MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU

MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU
BAB 12 SENA?


__ADS_3

Tibalah di hari minggu, dimana orang orang yang biasanya sibuk bekerja, akhirnya sejenak mereka bisa mengistirahatkan tubuh serta pikirannya dari rumitnya sebuah pekerjaan.


Waktu sudah menunjukkan pukul enam pagi. Elsie sudah bangun dari tidurnya, sekarang ia sedang bersiap siap untuk berolah raga dengan lari pagi.


El memilih lari di taman yang letaknya tidak jauh dari mansion. Walaupun sebenarnya mansion Nixon memiliki taman serta halaman yang sangat luas, namun El lebih memilih joging di area umum. Karna menurutnya banyak temannya, jadi lebih seru aja.


Ketika ia sedang fokus berlari, tiba tiba saja handphone nya bergetar. Ternyata ada pesan masuk dari sang suami. Dengan cepat ia membalas pesan dari suaminya itu. Karna terlalu asik ia berkirim pesan, hingga tanpa disadari El menabrak seseorang. Sampai sampai handphone yang ia pegang terjatuh.


Prakk..


"Astaga.. " pekik Elsie karena kaget.


"Maaf nona, saya tidak sengaja. " orang yang ditabrak Elsie malah yang meminta maaf. Dengan sigap orang itu menunduk lalu mengambil handphone El yang terjatuh.


"Ini handphone anda nona, apakah ada yang rusak? Sekali lagi saya minta maaf. " pria itu setengah menundukkan badannya tanda untuk minta maaf.


"Ah, tidak apa apa tuan. Saya yang salah, karna tidak melihat jalan dengan fokus. " ucap Elsie sembari menerima handphone dari tangan sipria itu.


"Maaf, apakah nona ini pemilik dari perusahaan STcorp? " tanya pria itu, yang seolah olah sudah tau Elsie.


"Oh, tuan tau tentang STcorp? " tidak menjawab pertanyaan pria tersebut, El malah balik bertanya.


"Iya nona, saya tau. Sebab saya bekerja di perusahaan yang saat ini sedang bekerja sama dengan STcorp. " tutur pria tersebut.


"Oh ya, anda bekerja di perusahaan mana tuan? " tanya Elsie penasaran.


"Saya bekerja di perusahaan ALE grub. Perkenalkan nama saya Sena. " pria itu mengulurkan tangannya kepada Elsie.


"Baiklah tuan Sena, saya Elsie. Senang bisa berkenalan dengan anda. " ujar Elsie sembari menyambut uluran tangan Sena.


"Apakah nona Elsie hanya sendiri saja? " tutur pria itu sambil melihat sekitar El.


"iya tuan, saya sedang sendiri. " jawab Elsie secara jelas.


"Kalau begitu boleh kah saya menemani nona, kita duduk di bangku itu saja. Bagaimana? " Sena menunjuk sebuah kursi taman yang terlihat kosong.


"Baiklah tuan, kalau begitu mari silahkan. " El masih saja bersikap formal. Ia berfikir walau bagaimanapun pria ini ada lah rekan bisnisnya.


Singkat cerita, Elsie dan laki laki yang bernama Sena tadi mulai akrab dalam berbicara. Mereka merasa nyambung satu sama lain. Akhirnya mereka bertukar nomer handphone, karna menurut Elsie bisa sekalian membahas masalah bisnis.

__ADS_1


Sementara di belahan bumi lainnya Nev tampak sangat serius mengerjakan perkerjaan yang menumpuk gunung itu. Nev terpaksa harus lembur tiap hari, karna tidak ingin terlalu lama berada diluar kota.


"Maafkan aku Riko, sebab aku sering mengajakmu lembur selama kita diluarkota. " Nev berkata kepada Riko disela - sela kesibukan mereka bekerja.


"Iya tidak apa - apa tuan muda, saya yakin pasti tuan sudah sangat merindukan nona muda sekarang. " sahut Riko yang ternyata malah mendapat tatapan membunuh dari bos nya itu.


"Apa maksudmu Riko?! " ekspresi Nev benar benar membuat bulu kuduk Riko berdiri.


"Ampun tuan, maaf kan saya. " seketika nyali Riko menciut setelah mendapat tatapan tajam dari Nev.


Nev sengaja mempercepat pekerjaanya, karna menurut nya sudah satu minggu ia di luar kota. Suami Elsie itu tak ingin terlalu lama diluar kota. Entah mungkin itu sebenarnya hanya alasannya saja.


Karna yang ia rasa selama diluar kota, ia sangat merindukan sosok Elsie. Mungkinkah dia sudah jatuh cinta dengan istri cantik nya itu? Sampai saat ini pun Nev masih belum berani bertanya pada hatinya sendiri.


* perusahaan STcorp *


Ting...


Ting...


Suara notifikasi tanda pesan masuk, dari handphone Elsie terdengar nyaring. El segera meraih benda pipih itu, lalu membuka pesan yang masuk.


"Sena? Ada apa dia whatsApp aku? " El bergumam sendiri.


Sena : selamat siang nona Sebastian. Apakah anda sedang sibuk?


Kemudian dengan lihai, El menekan tombol tombol di layar hp tersebut untuk membalas pesan Sena.


Elsie : tidak Sena, kenapa bicaramu formal sekali?


Sena : Aku hanya bercanda El, oh ya! Aku mau ajak kamu untuk makan siang. Apakah kamu mau?


Elsie : boleh, mau makan dimana Sen?


Sena : nanti aku share lok tempatnya ya.


Elsie : baiklah.. Sampai ketemu nanti.


Sena : bye

__ADS_1


Entah mengapa El merasa nyaman berteman dengan Sena. Menurut El sahabat baru nya itu sangat seru, selama ini ia berteman tidak pernah memandang status. Bahkan sebenarnya, El belum tau begitu banyak tentang Sena.


* cafe 123 *


El memasuki cafe tersebut, nampak ia sedang mencari seseorang. Kemudian dari kejauhan terlihat seorang lelaki tampan berpakaian formal sedang melambai ke arah Elsie.


"Hai Sena, udah dari tadi ya? Sorry ya telat. " El duduk di hadapan Sena teman barunya itu.


"Aku belum lama kok El, kamu mau pesen apa? " tanya Sena sambil menyerahkan buku menu.


"Samain aja deh Sen, aku gak milih milih makanan kok. " jawab Elsie jelas.


"Oke aku pesenin dulu. " Sena langsung saja memanggil waiters untuk memesan makan siang mereka.


Tak lama kemudian makanan mereka pun tiba. Dengan perlahan tapi pasti, mereka menyuapkan makanan yang tersedia untuk mengisi kekosongan lambung.


"Jadi sebenarnya kamu sudah menikah kan El? " tanya Sena sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya.


"Iya Sen, aku sudah menikah. " jawab Elsie dengan tersenyum manis.


"Siapakah pria beruntung yang mendapatkan gadis cantik sepertimu? " goda Sena yang membuat Elsie terkikik.


" Jangan ngadi ngadi deh Sen, " ujar Elsie sambil tertawa.


"Kenapa tertawa, kamu belum menjawabku Elsie !!! " seru Sena.


"Memangnya kenapa kau menanyakan siapa suamiku? Apakah kau akan menyainginya? " Tutur Elsie yang niat nya hanya bercanda, tapi ternyata malah dianggap serius oleh Sena.







__ADS_1



Terimakasih temen temen udah mapir di novel pertama mamayo. Minta dukungannya ya buat klik like, coment, dan jangan lupa tap love 💙 untuk menambahkan ke rak favorit kalian. See you next episode.


__ADS_2