Lovely Sugar Daddy

Lovely Sugar Daddy
kisah kita lengkap...


__ADS_3

Arthur kini sudah beristirahat bersama dua wanita tercintanya, Dewi memutuskan untuk tidur bersama Dewi.


sedang Arthur duduk mengusap kepala istrinya, dia tak mengira akan melihat dan menyaksikan semua ini.


malam ini terlewat begitu saja, sedang di tempat penyiksaan Ian sudah habis bahkan teriakannya saja tak di gubris semua orang.


pria itu tewas secara perlahan, terlebih harimau itu terlihat begitu santai untuk menikmati pria itu.


sedang asisten Wisnu pun bersama Lea menemani gadis kecil itu yang masih belum sadar sampai saat ini.


sedang di tempat lain, asisten Danang sudah bersiap untuk pergi menjauh, dia akan pulang ke rumah keluarga di kampung.


sedang Edwin di biarkan untuk menjadi pecandu narkoba di bawah pengawasan dari Rama.


raksa pun masih tak mengerti tentang jalan pikiran dari kakaknya itu. terlebih Raksa baru tau jika Rama yang selalu terlihat sopan memiliki sisi yang begitu kejam setelah tau hari ini.


Arthur pun mencoba mengatur dan mencoba memulai lagi hidupnya, terlebih semua yang sudah berantakan dari awal.


tuan Tjandra memberikan ide untuk mereka tinggal di luar negeri bersama dirinya, terlebih Tyas butuh suasana baru agar bisa melupakan segalanya yang telah menyakiti wanita itu.


pagi hari asisten Danang datang untuk berpamitan, karena dia akan berangkat sekarang.


terlebih dia sudah mengajukan satu bulan yang lalu sebelum mengundurkan diri,lagi pula dia juga merasa hidupnya hampa.


"kak Danang yakin mau pergi, kalau begitu jangan lupa kirim pesan ya, jika menikah jangan lupa undang kami ya," kata Tyas tertawa.


"tentu, baiklah tuan aku pamit," kata asisten Danang.


"hati-hati, dan aku sudah mentransfer uang sebagai hadiah mu,karena kamu tak memberikan kami hari untuk memberikan hadiah yang layak untuk mu," kata Arthur yang memeluk asisten Danang.


kemudian bergiliran dengan Tyas, Dewi dan dua kembar yang terlihat sedih, bahkan Dewi terlihat begitu sesenggukan karena asisten Danang adalah orang yang paling dekat dengannya dari dulu.


asisten Danang memberikan sebuah kalung pada Dewi, dan dia sempat memakaikannya.


setelah itu dia pamit untuk pergi, sedang asisten Wisnu yang juga sudah berpamitan pun merasa sedih pasalnya pria itu adalah teman terbaiknya.


Arthur pun langsung bergegas menuju ke perusahaan untuk menyelesaikan semuanya.

__ADS_1


dia juga akan memindahkan perusahaannya untuk berpusat ke negara asalnya.


terlebih mereka juga sudah tak ingin mengenang semua ini, dan asisten Wisnu akan menjadi penanggung jawab untuk perusahaan di Surabaya.


Tyas pun setuju, terlebih dia juga akan dekat dengan tuan Setyo dan Dian di negara tempat baru mereka.


Dewi pun setuju, lagi pula dia tak sepenuhnya punya sahabat seperti Dian dan Tyas yang saling mendukung.


jadi untuk pindah pun tak jadi masalah, terlebih menurutnya teman-temannya itu hanya ingin menjadi teman karena uangnya.


jadi pak Yun dan semua orang bersiap untuk packing, bahkan untuk pengawasan, akan di lakukan oleh Tyas sendiri.


"mama, kenapa kita pindah?" Tanya Derry.


"sayang, papa pindah kerjanya, jadi kita harus ikut papa ya," kata Tyas menjelaskan pada putranya.


"jadi kita tak akan pulang kesini lagi?" lirih Derrick.


"tentu bisa, kita pasti berlibur ke sini untuk mengunjungi om Raksa dan om Rama, jadi jangan sedih gitu dong, nanti mama ikut sedih," kata Tyas yang pura-pura menangis.


"tidak ma, kami menurut kok, jangan menangis ya ..." kata dua bocah itu.


"tunggu Dewi, maaf aku tak tau jika kamu mau pindah, aku hanya bisa memberikan ini, dan jangan lupa kirim email padaku ya, karena kamu adalah teman terbaikku, jadi tetap seperti itu meski kita berjauhan ya," kata Shinta.


"terima kasih, aku tak menyangka ada yang tulus berteman dengan ku, terimakasih ..."


Dewi pun sudah di ajak naik mobil bersama dengan Arthur, keduanya pun menuju ke perusahaan untuk membereskan sesuatu.


sesampainya di sana, semua orang sudah masuk kedalam ruang aula untuk dilakukan pamitan,dan pengumuman jika asisten Wisnu jadi pengganti Arthur.


semua orang setuju, terlebih asisten Wisnu adalah orang kepercayaan dari Arthur selama sepuluh tahun ini.


Rama malam ini mempersiapkan kejutan untuk semua orang yaitu pesta makan malam.


terlebih mungkin akan sangat lama untuk bertemu telebih kesibukan mereka.


terlebih Rama sekarang menjadi pemilik dua perusahaan besar, yaitu Nugroho Grub dan Mahkota Laut Corp.

__ADS_1


bahkan Rama sudah mendapatkan tujuh puluh lima persen saham perusahaan itu, jadilah sekarang itu sudah sah menjadi miliknya.


terlebih Edwin juga dengan senang hati memberikan kepemilikan padanya.


"ya tuhan, akhirnya selesai juga packing kali ini, huh... kenapa bisa sebanyak ini, dan apa ini harus di kirim semuanya, mungkin akan penuh pesawat dengan barang-barang ini saja," seru Tyas melihat tumpukan kardus itu.


malam itu Rama datang bersama semua orang termasuk pengantin baru juga.


mereka pun makan bersama dengan keluarga untuk perpisahan, Rama juga membagikan hadiah untuk semua orang.


akhirnya pukul sepuluh malam, mereka pun mengantar keluarga Arthur untuk berangkat ke bandara.


mereka memilih penerbangan malam, barang-barang mereka semua akan di kirim dengan penerbangan cargo.


Rama dan Raksa menyaksikan pesawat itu take-off, dan akhirnya keluarga mereka sudah pergi.


Rama tersenyum, "Raksa, mulai sekarang terserah dirimu, tapi ingat jangan sampai membuatku marah, jika tidak kamu tak ingin membangunkan iblis di dalam diriku kan," kata Rama melirik saudara kembarnya itu.


"tentu saja, kita kan sama-sama berasa dan memiliki darah iblis jadi tak masalah bung," jawab raksa yang tak kalah bersikap menyeramkan.


dua pria ini sekarang seperti bebas bermain dan bertingkah, terlebih sudah bertahun-tahun menunjukkan sikap baik.


jadi sekarang waktunya membebaskan diri untuk menunjukkan kekejaman mereka.


sedang di atas pesawat tuan Setyo tertawa sendiri, "papsy sehat, kenapa tertawa sendiri?" tanya Dian.


"tidak ada mamsy, aku pastikan sekarang dua pria itu sedang berpesta pira, karena sekarang mereka bisa menunjukkan siapa jati diri mereka, dengan begitu bebas," jawab tuan Setyo.


"dua setan opa akan berulah, tapi aku yakin mereka tak mungkin sampai merusak nama keluarga, mungkin akan mengunakan nama samaran yang pasti," tambah Tyas.


"entahlah, mereka terlalu seperti ini karena darah ku dan Andre jadilah mereka ini hasilnya," kata tuan Setyo memijat kepalanya pusing.


"berarti, perempuan satu ini juga bisa akan memiliki hal yang sama dengan dua kakaknya," kata Arthur gemas sambil mengacak rambut istrinya.


"tapi aku tak akan jadi sebringas itu papa, jadi tenang saja, dan kita akan memulai Semuanya lagi," kata Tyas tersenyum senang.


Arthur dan Tyas pun percaya jika keluarga mereka akan bahagia di negara baru.

__ADS_1


_____part Arthur dan Tyas tamat ya___


__ADS_2