MAGIC DESTINY

MAGIC DESTINY
Balasan Yang Sangat Menyiksa


__ADS_3

Hariyanto bersiap-siap akan pergi ke Seoul, kali ini dia sudah tidak bisa menahan diri lagi pasca sepuluh hari yang lalu gagal dan malah saat ini ketua Cong Ho gangster masih berada dalam kekuasaan Allard, Hariyanto tidak menyangka ternyata Allard mempunyai dukungan dari seorang Mafia penguasa daratan Eropa.


Padahal dia sudah optimis bisa memenangkan pertempuran ini, tetapi nyatanya salah, justru Cong ho gangster sekarang dinyatakan bubar karena semua petinggi dan pemimpinnya ditangkap oleh Maxime.


Jika cara kasar dan licik sudah dilakukan dan hasilnya gagal, kali ini dia akan mencoba cara yang yang lebih halus dan lembut untuk menyingkirkan Ica dan Allard.


Hariyanto memilih cara halus dengan mendekati sang keponakan, dan akan berusaha melancarkan aksinya saat sang keponakan tengah lengah.


Dia yakin saat ini Ica dan Allard sedang berada diposisi lemah karena kondisinya yang baru saja terguncang setelah peristiwa penculikan kemarin, dia juga yakin jika saat ini kondisi sang keponakan sedang tidak baik-baik saja.


Dengan menggunakan pesawat komersil, dia dan asistennya berangkat dari bandara Ahmad Yani menuju bandara Soekarno Hatta, untuk selanjutnya melanjutkan penerbangan ke Incheon Airport.


...................


Allard sudah mulai kembali bekerja di Secret hotel dan Secret Mall, sementara Ica memilih bekerja dari mansion karena dia tak mau dianggap memakan gaji buta sehingga dia memutuskan untuk bekerja dari rumah.


Allard juga belum memperbolehkannya ubtuk berangkat ke kantor KBRI karena dua tulang rusuknya yang retak belum sepenuhnya pulih dan dia masih harus menjalani pengobatan dan terapi juga menemui psikiater untuk menyembuhkan traumanya.


Ica memang tidak pernah menunjukkan jika dia tertekan dan ketakutan setelah peristiwa itu, tetapi jika malam hari tiba dia akan selalu dihantui mimpi-mimpi buruk yang terus mendatanginya setiap malam.


Jika saat itu tiba Allard sungguh merasa ingin segera membunuh Hariyanto saat itu juga, Allard tidak bisa dan tidak tega melihat sang istri yang setiap mimpi buruknya tiba, Ica selalu berkeringat dingin dan selalu berteriak minta tolong dan ampun.


Melihat bagaimana hancur dan menderitanya sang istri, yang selalu didatangi oleh mimpi tentang penyiksaan yang di alaminya, membuat Allard sudah menyiapkan sesuatu yang sangat spesial untuk sang paman yang tak tahu terimakasih itu.


Allard sudah mempersiapkan kejutan kecil yang bahkan tidak ada yang mengetahuinya kecuali David, Darius dan Aji, dia berusaha tenang tetapi sesungguhnya dia justru sedang mempersiapkan sesuatu yang bahkan tidak pernah dibayangkan oleh Hariyanto sama sekali.


"apa dia sudah berangkat?"


"sudah tuan, tepatnya tiga puluh menit yang lalu bersama asisten dan dua orang bodyguardnya".


"hem, baiklah terimakasih".


Allard menutup panggilan teleponnya, dengan tatapan mata lurus dan tajam dia tersenyum m smirk yang terlihat menakutkan.


"rupanya kau ingin bermain-main dengan ku hem?, kau bahkan tak ubahnya seperti seekor tikus bagi ku".

__ADS_1


"terlalu berani jika ingin berusaha melawan ku, aku sudah tidak sabar menunggu saat kau terus berteriak memohon mati dari pada hidup".


..........


Sementara untuk Keemo Yen dia dijadikan tukang pukul di sebuah bar milik Maxime yang berada dikawasan London, Allard memberikan hukuman yang sangat ringan, tetapi sesungguhnya sangat menyiksa.


Allard menjadikan Keemo dan sembilan anak buahnya bekerja sebagai tukang pukul yang merangkap jadi gig*lo di salah satu bar kenamaan di kota London, tetapi kesepuluh pria Cong ho gangster itu di kebiri melalui suntikan obat kimia yang sengaja disuntikkan dan itu sifatnya permanen.


Sehingga meskipun dia jadi pemuas nafsu para wanita, tetapi dia sekaligus tersiksa karena dia tidak bisa menikmati surga dunia. Meskipun semuanya sudah didepan mata. Dia hanya bisa memuaskan para wanita yang memakai jasanya tetapi ketika saatnya tiba jika sang wanita menginginkan bercinta yang normal tidak menggunakan alat maupun permainan yang lain, maka akan ada pria yabg sudah disiapkan di bar itu.


Menurut Allard itu adalah hukuman yabg berat karena menyiksa lahir dan batinnya, setiap saat dia yang dulunya selalu bercinta dengan para wanita bahkan memaksanya, sekarang dia hanya bisa memuaskan, tanpa pernah merasa puas.


Kesepuluh orang itu juga sudah bisa dipastikan tidak akan pernah pergi dari tempat itu kecuali atas izin Allard dan Maxime, karena ditubuhnya sudah ditanam GPS yang bisa mengetahui keberadaan kesepuluh orang itu.


Sungguh hukuman yang sangat kejam bagi mereka yang selama ini menghabiskan waktunya untuk hanya berpesta narkoba, miras dan wanita itu, kini dia tidak bisa melakukan itu.


Dan dia hanya bisa menjadi budak saja disana, jika kerjanya tidak becus pun dia tidak akan mendapatkan jatah makanan. Semua gerak geriknya selalu terpantau oleh anak buah Maxime yang ditugaskan mengawasi bar ternama di kota London itu.


...........


Waktu menunjukkan pukul tujuh malam, Allard yang baru saja tiba di mansion di kejutkan dengan kesibukan sang istri di pantry, terlihat dia sedang membuat cheesecake yang baunya sudah sangat menggoda indra penciuman Allard yang baru saja memasuki pintu utama mansion.


"heemmm... baunya sangat menggoda selera, kau sedang membuat apa honey?"


Ica tersenyum mendengar suara sang suami yang baru saja pulang, dia segera menyelesaikan finishing menghias cheesecakenya dan kemudian menaruhnya di meja pantry, Ica segera meraih tangan sang suami yang seketika mengulurkan tangannya dan disambut oleh Ica kemudian bersalaman dan Ica mencium punggung tangan sang suami.


Allard membalasnya dengan mengecup singkat kedua pipi, dahi serta bibir menggoda istrinya. Dia kemudian mengambil pisau dan menyuruh Ica memotongkan sedikit untuknya, Allard mencicipi Cheesecake itu dengan mata terpejam kemudian terbuka dan nampak berbinar.


"ini sangat enak sekali sayang, bolehkah aku memakannya sekarang?"


"no, bersihkan diri mu terlebih dahulu setelah itu turunlah kemari kita habiskan bersama, aku menunggu mu disini".


Ica berkata dengan wajah tegasnya yang seketika membuat Allard menurunkan kedua bahunya yang terlihat lesu.


"bolehkan sekarang? aku sudah sangat lapar saat ini".

__ADS_1


" no All, cepatlah semakin cepat kau mandi maka akan semakin cepat kita makan".


"tapi dnegan satu syarat".


Kali ini Allard tak mau kalah, dia memberikan syarat pada sang istri yang terlihat mengerutkan keningnya mendengar ucapan Allard.


"memangnya apa syaratnya?".


" kau harus memandikan ku".


Ucap Allard tanpa rasa bersalah sedikit oun dengan menaik turunkan kedua alisnya secara bersamaan dengan tatapan mata menggoda.


Sementara Ica yang mendengar permintaan sang suami segera bergidik ngeri dan seketika berteriak.


"dasar mes*m, pergi sana cepat mandi atau aku akan memberikannya pada David dan Darius cheesecake ini".


Ancaman Ica langsung membuat Allard seketika melotot sambil berteriak.


"no, jangan berikan cheesecake itu pada siapapun, aku yang akan menghabiskannya, waith me oke, sepuluh menit aku akan tiba disini lagi".


Allard segera bergegas lari kelantai atas membersihkan diri dan berganti pakaian untuk kemudian turun untuk makan malam dengan menu spesial yang sudah dibuat oleh sang istri meskipun dengan bantuan beberapa maid karena kondisinya yang belum sepenuhnya pulih.


......................................


Halo hai....


selamat malam semua....


Ada yang bisa nebak rencana apa yg dibuat Allard untuk Hariyanto????


gimana kabarnya kalian semua???


kabar baik semua yaa...


maaf telat lagi,, doain semuanya baik-baik aja biar aku bisa fokus dg novel ku ya...

__ADS_1


jangan lupa vote, like n comen yaa...


makasih... β˜Ίβ˜ΊπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2