Lovely Sugar Daddy

Lovely Sugar Daddy
dasar suami ini..


__ADS_3

Arthur pun bergabung untuk makan, tapi aneh rumah itu terlalu sepi saat ini.


"pak Yun, mana kak Raksa, aku tak melihatnya dari tadi? pria itu sering sekali menghilang begini," Tyas bertanya pada kepal pelayan rumah itu.


"tuan Raksa sedang keluar tadi, katanya dia ingin berjalan-jalan menikmati kota saat malam hari," jawab pak Yun.


"baiklah pak, terima kasih kalau begitu,dan berhenti mencuri pasta ku ih, aku sangat lapar, lebih baik tolong kupaskan kiwi deh," kesal tyas pada Arthur.


"baiklah istriku," jawab Arthur yang langsung ke area dapur.


Arthur meminta pak Hary untuk istirahat karena sudah sangat malam.


setelah selesai makan, mereka pun naik ke atas, dan dari belakang Arthur langsung memeluknya erat.


dia pun mencium tengkuk Tyas dan mulai memijat area terlarang dan berhasil memancing hasrat dari istrinya itu.


"emm ... papa ini-" kata Tyas terhenti karena bibirnya di bungkam oleh bibir Arthur.


dan pria itu langsung menindih tubuh istrinya di ranjang dan tak melepaskan istrinya itu sedikitpun.


tyas pun harus kembali kalah di pelukan suaminya, pasalnya Arthur begitu membuatnya terbuai.


mereka pun mempraktekkan berbagai gaya, beruntung kamar mereka kedap suara, jika tidak maka teriakan Tyas di pastikan akan terdengar.


setelah puas, mereka pun tidur sambil berpelukan, bahkan Arthur memasang suhu AC dalam suhu terdingin.

__ADS_1


terlebih dia dan Tyas begitu berkeringat, sedang di dalam mobil Raksa sedang berkeliling tanpa tujuan.


hingga dia sampai di bar yang dulu tempatnya suka minum dan mencari gadis.


meski akhirnya bukan dia yang menikmati tubuh wanita itu karena dia membawanya ke apartemen dan ada seseorang yang sangat menyukai hadiahnya.


"minuman biasa," kata Raksa saat duduk di kursi di meja bartender.


"wah setelah menghilang beberapa tahun, apa yang membawa mu kembali," ejek bartender itu.


"sudah tak bertemu cukup lama, kenapa mulut mu makin tajam," kesal Raksa.


"kamu itu yang keterlaluan,kau tak ingat dengan kekasih mu, hei kamu membuatnya sangat terluka dengan meninggalkan dirinya tanpa kabar dan pamit," kata bartender itu.


"aku tahu itu, tapi apa dia sering kesini, sepertinya kamu begitu dekat dengannya,"


Raksa mengerti perkataan dari pria itu,dia pun menenggak minuman Vodka yang sudah di siapkan.


tak di duga, Dian baru saja datang bersama seorang pria yang baru selesai membooking dirinya.


dia pun duduk di samping Raksa, "sudah selesai, ah ... sepertinya cukup cepat ya," tanya bartender itu.


"yang penting aku dapat uang, lagi pula pria tua seperti itu pasti cepat," jawab Dian asal.


tapi tak terduga, Raksa melirik dan tak mengira mantan kekasihnya sudah jadi seorang nakal.

__ADS_1


"satu jamnya berapa?" tanya Raksa.


"satu juta, dan harus mau memakai k*nd*m," jawab Dian acuh tak acuh.


"lima jam," kata raksa memberikan segepok uang di depan Dian.


"tentu ...." suara Dian yang terkejut melihat Raksa yang datang.


dia tanpa bicara langsung menampar pipi raksa, dan pria itu kaget melihat reaksi Dian.


"kamu keterlaluan raksa, setelah aku di lecehkan waktu itu, kamu muncul lagi, kamu bajingan," marah Dian.


"apa maksudmu?" tanya Raksa.


Dian pun memilih lari dari Raksa, di tak sanggup harus menceritakan Semuanya.


terlebih dirinya sudah hancur dan sekarang inilah dia, seorang wanita malam yang sudah kotor.


tapi itu juga bukan keinginannya, terlebih dia juga harus bertahan hidup selama ini.


raksa kehilangan Dian, karena wanita itu sudah pergi begitu cepat. tak hanya itu raksa ingin tau kebenarannya.


dia hany ingin tau, bagaimana pun Dian juga pernah menjadi seseorang yang spesial di hidupnya.


dia pun memutuskan untuk pulang, karena dia besok bisa mencarinya lagu, terlebih dia juga butuh pertolongan dari Arthur dan tyas juga.

__ADS_1


Karena dia tak bisa melakukannya sendiri, karena bagaimanapun dia bukan siapa-siapa.


meski dia memiliki uang, tapi tak akan mudah menemukan orang yang bisa di percaya.


__ADS_2