MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU

MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU
BAB 20 UPAYA NEV


__ADS_3

"Aku tidak ingin berbasa basi Vind. " ujar Mesha yang sedikit ketus.


"Katakan !! " sahut Vindy mengimbangi Mesha.


"Apakah kau juga salah satu orang yang mendukung perjodohan El dan Nev ku? " sahut Mesha dengan menyerukan bahwa Nev adalah miliknya.


"Aku tidak mengerti maksud perkataanmu Me, sungguh! " jelas Vindy dengan sungguh sungguh.


"Bahkan kalian sangat tau bahwa aku sangat mencintai Nev. Aku sering menceritakan tentangnya kepada kalian kan? Tapi kenapa malah sahabatku sendiri yang mengambil kesempatan ditengah tengah persoalan ku Vind? " ujar Mesha yang merasa sesak di dadanya. Sedangkan Vindy hanya diam saja, sebenarnya dia tau yang dibicarakan Mesha, hanya saja ia tidak mau memperkeruh keadaan.


"Lihat saja, perlahan lahan aku akan menghancurkan pernikahan mereka. Aku akan menghancurkan Elsie. Dan akan ku pastikan Nev kembali lagi padaku. " ucapan Mesha barusan membuat Vindy terbelalak.


"Kenapa kamu ngelakuin ini Me? " teriak Vindy kepada Mesha.


"Kenapa? Hehhh.. Kamu tanya kenapa Vin? Aku hanya melakukan apa yang harusnya aku lakukan. " ujar Mesha dengan sangat ketus.


"Tapi kita bersahabat sudah sangat lama Me, hanya karna lelaki kau tega menyakiti hati sahabat mu sendiri !! " sahut Vindy yang tak mau kalah.


"Sahabat? Kamu bilang sahabat? Kalau memang dia sahabatku, kenapa dia merebut orang yang sangat aku cintai Vin? Kenapa !! " ujar Mesha dengan sangat ketus.


"El tidak merebut Nev darimu Me, kamu sendiri yang berhianat lalu pergi entah kemana ! " balas Vindy tak kalah tegas.


"Kenapa dia harus mau menerima perjodohan ini? Aku gak akan pernah nglepasin Nev untuk perempuan lain. Nevile Noman Nixon hanya milik Mesha Nara. " setelah mengatakan itu Me pergi meninggalkan Vindy yang masih mematung sendirian.


Vindy tidak habis pikir dengan sahabatnya itu, kenapa Mesha yang ia kenal selama ini bisa berubah seratus delapan puluh derajat. Bahkan demi seorang lelaki Mesha rela merusak hubungan yang selama ini sudah terjalin layaknya saudara.


Setelah menenangkan diri sejenak, Vindy lalu kembali ke ruang kerjanya. Saat ia sedang berjalan tiba tiba saja teman satu kerjaannya menghampiri Vindy.


"Eh Vindy. " teman Vindy yang diketahui bernama Ana itu menghampirinya.


"Iya Ana, ada apa? " tanya Vindy ramah.


"Tadi ada temen kamu dateng kesini, udah ketemukan sama kamu? " Ana hanya ingin memastikan pada Vindy.


"Iya, tadi aku sudah bertemu dengan Mesha di depan. " karna sahabat sahabat Vindy itu merupakan orang yang mempunyai nama dan kuasa, jadi tak heran sudah banyak yang tau tentang latar belakang Mesha dan Elsie.

__ADS_1


"Bukan.. " sahut Ana sembari melambaikan tangannya.


"Bukan Mesha Vind, satu lagi. Temen kamu pemilik perusahaan STcorp itu lho Vind, Elsie !! " imbuh Ana yang menjelaskan dengan detail.


"Apa? Serius An? " ucap Vindy yang nampak kaget.


"Iya serius Vind, ya udah deh ya. Aku balik kerja dulu. " karna sedang jam kerja Ana tidak bisa berlama lama ngobrol dengan Vindy.


"Baiklah" Vindy hanya bisa terdiam mendengar kenyataan bahwa tadi Elsie kesini, tapi kenapa El tidak menemuinya. Segudang pertanyaan bersarang di benaknya.


' Apakah Elsie tadi sempat melihat aku dan Mesha ya? ' Vindy hanya bisa bergumam dan berfikir dalam hati.


# flasback off #


....... Jadi seperti itu kak ceritanya, aku gak tau apakah yang dibilang teman ku itu betul atau tidak. Apa mungkin El mendengar percakapan kami, aku juga gak tau" Vindy menjelaskan apa yang terjadi tadi siang antara dia dan Mesha.


"Baik lah kalau begitu. Terimakasih atas informasinya, aku permisi dulu. " Nev berdiri dan hendak beranjak dari rumah Vindy.


"Kak Nev, tolong segera temukan Elsie ya kak. Aku juga akan bantu cari. " pungkas Vindy. Kemudian hanya di jawab dengan anggukan oleh Nev dan disusul Riko.


"Halo., Richard. Dimama kau? " tanya Nev dari sambungan telfon yang ternyata sedang menelfon Richard.


"Kita ketemu ditempat biasa, sekarang aku sedang dalam perjalanan kesana. " tutur Nev lalu memutus sambungan telfon.


"Riko, kita ke markas Richard sekarang. " titah Nev kepada Riko yang sedang mengendalikan kemudi.


"Baik tuan muda. " jawab Riko dengan sopan.


Tak butuh waktu lama mobil yang mereka tumpangi tiba juga di depan gudang tua, tempat yang sebelumnya digunakan Nev untuk bertemu Richard. Yang mereka sebut sebagai markas Richard.


"Selamat datang bro... " ucap Richard kepada sahabat nya itu.


"Richard, tolong periksa semua rekaman CCTV di daerah ini. " tutur Nev sembari menyerahkan kertas yang berisikan sebuah alamat.


"Alamat siapa ini bro? Kenapa aku harus meretasnya,? " tanya Richard yang masih belum paham akan masalah nya.

__ADS_1


"Elsie menghilang, dan ada dugaan dia terlihat terakhir kali di alamat itu. Itu adalah alamat tempat kerja temannya El. " jelas Nev.


"Jam berapa kira kira istrimu ada disana.? " tanya Richard kembali, dan dia pun sudah mulai mengotak atik komputer di hadapannya untuk mencari keberadaan Elsie.


"Sebelum jam makan siang. " ujar Nev yang ikut memperhatikan layar komputer.


"Stop!! Itu, itu dia. Ini mobil Elsie, percepat lagi. "Perintah Nev, dan mereka bertiga sama sama fokus terhadap apa yang mereka cari.


Setelah beberapa waktu mereka memantau, ternyata kendaraan Elsie menghilang begitu saja.


"Ah, sial. kenapa bisa menghilang? " tanya Nev yang merasa heran.


" bagian dari rekaman Cctv ini sudah ada yang dihapus bro. " jawab Richard dengan wajah yang masih menatap layar laptopnya.


"Kenapa bisa? Apa kau tidak bisa melakukan sesuatu Richard? Aku tidak mau tau, segera kau temukan Elsie! " perintah Nev dengan nada sedikit meninggi.


"Tenang saja bro,, akan aku usahakan. " jawab Richard.


Setelah itu Nev dan Riko kembali. Karna Nev tidak ingin mendapatkan banyak pertanyaan dari orang tuanya, ia memilih untuk pulang ke apartment nya terlebih dahulu. Tapi sebelum itu, dia menghubungi orang tuanya bahwa dia akan pulang ke apartment.









Terimakasih temen temen udah mapir di novel pertama mamayo. Minta dukungannya ya buat klik like, coment, dan jangan lupa tap love 💙 untuk menambahkan ke rak favorit kalian. See you next episode.

__ADS_1


__ADS_2