api.


“Bagaiamana aku keluar.” Luke memperhatikan sekelilingnya sambil menahan rasa sakit dipunggungnya dan api sudah mulai menyebar di setiap ruangan.


Tubuh Luke sudah tidak sanggup lagi untuk menahan panasnya api yang membakar rumah, dia mengalirkan tenaga dalam keseluru tubuh untuk mengurangi panas yang dirasakannya.


Akhirnya Luke berhasil keluar dari rumah melalui dinding belakang dengan penuh perjuangan, menggunakan semua tenaga yang di miliki untuk mengayukan katananya dan membuka jalan keluar jika terlambat sedetik saja mungkin dirinya sudah mati terbakar.


Luke pingsan saat berhasil keluar dari rumah, terlihat lubang dibeberapa pakaian yang dikenakannya dan buku yang susah payah diselamatkannya dipeluk dengan erat bahkan tidak dapat lepas.


Welf yang berusaha mencari Luke di puing-puing rumah tidak berhasil menemukannya jika saja dia juga mencari di sekitar rumah, mungkin dapat menemukan Luke yang sedang pingsan memeluk buku dan katana disebelahnya.


Setelah Welf mengikuti Cattelya yang mengejar Aron, Karina datang melihat kediaman Crozzo sudah rata dengan tanah.


“Suara apa itu?”


Karina mendengar suara orang meminta tolong walaupun sulit terdengar, karina tetap mencari asal suara tersebut. Matanya menatap seorang yang sedang terbaring memeluk sebuah buku, terlihat tubuhnya penuh dengan luka bakar.


Karina mengenali pemuda itu, dia adalah Luke Crozzo salah satu penempa hebat dari keluarga Crozzo dan Karina menatap beberapa luka yang ada di tubuh Luke.


“Sebaiknnya kamu jangan mati.” setelah berkata Karina pergi meninggalkan Luke untuk mencari tanaman obat yang bisa digunakan.


Karina baru tiba di desa besi setelah berpisah dengan Aron beberapa hari yang lalu dan hari ini adalah hari mereka berkumpul untuk mendiskusikan rencana selanjutnya.

__ADS_1


“Dimana aku?” Luke membuka mata memperhatikan sekeliling dengan khawatir, matanya menatap wanita yang sedang membakar daging kelinci.


Luke mencari buku miliknya dengan panik, “Kamu mencuri buku, ya.” Luke menuduh Karina mengambil bukunya.


Luke yang tidak sadar bukunya jatuh di selah akar pohon tempat dirinya berbaring dan langsung bangkit dari posisi tidur, mengambil katana miliknya dan menyerang Karina yang sedang membakar daging kelinci.


Karina yang menyadari langsung memegang daging kelinci yang sudah selesai dibakarnya. Karina tidak diberi kesempatan untuk menjawab dan mendapatkan serangan dari Luke, Karina menghindar katana dan melompat ke atas pohon.


Luke menyerang dengan brutal, semua pohon yang ada di sekitar mereka terpotong. Tebasan katana Luke sangat tajam dan cepat, tetapi tidak secepat kemampuan seorang Assassin.


Karina hanya menghindari semua serangan Luke, tidak ada satupun serangan yang mengenainya, Karina kagum melihat Luke yang dapat bergerak dengan luka-luka yang ada di tubuhnya.


“Ini yang kamu cari.” Karina mengambil buku yang terjatuh di selah akar pohon tempat Luke terbaring.


Setelah mendapatkan bukunya, Luke kembali mengarahkan katana pada Karina. Mencurigai Karina adalah bawahan Jendral Jaden yang mengincar teknik menempa keluarga Crozzo.


Sebelumnya Luke mendengar pembicaraan Jendral Jaden dengan kakaknya, Jaden meminta Welf untuk mengajari pengikut Jaden teknik menempa keluarga Crozzo dan Welf tidak benar-benar mengajari pengikut Jaden.


Karina tersenyum kemudian menjelaskan semuanya pada Luke jika dia bukan rekan ataupun pengikut Jendral Jaden. Akhirnya Luke percaya, menyimpan katana dan duduk bersama Karina.


“Ini makanan untuk mu dan besok kita akan pergi untuk menemui saudara mu.” Karina membagi daging kelinci yang di bakarnya.


Luke dibuat terkejut setelah mendengar Karina memberitahu semua informasi yang dia tahu, bahkan Karina menyebutkan nama ketiga saudara seakan-akan dirinya mengenali mereka semua.


Pagi sekali, Karina dan Luke pergi menemui Aron dan ketiga saudaranya yang berada di desa kecil yang sudah lama ditinggali. Setelah sehari berlari tanpa henti mereka berdua sampai di sebuah desa kecil.

__ADS_1


Terlihat Welf sedang membangun rumah untuk mereka tinggal, di sana juga ada Aron dan kedua saudaranya yaitu, Cattelya dan Claudia.


“Kak Luke!” Claudia berlari memeluk Luke yang sedang berdiri menatap mereka, kedua saudara Luke yang lainya mendekati dan ikut memeluk Luke.


Keempat penempa bersaudara sekarang telah berkumpul, begitu juga dengan Aron, Ethan, Vanyar dan Karina. Mereka semua saling berdiskusi untuk membangun sebuah kota yang hanya mereka yang menguasainya.


Setelah mereka semua melaporkan situasi, Aron meminta Karina untuk menjemput Arthur dan mengawalnya sampai desa tempat mereka sekarang.


“Tuan Aron, bolehkah saya ikut dengannya?” tanya Luke setelah mendengar semua penjelasan dari Welf jika mereka telah berjanji melayani Arthur.


Aron menatap Karina menanyakan pendapat, “Baiklah kamu bisa ikut.” Karina menyetujui pergi bersama Luke untuk menemui Arthur.


Malam hari mereka semua menyantap makanan di rumah baru di bangun Welf dan yang lainnya, walaupun mereka baru kenal tapi terlihat kedekatan di antar mereka semua.


Pagi hari mereka semua sudah berkumpul, Luke dan Karina berpamitan. Mereka akan kembali ke wilayah kerajaan Asion untuk bertemu Arthur.


“Aku ingin ikut dengan Kak Luke!” Claudia Crozzo merengek ingin ikut bersama Karina dan Luke. Welf tidak mengizinkan karena perjalanan mereka mungkin saja akan menemukan bahaya.


Setelah Luke berhasil membujuk Claudia, mereka berdua pergi.


***


Terima kasih sudah membaca.


Dukung dengan Like dan Vote.

__ADS_1


__ADS_2