MAHABBAH CINTA SANG MANTAN

MAHABBAH CINTA SANG MANTAN
Mahabbah Cinta Sang Mantan ~ 60


__ADS_3

Hari terus berlalu, sang penunjuk waktu pun terus berputar tanpa bisa dihentikan. Tak terasa kini tujuh bulan sudah Aruna melewatkan harinya di negara sang Ratu dengan tenang. Ia tak lagi memikirkan kejadian di tanah air apalagi nenek Sarah pun tak pernah menyinggung masalahnya setiap kali Aruna menelepon. Semua peristiwa seolah terlupakan.


Aruna melewati hari-harinya tanpa beban. Bahkan kini ia mulai bekerja pada sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pemasaran. Aruna benar-benar menata kehidupannya dengan sangat baik. Dengan segala usaha Aruna lakukan agar masa lalunya tak mengganggu kehidupannya yang baru.


Sementara itu di belahan dunia lain tepatnya ditanah air, tampak seorang pria memakai kopiah lengkap dengan sarung khas pakaian seorang santri tengah duduk di mesjid sebuah pesantren bersama Kiyai Izham Khaliq.


"Nak Arion harus memantaskan diri dulu jika ingin kembali mendapatkan hati nona Aruna. Bukan dalam artian memantapkan diri dengan harta yang melimpah akan tetapi nak Arion harus merubah semua perilaku nak Arion." Nasehat Kiyai Izham Khaliq.


Yah, pria itu adalah Arion yang kini berada di pesantren. Dia menitipkan perusahaannya pada adik ipar sekaligus sahabatnya. Setelah ketuk palu di pengadilan sebagai tanda putusnya pernikahan mereka, Arion kemudian memutuskan mengasingkan diri untuk sementara waktu di pesantren tersebut.


"Insya Allah, pak Kiyai ,,," Balas Arion pelan.

__ADS_1


Sehari setelah sidang pengadilan memutuskan perceraian dirinya, Arion segera berangkat ke pesantren milik Kiyai Izham Khaliq. Ia memutuskan untuk belajar agama dan lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta.


"Nak Arion harus yakin, dibalik semua kejadian yang menimpa diri nak Arion, pasti ada hikmahnya. Mungkin nona Aruna bukan yang terbaik buat nak Arion."


"Bukan seperti itu pak Kiyai ,,, akulah yang bukan pria terbaik untuknya." Arion meralat ucapannya pak Kiyai dengan wajah sendu.


Pak Kiyai hanya menarik napas panjang mendengar ucapan Arion. Pak Kiyai bisa merasakan rasa cinta Arion yang begitu mendalam pada Aruna. Sangat terlihat jelas dimatanya setiap kali membahas mantan istrinya itu.


Jika biasanya para santriwati akan berusaha menarik perhatian setiap pemuda yang menurut mereka memenuhi kriteria, namun berbeda halnya perlakuan para kaum hawa penghuni pesantren terhadap Arion. Mereka sangat segan walau hanya sekedar mengucap salam saat berpapasan dengan Arion. Mulut mereka seakan terkunci saat melihat sosok pria dingin itu. Arion hanya akan berbicara banyak pada pak Kiyai dan istrinya yang sudah ia anggap seperti ibunya sendiri.


Kegiatan Arion hanya mesjid yang berada di lingkungan pesantren, perpustakaan dan kamar tidurnya yang berada di dalam rumah utama. Tujuan Arion dan santri yang berada di pesantren tersebut berbeda sehingga pak Kiyai memutuskan agar Arion tidak bercampur dengan mereka.

__ADS_1


Arion yang seorang CEO sebuah perusahaan besar harus benar-benar dibimbing secara khusus agar setelah kembali ke perusahaan memiliki akhlak yang baik dan tak mengulang kesalahan dan dosa dimasa lalunya. Jabatan dan pergaulan Arion memang sangat rentan melakukan dosa tersebut. Ia dikelilingi oleh banyak wanita yang tak memiliki rasa malu untuk menyodorkan diri pada pria tampan tersebut.


Jika Arion tak memiliki dasar agama yang kuat maka pak Kiyai bisa memastikan pria itu akan melakukan dan melakukannya lagi. Pak Kiyai pun tak bisa menahan Arion berlama-lama menghuni pesantrennya karena perusahaan pun membutuhkannya mengingat banyaknya karyawan yang mencari rejeki pada perusahaan PT. Glo_Tech.


🌺🌺🌺🌺


SELAMAT PAGI READERS


MAAF KEMARIN GAK BISA UP KARENA DUNIA NYATA TAK BISA DIABAIKAN


TERIMA KASIH ATAS DUKUNGANNYA

__ADS_1


LOVE YOU ALL πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2