
Hembusan napas pertama Aruna setelah setahun meninggalkan tanah air. Sejenak ia terdiam pada anak tangga terakhir pesawat yang mengangkutnya kembali ke negara tercinta sebelum kemudian ia melanjutkan langkahnya. Aruna sengaja tak memberitahukan sang nenek tentang kepulangannya kali ini. Ia ingin memberikan surprise pada nenek kesayangannya setelah terakhir mereka bertemu dua bukan yang lalu.
Tanpa Aruna sadari, ia berpapasan dengan Restu saat keluar dari bandara. Restu terkejut melihat Aruna yang keluar dari terminal kedatangan internasional belum lagi penampilannya yang sangat jauh berbeda dengan sebelumnya. Restu mengarahkan kamera ponselnya pada Aruna sebelum menghilang.
Restu ditugaskan oleh Arion untuk menjemput utusan perusahaan R@ & NY yang akan bekerja sama dengan perusahaan PT. Glo_Tech. Saat ini perusahaan R@ & NY tengah menguasai bidang pemasaran. Perusahaan milik Arion akan memakai jasa perusahaan R@ & NY untuk memasarkan produk barunya.
Tringggg
Arion menatap ponselnya yang berbunyi menandakan sebuah pesan masuk. Ia hanya melirik sejenak kemudian kembali fokus pada rapat bisnis yang sedang dipimpinnya. Yah, sejak tiga bulan yang lalu Arion kembali ke perusahaan, pak Kiyai Izham Khaliq merasa sudah cukup bagi Arion menghuni pesantrennya. Perusahaannya tentu lebih membutuhkan pimpinannya. Namun begitu Arion tetap mengunjungi pesantren setiap minggu. Ia memilih mengisi hari liburnya bersama pak Kiyai Izham sembari memperdalam ilmu agamanya daripada di rumah sendiri.
Sejak berpisah dengan Aruna, Arion memilih hidup sendiri di rumah yang ia beli untuk Aruna karena kakek Ramdhan tak pernah lagi menegurnya hingga saat ini. Kakek yang dulu sangat menyayanginya kini berubah seolah Arion hanyalah orang asing. Arion tak menyalahkan keputusan sang kakek karena memang ia melakukan kesalahan yang berakibat fatal bagi pernikahannya. Saat inipun Arion tak lagi memikirkan untuk mencari pendamping hidupnya. Arion memutuskan untuk memperbaiki diri sebelum melangkah lebih jauh.
Melihat pesannya sama sekali tidak dibaca oleh kakak ipar sekaligus sahabatnya, Restu akhirnya menelepon Arion.
__ADS_1
drrrrttttt drrrrttttt drrrrttttt
Hembusan napas pertama Aruna setelah setahun meninggalkan tanah air. Sejenak ia terdiam pada anak tangga terakhir pesawat yang mengangkutnya kembali ke negara tercinta sebelum kemudian ia melanjutkan langkahnya. Aruna sengaja tak memberitahukan sang nenek tentang kepulangannya kali ini. Ia ingin memberikan surprise pada nenek kesayangannya setelah terakhir mereka bertemu dua bukan yang lalu.
Tanpa Aruna sadari, ia berpapasan dengan Restu saat keluar dari bandara. Restu terkejut melihat Aruna yang keluar dari terminal kedatangan internasional belum lagi penampilannya yang sangat jauh berbeda dengan sebelumnya. Restu mengarahkan kamera ponselnya pada Aruna sebelum menghilang.
"Ada apa menelepon ? Aku capek baru selesai rapat." Datar, dingin dan tanpa basa basi.
"Ck, mengirimkan foto Aruna. Tadi aku melihatnya keluar dari terminal kedatangan."
"Lalu ?!"
"Gak kenapa-kenapa, hanya menginformasikan saja." Kesal Restu merasa usahanya tak dihargai.
__ADS_1
Penguasaan diri Arion benar-benar bisa diacungi jempol. Ia berhasil mengendalikan diri agar tak terdengar gembira mendengar informasi dari sahabatnya. Padahal hatinya bersorak gembira mendengar kepulangan mantan istri yang masih menghuni hatinya. Arion bertekad akan melakukan segala cara agar bisa kembali bersama dengan Aruna. Toh ia hanya menjatuhkan talak satu pada Aruna sehingga ia bisa melakukan akad nikah kembali pada mantan istrinya.
Sementara Restu yang masih berada di bandara tengah kebingungan, pasalnya semua pesawat dengan penerbangan Internasional sudah mendarat namun utusan perusahaan yang di tunggunya tak ia temukan.
'Semoga saja dia tidak tersesat.' Batin Restu pasrah.
Akhirnya Restu kembali ke kantor dengan tangan kosong. Ia menyiapkan telinganya untuk menerima kemarahan sahabatnya. Padahal Arion berencana akan menjamu tamu perusahaan sebelum mengantarnya ke apartemen yang sudah mereka siapkan.
🌺🌺🌺🌺
SELAMAT SORE READERS SETIAKU
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAKNYA
__ADS_1