MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU

MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU
BAB 31 MASA LALU 1


__ADS_3

"Mam, aku udah ketemu sama anaknya pria itu. " ucap Ansen datar.


Seketika mami Ratna mengalihkan pandangannya kearah putranya.


"Apa yang kau lakukan dengannya? " sahut mami Ratna yang mulai khawatir.


"Aku tidak melakukan apa apa mam. " jawab Ansen santai.


"Jangan berbohong Ansen!! Mami tau kamu masih menyimpan dendam dengan mereka. Tapi please... Jangan kau teruskan dendammu itu nak. Mami tidak ingin kau menyesal nanti. " tutur mami Ratna dan berusaha menasehati putranya.


"Mami tenang aja, aku tidak akan melakukan apapun pada pria itu. " kata Sena meyakinkan maminya.


"Mami percaya padamu Ansen, jangan buat mami kecewa oke! " setelah mengatakan itu mami Ratna pergi dari ruang kerja Ansen putranya.


Seperginya mami Ratna dari hadapan Ansen. Raut wajah Ansen berubah, sangat terlihat kemarahan terpancar dari wajah pria tampan itu.


"Kali ini aku akan bermain cantik, aku akan terus mendekati Elsie. Dan pada saatnya nanti, aku akan membalaskan dendamku pada pria itu serta keluarganya. Terutama Nev!!! " ucap Ansen dengan penuh amarah.


Setelah mengatakan itu, Ansen jadi teringat tentang masa lalunya. Hingga pikirannya kembali dimasa itu.


#Flash Back On#


"Mam, papi sakit. Aku ingin menjenguknya. Tolong ijinkan Ansen mengunjunginya sebentar. " Ansen Remaja yang saat ini berusia 14 tahun sedang meminta ijin pada mami Ratna untuk menjenguk papinya.


"Boleh sayang, dianter supir ya! " perintah mami Ratna.


"Iya mam. " jawab Ansen singkat.


Sesampainya dirumah sakit tempat papinya dirawat, Ansen mendekati papinya yang sedang berbaring di atas ranjang yang disediakan untuk pasien.


"Pi, ini Ansen datang. Papi apa kabar? " kata Ansen pada papinya yang masih terbaring lemah.

__ADS_1


Karena mendengar suara putranya, papi Ansen yang bernama Van Theo. Yang biasa dipanggil Theo, akhirnya membuka matanya perlahan.


"Ansen, putraku! Kau disini nak? " ucap Theo yang masih sedikit lemah.


"Iya pi, Ansen disini. Bagaimana keadaan papi? Sudah lebih baik? " tanya Ansen sambil menggenggam tangan Theo.


"Papi baik nak. Jangan terlalu merisaukan papi. "


"Oya pi, ini Ansen bawakan buah untuk papi. Ansen kupasin ya pi. " Dengan sangat telaten Ansen merawat papinya itu.


Tanpa disadarinya air mata Theo menetes, oleh sebab itu Ansen bertanya.


"Ada Apa pi? Kenapa papi menangis? "


"Papi minta maaf ya nak. Mungkin kini sudah saatnya papi menceritakan semuanya padamu. Papi rasa kamu sudah cukup usia untuk mencerna cerita ini. "


"Apa yang ingin papi katakan? Bicaralah pi, Ansen mendengarkan. "


Namun saat Theo hendak menyatakan rasa sukanya kepada Ratna, kenyataan pahit terpaksa ia telan. Sebab Ratna sudah lebih dulu menerima Agam Nixon sebagai kekasihnya.


Hubungan Agam dan Ratna berlanjut hingga ke Perguruan Tinggi. Bahkan Agam sudah mulai mengenalkan Ratna kepada orang tuanya.


Namun respon yang diterima kurang baik, orang tua Agam Nixon tidak menyukai Ratna Lee.


Sebab menurut mereka Ratna Lee tidak sepadan dengan Keluarga Nixon. Sehingga keluarga Nixon menolak dengan tegas, hubungan antara Agam dan Ratna.


Bahkan demi mendapatkan restu orang tuanya, Agam dan Ratna melakukan hubungan layaknya suami istri.


Dengan harapan Ratna mengandung anak Agam, sehingga tidak ada lagi alasan orang tuanya untuk menolak hubungan mereka.


Namun usaha mereka pun sia sia, Ratna tidak menunjukkan tanda tanda apapun layaknya wanita hamil.

__ADS_1


Akhirnya keluarga Nixon segera menjodohkan Agam dengan seorang perempuan yang menurut mereka sepadan.


Agam terpaksa menerima perjodohan itu, dan perempuan yang dijodohkan oleh orang tua Agam adalah Ren Dae. Yang sampai saat ini menjadi istrinya sekaligus menjadi ibu dari kedua putranya yaitu Nevile dan Niven.


Dikarenakan ibundanya saat itu sedang sakit, jadi ia tidak mau mengecewakan ibunya lalu menambah buruk keadaan sang ibu. Sehingga ia menerima perjodohannya dengan Ren Dae.


Ratna yang mendengar keputusan Agam pun tak kuasa menahan kesedihannya. Akhirnya ia menceritakan semuanya pada Van Theo yang memang sebagai sahabat Ratna.


Melihat kondisi Ratna, yang menyedihkan. Akhirnya Theo memberanikan diri untuk mengutarakan isi hatinya. Dan ia memutuskan untuk menikahi Ratna, apapun yang terjadi Theo akan tetap menikahinya.


Tak butuh waktu lama setelah itu, Ratna dan Theo menikah. Namun saat Theo meminta haknya sebagai suami saat malam pertama, Ratna tak sanggup melayaninya dengan baik.


Hingga akhirnya Ratna pingsan. Karena terlalu panik, Theo langsung saja membawa Ratna ke Rumah Sakit. Dan hasil pemeriksaan dari dokter menyatakan bahwa Ratna tengah mengandung, usia kandungannya sudah 9 minggu.


Namun memang Ratna tidak mengalami morning sickness atau gejala hamil muda, layaknya wanita hamil lainnya.









Terimakasih temen temen udah mapir di novel pertama mamayo. Minta dukungannya ya buat klik like, coment, dan jangan lupa tap love 💙 untuk menambahkan ke rak favorit kalian. See you next episode.

__ADS_1


__ADS_2