MAHABBAH CINTA SANG MANTAN

MAHABBAH CINTA SANG MANTAN
Mahabbah Cinta Sang Mantan ~ 80


__ADS_3

Suasana kembali sunyi setelah para tamu takziah meninggalkan rumah Aruna dan para keluarga pun sudah masuk ke kamar masing-masing. Malam semakin kelam karena jam sudah menunjukkan hampir tengah malam. Dengan perasaan canggung Aruna berjalan memasuki kamarnya diikuti oleh Arion.


"Kakak dulu 6ang mandi atau aku ?" Tanya Aruna menatap Arion.


Sebuah kemajuan yang sangat berarti. Dulu Aruna sangat malas menatap Arion jika sedang berbicara namun sekarang dengan sukarela Aruna menatapnya dengan mata bening yang sangat Arion sukai.


"Hanya itu pilihannya ?" Arion bukannya menjawab malah balik bertanya membuat Aruna bingung.


"Maksudnya ?"


"Ya, kali aja ada pilihan mandi bersama." Ucap Arion menatap lembut pada sang istri.


"Jangan berpikir terlalu jauh ,,," Balas Aruna dengan wajah memerah kemudian bergegas masuk ke dalam kamar mandi.


'Baru beberapa jam yang lalu mereka menikah kedua kalinya dan Aruna masih bersedih atas meninggalnya sang nenek, malah minta haknya sekarang.' Omel Aruna dalam hati.


Arion terkekeh melihat tingkah malu-malu sang istri. Tadi ia hanya bercanda walaupun seandainya Aruna menyetujuinya makaArion akan melakukannya dengan sepenuh hati.

__ADS_1


Dua puluh menit berlalu namun Aruna belum juga keluar dari kamar mandi. Arion berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi kemudian mengetuknyand3ngan sedikit keras.


Duggg Duggg Duggg


"Yang, ngapain aja di dalam sana ? Kok lama banget, udah tengah malam lho." Teriak Arion sambil terus mengetuk pintu kamar mandi.


Ceklek


"Apaan sih, kak ,,, orang di kamar mandi ya pasti mandilah." Sungut Aruna melewati Arion.


Wangi tubuh Aruna menguar menguasai indera penciuman Arion. Aroma bunga mawar yang selalu membuatnya gila. Tanpa meminta persetujuan Aruna, ia kangsung memeluk gadis itu dan menghirup dalam-dalqm wangi tubuh Aruna. Mendapat serangan tiba-tiba dari Arion membuat tubuh Aruna menegang. Jantungnya berdebar kencang seolah akan meruntuhkan d ***nya.


Aksi Arion semakin liar hingga tanpa sadar ia meninggalkan bekas kepemilikan pada leher jenjang milik Aruna.


"Aaahhhh ,,, udah kak." Tak sadar suara de***an lolos dari bibir ranum Aruna.


Senyuman lebar menghiasi wajah tampan Arion. Ia tak ingin melakukannya dengan terburu-buru. Semua ada saatnya pikir Arion. Kemudian Arion menyudahi aksinya dan melenggang masuk ke dalam kamar mandi. Walaupun adik kecilnya sudah meronta-ronta meminta haknya namun kali ini Arion menyuruhnya bersabar.

__ADS_1


"Mas mandi dulu, Yang ,, harus bersih dan wangi sebelum berolah raga. Jangan tidur !!" Arion memperingatkan disertai senyuman misterius.


Aruna hanya mendengus halus mendengar ucapan pria yang sekali lagi membuat jantungnya berdegup kencang. Namun Aruna tak memperdulikan peringatan Arion, ia lelah dan tak bisa beristirahat dengan baik karena selama beberapa hari dirumah sakit menjaga sang nenek. Kelemahannya semakin terasa kala sang nenek pada akhirnya harus menghadap pada Sang Pencipta.


Aruna membaringkan tubuh lelahnya pada kasur empuk miliknya. Hanya dalam hitungan detik Aruna segera berlayar ke pulau mimpi tanpa bisa dicegah. Tak lama kemudian Arion pun selesai dengan segala ritualnya dikamar mandi. Secepatnya Arion keluar dari kamar mandi namun ternyata Aruna telah lebih dulu meraih mimpinya.


"Walaupun kamu tertidur tapi bukan berarti kamu qkan terbebas, Yang ,,," Gumam Arion ikut membaringkan tubuhnya disamping sang istri.


Saking nyenyaknya tidur Aruna hingga ia tak merasa bibir Arion beraksi. Dengan senyum penuh kemenangan Arion lalu memeluk erat tubuh sang istri. Walaupun menu utama belum berhasil ia nikmati namun manakala seorang Arion telah bertaburan di sekujur tubuh Aruna. Ia bisa saja melanjutkan ke menu utama namun Arion bukanlah pria egois, ia ingin menikmati perjalanan panjang bersama dengan Aruna hingga pada akhirnya mencapai surga duniawipun bersama.


Rasa hangat dan nyaman saat kebiasaannya meletakkan telapak tangannya pada aset berharga sang istri membuat Arion tertidur pulas. Sejak dulu ia hanya bisa menyentuh Aruna sebatas itu dan mencuri ci***annya pada saat wanitanya tertidur.


🌺🌺🌺🌺🌺


Othor sungguh kehabisan kata-kata untuk aksi malam pertama mereka.


Sambil mencari inspirasi, kalian baca aja dulu yang ada πŸ™πŸ™

__ADS_1


Maafkan othor yang masih polos ini 🀣🀣🀣🀭🀭


...SELAMAT MENIKMATI HARI LIBURNYA ...


__ADS_2