
Allard membawa Ica ke salah satu rumah sakit terbaik yang ada di Manila, dengan mendaratkan Hali milik Maxime, Allard segera mencari tahu letak RS terbaik di Manila menggunakan tablet yang berada di helikopter milik Maxime.
Mendaratkan heli dengan sempurna diatap gedung RS dengan terburu Allard menggendong Ica meskipun kondisinya sendiri sedang tidak baik-baik saja saat ini, tetapi Istrinya sudah tidak sadarkan diri dan tubuhnya menjadi sepucat kertas.
Allard turun menggunakan lift dan langsung menuju Instalasi gawat darurat, di sana langsung disambut oleh dokter terbaik yang ada di RS itu.
Berdasarkan informasi dari David, Alejandro mengetahui jika sang tuan, akan segera membawa istrinya ke RS terbaik di kota itu pun akhirnya segera merogoh ponselnya, dia menghubungi pihak RS dan mengatakan akan ada pasien darurat yang datang dan harus segera ditangani, dengan dokter terbaik dari RS itu, sehingga ketika Allard dan Ica tiba di sana langsung disambut oleh tim medis RS itu.
Allard membaringkan Ica di brangkar dorong RS, kemudian Ica langsung ditangani oleh dokter senior di RS itu, sementara Allard sendiri juga segera mendapatkan perawatan dari tim medis, untuk mengambil peluru yang masih bersarang di lengan kirinya.
Kondisi Ica sangat memprihatinkan, Allard dapat melihat karena mereka berada di ruangan yang sama dengan Ica, sesuai permintaan Allard pada tim medis untuk tidak memberikan sekat pada dia dan istrinya. Karena Allard ingin terus memantau kondisi istri kecilnya itu.
Dokter menjalankan tugasnya dengan baik, membersihkan luka, memasang infus dengan tetesan yang cepat, mengingat tubuh Ica saat ini sedang sangat dehidrasi.
Disekap selama hampir empat hari dan dia sama sekali tidak memakan makanannya dan hanya memilih minum saja membuat tubuhnya tidak bisa lagi bertahan.
Saat hendak menggantikan baju milik Ica yang sudah tidak layak disebut baju itu, Karena kotor dan sobekan dimana-mana, Allard mencegah perawat yang akan menggantikan baju istrinya itu, sembari mengatakan.
"bisakah tolong yang mengganti baju istri ku tim medis wanita saja?".
Awalnya semua yang ada di sana saling berpandangan tetapi kemudian mengangguk, semua ,petugas laki-laki kemudian pergi meninggalkan Ica, termasuk dokter pria yang pada awalnya menangani Ica, hanya dokter dan perawat wanita saja yang berada di sana untuk mengelap tubuh dan mengganti baju istrinya serta mengobati seluruh luka ditubuhnya yang nyaris 90% itu.
Ica menolak saat Keemo Yen akan menyentuhnya dua hari lalu, dengan menendang pusaka milik pria itu yang seketika mengerang kesakitan, hingga berujung Keemo melakukan penyiksaan padanya dengan sangat brutal dan tidak manusiawi.
Ica diikat tangannya keatas dan digantung kemudian dia memberikan cambukan menggunakan cambuk yang biasanya digunakan untuk bermain dengan para wanitanya, karena Keemo menyukai bercinta dengan menyiksa lawan mainnya.
Semakin keras wanita berteriak maka dia akan semakin berhasrat, tetapi tidak dengan Ica meskipun dia dicambuk sampai mengeluarkan darah tetapi Ica dengan sekuat tenaga menahan teriakannya, dia memilih menggigit bibirnya, meskipun hasilnya sekarang bibirnya terluka karena gigitan giginya sendiri.
__ADS_1
Hal itu membuat Keemo semakin marah, dia akhirnya semakin brutal menyiksa Ica dengan berbagai cara.
..............
Meskipun dalam keadaan sakit, Allard tetap tak bisa membiarkan tubuh istrinya itu dilihat oleh pria lain, sekalipun itu dokter. Jiwa posesifnya keluar meskipun dia sendiri sedang menjalani operasi kecil pengangkatan peluru yang bersarang ditangan kirinya.
Setelah penjahitan selesai dilakukan, dia segera melihat keadaan istrinya yang sudah bersih, tetapi dengan begitu luka ditubuhnya juga semakin terlihat lebih jelas, dan hal itu membuat Allard semakin merasa marah.
Apa sebenarnya tujuan Geng Cong ho menculik istrinya, apakah murni karena dendamnya pada Allard 6 tahun lalu, atau ada hal lain yang mendasari terjadinya penculikan dan penganiayaan pada istri kecilnya itu.
Allard mengepalkan tangannya saat mengingat betapa angkuhnya Keemo Yen tadi, dia harus mengetahuinya, dan mencari penyebab apa yang membuat Keemo Yen bertindak sekejam ini.
Allard juga bersumpah tidak akan membiarkan Keemo Yen dan seluruh keluarganya hidup tenang setelah ini. Dia tidak rela ada yang menyakiti istri kecil yang sangat dicintainya itu.
Meskipun kata cinta belum pernah terucap dari bibirnya secara langsung.
Allard yang sudah mendapatkan jahitan pada tangan dan dahinya yang terkena pukulan balok kayu oleh tukang pukul itu, dan beberapa luka lebam dan lecetnya juga sudah diobati, Allard segera berjalan mendekati Ica, tubuhnya juga terasa tidak baik-baik saja saat ini, tetapi dia tetap harus memastikan kondisi istrinya terlebih dahulu.
David mengatakan jika Maxime langsung berangkat ke Korsel dan sekarang sedang berada diperjalanan, dengan membawa serta Keemo Yen dan bawahannya yang berjumlah tiga orang itu untuk dimintai pertanggungjawaban.
Maxime tau jika Allard tidak akan puas jika todak bertanya sendiri. Oleh sebab itu Maxime membawa Keemo ke Korsel untuk memudahkan Allard mengeksekusinya nanti. Allard menghela nafas lega dan dia mengatakan semua bodyguard yang terluka harus dibawa ke RS untuk mendapatkan perawatan.
Beruntung dari mereka hanya satu orang yang terbunuh dalam pertempuran itu, meskipun begitu Allard tetap merasa bersalah didalam hatinya. Dan dia tetap harus membawa jenazah sang bodyguard itu kembali ke Korsel.
Penyesalan itulah yang menjadi salah satu penyebab Allard untuk menyudahi kehidupan kelamnya, dan mencoba kembali pada jalan yang benar.
Hati nuraninya selalu mengatakan jika apa yang dilakukannya dulu merupakan kesalahan terbesar dalam hidupnya. Oleh sebab itu dia berusaha keluar dari lingkaran hitam yang telah membesarkan namanya dan telah memberikannya kekuasaan yang tiada batas jika kekuatannya sebanding.
__ADS_1
.............
Satu jam berlalu David dan Darius datang ke RS untuk melihat kondisi sang tuan dan nyonya, sementara Leo masih mengurus kepulangan dan beberapa bodyguard yang terluka untuk segera mendapatkan pertolongan di RS ini juga.
Allard kemudian meminta pendapat dokter jika dia akan langsung terbang ke korea sekarang juga, dan dokter mengizinkannya dengan syarat ada dokter yang ikut dalam penerbangan ini, untuk memastikan kondisinya supaya baik-baik saja.
Allard menyetujui syarat dokter itu dan segera menuju bandara menggunakan ambulan karena Ica masih membutuhkan semua alat-alat media yang menempel pada tubuhnya saat ini.
..............
Hariyanto melempar Vas bunga ke pintu kaca ruang kantornya saat ini, dia benar-benar marah dan merasa geram pada sang keponakan yang lagi-lagi harus lolos dari maut, meskipun dia sudah membayar mahal pada gangster itu, yang dianggap sebanding dengan kekuasaan Allard.
"brengs*k.... bajing*n kecil itu lagi-lagi lolos dari maut yang sudah didepan mata".
"harusnya aku tidak mengizinkannya untuk bermain-main dengan Tica, jika tau dia akan lolos dari kematiannya kemarin, harusnya aku membunuhnya dengan tangan ku sendiri".
Hariyanto pikir dengan Keemo meminta untuk bermain dengan Ica, akan membuat sang keponakan semakin tersiksa, nyatanya dia malah berhasil selamat lagi. Kali ini dia harus merencanakan sesuatu yang lebih besar dan matang, untuk menyingkirkan keponakan imutnya itu.
..................................
Malem semua.....
aku kasih bonus nihhh....
g pelit kan aku.... kalian gitu juga donk... jangan pelit-pelit.. kasih aku bonus..
vote, like n comen yaa.....
__ADS_1
makasihhh.... jan lupa intipin spoilernya di akun sosmed ku yaa...
☺☺☺