Legenda Penguasa Dunia

Legenda Penguasa Dunia
Gedung Asosiasi


__ADS_3

Malam berganti pagi, matahari menyinari Arthur dari balik jendela kamar menyambut cuaca yang cerah pada pagi hari.


Arthur kemudian bangun, mempersiapkan dirinya dan pergi menuju lantai satu untuk menikmati sarapan pagi.


Arthur memakai pakaian yang kemarin telah di bersihkannya, karena dia hanya memiliki satu lembar baju yang ada pada tubuhnya saja.


“Sepertinya aku harus membeli beberapa lembar baju lagi, tidak mungkin aku harus memakai baju ini selamanya.” gumam Arthur memperhatikan pakaiannya, sambil menuruni anak tangga.


Arthur sampai di lantai satu, dia melihat ada banyak meja dan kursi di lantai itu, ada juga meja bar yang dimiliki penginapan ini.


Hampir semua meja ditempati, hanya tersisa beberapa meja yang kosong, Arthur kemudian berjalan menuju kursi yang kosong lalu duduk di salah satu meja.


Tidak lama seorang pelayan datang membawa makanan untuknya, Arthur mengamati semua orang yang ada di lantai satu.


Beberapa terlihat memakai pakaian yang bagus dan memakai perlengkapan pelindung dari besi maupun kulit.


Banyak orang yang menatap Arthur, dia merasa bingung dengan tatapan dingin semua orang yang ada dalam ruangan.


“Apa karena?” gumam Arthur, kembali melihat pakaiannya.


Teriakan ramai pengunjung terdengar memenuhi ruangan ini, membuat Arthur merasa sedikit terganggu.


Arthur mulai makan, tanpa menghiraukan suara orang yang ada di sekitarnya. Sesekali dia melihat ke arah sekelilingnya, merasakan orang-orang yang memiliki berbagai tingkat kekuatan.


Suasana bertambah ribut menjadi lebih kacau saat dua orang pria berkelahi di hadapannya, membuat Arthur menjadu kesal.


Beberapa penjaga masuk ke dalam bar untuk istirahat dan dua orang yang sedang berkelahi, melihat penjaga yang masuk membuat mereka berdua menghentikan perkelahiannya.

__ADS_1


Arthur menghabisi makanannya dan pergi meninggalkan penginapan. Bagaimanapun, Arthur tidak suka tempat yang ramai dan berisik.


Arthur berjalan ke arah gerbang kota, sambil bertanya kepada orang yang lewat mencari beberapa informasi dan bagaimana menghasilkan uang di kota.


Beberapa saat Arthur berhenti melangkah melihat gedung yang ada di dekatnya, mengingat kalau di kota ini ada Asosiasi Langit Biru yang dia bentuk.


Arthur behenti disebuah gedung yang memiliki empat lantai dengan papan nama bertuliskan Asosiasi Langit Biru terukir dengan tinta berwarna hitam menghiasi pintu gerbangnya.


“Tidak kusangka sekarang mereka sudah memiliki pengaruh di kota ini.” menatap Gedung Asosiasi.


Arthur menggelengkan kepala pelan ketika menyadari para penjaga pintu gedung tersebut adalah pendekar perak tingkat akhir.


Penjaga menaikan alis saat menatap Arthur memasuki gedung tetapi tidak menghentikan langkahnya.


Asosiasi tidak membedakan siapapun yang ingin masuk kedalam selama tidak membuat keributan yang dapat mengganggu keamanan.


Sekarang Asosiasi Langit Biru mungkin hanya memiliki satu toko di seluruh Kerajaan Asion, namun suatu hari mereka akan memiliki cabang di setiap kota besar di seluruh benua.


Lebih tepatnya asosiasi ini akan memulai membuka cabang di beberapa Kerajaan yang berada di kekaisaran akida.


Membuatnya menjadi organisasi pedagang terbesar dan terkuat di benua dataran selatan atau bisa disebut benua kuning.


Jika Keluarga Bangsawan merupakan kelompok pembisnis terbesar di Kerajaan.Asosiasi Langit Biru akan mengalahkan mereka dalam bisnis karena asosiasi ini bergerak menyediakan barang-barang kebutuhan dunia.


Asosiasi menyediakan berbagai persediaan bahan-bahan seperti pil, buku ilmu beladiri, senjata pusaka, dan masih banyak lagi bahkan menjual informasi.


Pada akhirnya para pendekar akan mencari mereka saat ingin membeli ataupun menjual barang berharga bagi seorang pendekar.

__ADS_1


“Seharusnya sekarang baru melebarkan sayapnya di Kerajaan Asion, kekuatan kami masih sangat terbatas jadi mereka juga belum banyak menunjukan pengaruh yang mereka miliki.” gumam Arthur melihat sekeliling ruangan.


Kerajaan Asion adalah salah satu bagian dari kekaisaran, kerajaan bisa berdiri jika telah di akui oleh kaisar.


Arthur mengamati sekitarnya, Seorang pria paruh baya berjalan mendekati Arthur setelah melihatnya memasuki Asosiasi Langit Biru.


“Tuan, Apa yang bisa dibantu oleh Asosiasi Langit Biru?” Arthur menemukan hampir tidak ada pengunjung selain dirinya.


Biasanya tamu yang datang kebanyakan bukan pendekar melainkan para pedagang atau bangsawan kecil yang penasaran dengan Asosiasi.


“Aku tertarik dengan beberapa jenis pil yang bisa membantu peningkatan tenaga dalam.” Raut wajah pria yang menjaga toko tersebut berubah.


Dia berpikir Arthur hanya seorang pemuda dari keluarga bangsawan kecil yang ingin melihat-lihat toko mereka.


Arthur ingat kalau Jave sedang mengembangkan obat yang dapat meningkatkan tenaga dalam yang mampu memperkuat tubuh.


Asosiasi Langit biru baru membuka tempat ini beberapa bulan dan belum banyak orang yang mengetahui bisnis mereka adalah menjual perlengkapan yang diperlukan orang-orang dunia ini.


“Silahkan Tuan, ikut denganku.” Pria itu membawa Arthur ke sebuah ruangan lalu memintanya menunggu sejenak disana.


Pria itu meninggalkan Arthur sendirian di dalam ruangan, dia pergi melapor pada pemilik toko itu.


Arthur sedikit heran karena dirinya hanya ingin melihat apa saja yang di jual oleh Asosiasi tetapi dibawa ke ruangan yang begitu mewahnya, jelas ini ruangan untuk tamu penting.


***


Terima kasih sudah membaca.

__ADS_1


Dukung dengan Like dan Vote.


__ADS_2