
" kalian menginginkan ini." Arthur mengeluarkan buku berwarna hitam dengan aura kegelapan di hadapan Vander.
Vander dan Vanyar menahan nafas saat mengenali buku yang ada di tangan Arthur, mereka berdua tahu kalau itu adalah buku sihir kegelapan.
Vanyar langsung menatap Karina yang berdiri di belakang Aron, yang sedang melindunginya dari serangan Dark Elf.
Dia bertanya-tanya mengapa Karina bisa memberikan buku tersebut ke pada Arthur, walaupun dia tahu kalau Arthur tidak punya niat jahat terhadap mereka.
" Kenapa buku itu bisa ada pada mu." Vander bertanya kepada Arthur yang sedang memegang buku itu.
" Aku di berikan oleh mereka." jawab Arthur dengan santai.
" Itu milik bangsa Dark Elf." Vander mulai kesal.
Tetapi Arthur tidak peduli sambil memainkan buku itu di tangannya. Dia membuka buku itu kemudian membacanya dengan tenang.
" Buku ini bagus walaupun sangat berbahaya bila jatuh ke tangan yang salah." gumam Arthur membaca isi buku itu.
Dari belakang seorang prajurit Dark Elf bersiap melepas anak panah ke arah Arthur. Saat anak panah itu di lepaskan, Aron menangkapnya dengan tangan.
Kemudian dia melemparkannya kembali ke arah prajurit tersebut, hingga tepat mengenai kepala Dark Elf yang berdiri di atas pohon.
Prajurit yang melihat menjadi panik, mereka semua melangkah mundur setelah melihat anak panah melesat dengan cepat dengan lemparan menggunakan tangan.
" Tuan, apa kami harus membunuh mereka semua." tanya Aron melihat sekitar, di sana ada dua puluh Dark Elf yang siap melawan.
Arthur menatap Vanyar meminta persetujuan karena mereka semua masih bangsa Dark Elf.
" Apa kalian akan menentang Dark Elf ?. Kalian pikir siapa kalian." Vander memerintahkan semua pasukan untuk menyerang mereka.
Arthur melemparkan pisau kembar yang di berikan Karina kepadanya sebelum keluar rumah, Karina berpikir kalau Arthur yang menyimpan semua itu akan aman.
Karina menangkap pisau kembar yang dilemparkan Arthur dan bersiap membunuh Dark Elf yang maju menyerangnya. Arthur meminta Ethan untuk melindungi Vanyar yang sedang terluka.
Arthur menyimpan buku yang ada ditangannya, Vander terkejut saat melihat buku yang ditangan Arthur tiba-tiba lenyap.
__ADS_1
" Kamu apakan buku itu ?." Tanya Vander saat melihat buku yang ada di tangan Arthur menghilang.
" Sudah ku hancurkan." jawab Arthur berbohong.
Karina menghadapi puluhan Dark Elf dengan pisau kembar yang sedang di genggamnya, dia sudah lama tidak membunuh lawannya semenjak lari dari Dark Elf.
Arthur memberikannya kesempatan untuk menghabisi Dark Elf yang sedang mengejar dia dan kakeknya.
Para pasukan Dark Elf mengambil jarak dari Karina, mereka melompat ke atas pohon sambil menarik busur bersiap melepaskan anak panah.
Anak panah yang mengarah dapat dihindari Karina dengan mudah. Sesekali dia mengayunkan pisaunya untuk menepis anak panah yang mengarah kepadanya.
Dengan kemampuannya assassin, dia membunuh satu persatu Dark Elf yang ada di atas pohon. melompat tanpa suara sambil mengiris leher semua Dark Elf yang dia dekati.
Kemampuan menggunakan pisau sangat terlatih hingga orang biasa tidak dapat melihat gerakan tersebut, dia seorang assassin yang membunuh lawannya dengan sekali serangan.
Setelah membunuh semua Dark Elf yang berada di dekatnya, dia kembali mendatangi Arthur yang sedang berdiri dengan tenang sambil menatap Vander.
Vander cukup lama berdiam memikirkan rencana saat sadar pasukannya sudah banyak yang di bunuh oleh Karina. Sekarang hanya dia dan 4 orang pasukan yang ada di belakangnya.
" Kalian sudah terlambat untuk kabur, sebelumnya kamu sudah aku kasih kesempatan." Arthur mengingatkan.
" Aku akan pastikan suatu saat bangsa Dark Elf akan membunuh mu." Vander tertawa, dia tidak percaya kalau akan mati sekarang.
Arthur menarik pedang bayangan dan langsung mengarahkannya tetap di kaki Vander yang berusaha kabur. Vander terjatuh ketanah dengan kaki kanan yang putus terkena serangan saat melompat ke atas pohon.
Karina dan Vanyar membelalak mata, mereka tidak bisa melihat gerakan tebasan Arthur yang digunakan karena begitu cepat.
" Mengerikan." gumam Karina. Dalam pikirannya, untung saja dia tidak menyerang Arthur saat masuk ke dalam rumahnya.
Pasukan yang lainya berhasil kabur tetapi dengan cepat Aron dan Ethan mengejarnya, tidak ingin satu pun dari mereka yang lolos.
Arthur berjalan menghampiri Vander yang sedang menahan rasa sakit. Arthur mengeluarkan aura membunuhnya membuat nafas Vander menjadi sesak.
Karina dan Vanyar merasakan dari jauh, aura yang di miliki Arthur lebih kuat dari pada mereka. Vanyar tidak dapat mengukur batas kekuatan yang di miliki Arthur.
__ADS_1
" Sebaiknya aku mengikutinya mungkin akan lebih aman dari kejaran bangsa Elf." batin Vanyar, dia tidak ingin cucunya terus dalam pelarian bersama dirinya.
Arthur mencari informasi tentang bangsa Dark Elf dari Vander setelah mendapatkan yang dia cari, Arthur mengeluarkan pistol dan langsung menembak tepat di kepala.
Tidak lama Aron dan Ethan masing-masing dari mereka membawa dua mayat pasukan Dark Elf yang mereka kejar. Kemudian mereka mengumpulkan semua mayat Dark Elf.
" Api neraka."
Aron mengarahkan tangan kanannya mengeluarkan api berwarna biru yang membakar semua mayat Dark Elf menjadi abu. Agar mereka tidak meninggalkan jejak saat pergi dari tempat tersebut.
Vanyar dan Karina berjalan mendekati Arthur, kemudian mereka berlutut memberi hormat.
" Tuan, ijinkan kami mengikuti anda." ucap Vanyar dengan hormat.
" Baiklah, kuharap kalian betah bersama ku." Vanyar dan Karina mendengar saling memandang tidak percaya kalau Arthur begitu mudah menerima mereka.
" Sepertinya kita mendapat teman." Ucap Aron ke pada Ethan dan mereka berdua tertawa.
Arthur menggeleng kepala, dia baru ingat dunia dalam cincin cuma di huni oleh Aron dan Ethan.
" Kalau begitu kalian tinggal dalam cincin bersama Aron agar tidak terus di kejar oleh Dark Elf."
" Terima kasih, tuan." ucap Vanyar dan Karina bersamaan
Arthur memasukan Aron, Karina dan Vanyar kedalam dunia cincin kemudian dia dan Ethan melanjutkan perjalan menuju ibu kota kerajaan Asion, memandang langit yang sudah cerah.
****************************************
Terima kasih sudah membaca.
klik hati jika suka, silahkan vote dan komen ya?.
Mohon maaf jika tidak memuaskan.
****************************************
__ADS_1