MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU

MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU
BAB 84 KEPERGIAN MESHA


__ADS_3

Terdengar decisan s3njata tanpa suara. Tiba tiba saja satu persatu anak buah Arthur tumbang, seketika semua yang ada diruangan itu terkejut. Dengan cepat Ansen membekuk Arthur termasuk Mesha pun sudah dilumpuhkan oleh anak buah Richard.


Nev dan semua rekan nya menggunakan jenis s3njata yang ada peredam nya, sehingga nyaris tak mengeluarkan suara saat memuntahkan amunisi nya.


Dan hal itu membuat mereka dengan sangat mudah melumpuhkan anak buah Arthur yang tersebar di seluruh penjuru gedung tua itu.


Jadi saat Nev dan yang lain menerobos masuk keruangan penyekapan Elsie, kondisi diluar sudah bisa dikendalikan. Dengan mudah nya Arthur dilumpuhkan, dan kini kendali sepenuh nya ada ditangan Nev dan rekan nya.


Melihat situasi sudah bisa mereka kendalikan, dengan cepat Nev segera berlari lalu melepaskan ikatan tali yang membelit tubuh Elsie. Ia segera menuntun istri nya itu menuju pintu keluar. Saat langkah mereka mulai mendekati pintu, tiba tiba saja Mesha terlepas dari cengkraman anak buah Richard.


Mesha berlari kearah Nev dan Elsie, dan tiba tiba terdengar suara decisan t3mbakan lagi.


Chiisss..


Aaakhh..


Klontangg...


Nev dan Elsie reflek menoleh kebelakang, saat melihat Mesha tergeletak dengan d@r@h mengalir dari tubuh nya dan ada pisau yang tergeletak disamping Mesha, ternyata Mesha berniat ingin melukai Nev ataupun Elsie.


Untung saja kepala pengawal Nixon Grub melihat pergerakan Mesha. Dengan dibekali skill yang mumpuni, ia segera melepas tembakan ke arah Mesha. Secara reflek Elsie langsung teriak histeris.


"Meshaaa... " ia ingin segera berlari dan menolong sahabat nya itu. Namun lengan nya ditahan oleh Nev, El menoleh ke arah Nev dan Nev pun menggelengkan kepala. Tanda tidak mengijinkan nya mendekati Mesha.


Elsie hanya bisa menangis sesenggukan didekapan suami nya. Lalu Richard mulai mendekati Mesha, memeriksa apakah wanita itu masih bernafas atau tidak.


Betapa terkejut nya Richard, saat melihat mata Mesha mulai terbuka secara perlahan.


"El sie.. " mendengar nama nya disebut, El segera mendekati Mesha dan bersimpuh di samping nya. Ia memangku kepala Mesha yang tergeletak lemah. El sama sekali tak menghiraukan pakaian dan tubuh nya yang sudah kotor karna terkena darah.


"Mesha, bertahan lah. Kita akan ke rumah sakit. " tutur Elsie dengan deraian air mata.


"Enggak El, aku ra sa waktu ku sudah habis. Ma af kan a ku Elsie. " ucap Mesha terbata bata.


Sedangkan Elsie hanya bisa mengangguk sembari menangis sesenggukan.


"Maaf kan aku juga Me, hiks.. hiks.. hiks.. "

__ADS_1


Kemudian Elsie merasakan tubuh Mesha terlonjak kaku, setelah nya kembali lemas. Merasa ada hal aneh yang terjadi pada tubuh sahabat nya itu, membuat Elsie memfokuskan pandangan nya pada wajah Mesha.


"Mesha.. Mesha,, " kata kata El sembari menggoyang goyangkan tubuh Me.


"Meshaaa.... hiks.. hiks.. hiks.. " ia tau, kalau sahabat nya itu sudah tidak bersama nya lagi. Suasana diruangan itu terlihat hening, Nev mulai mendekati istri nya dan menenangkan Elsie.


"Tenang lah sayang, bersabar lah. Kita sama sama doakan Mesha ya. " ucap Nev saat mencoba menenangkan Elsie.


"Mesha pi.. Mesha tinggalin aku, hiks.. hiks.. hiks.. "


Elsie benar benar merasa sedih dan kehilangan, mau seburuk apa pun hal yang pernah dilakukan oleh Mesha. Dia tetap lah sahabat nya, banyak kenangan yang sudah mereka lalui bersama. Dan sesungguhnya dihati mereka masing masing mempunyai tempat tertentu.


Namun mungkin saja, karna keegoisan masing masing membuat hancur nya hubungan itu. Penyesalan tinggal lah penyesalan, waktu tidak bisa diputar kembali. Kini Mesha telah pergi meninggalkan sejuta kenangan dan luka yang mendalam.


Saat Elsie masih menangisi kepergian Mesha, Ansen dan anak buah Richard segera membersihkan tempat itu agar tidak ada yang mencurigai, Arthur pun kini telah dibawa Ansen ke markas eksekusi milik Richard.


Masalah Arthur akan diurus oleh Richard, dan dipastikan Arthur tidak akan mengganggu keluarga Nixon lagi.


Jenazah Mesha akan dikebumikan dikota kelahiran nya, yaitu kota Surabaya. Orang tua Mesha sudah diberi tahu tentang kabar duka yang menimpa putri nya.


Dan hari itu juga orang tua Mesha bertolak ke ibu kota untuk menjemput putri nya, dan keluarga Nixon sudah menjelaskan semua nya tentang kasus Mesha. Mengapa ia bisa terlibat sebuah pertarungan dan bahkan sampai terluka hingga menyebabkan kehilangan nyawa nya.


Mungkin mereka tau, betapa besar pengaruh Nixon Grub di negri ini. Jadi mereka tidak ingin mempersulit hidup nya dengan mencari masalah dengan keluarga Nixon.


Karna keputusan yang mereka ambil tidak mau memperpanjang kasus Mesha, maka sepenuhnya keluarga Nixon bertanggung jawab atas kehidupan orang tua Mesha. Dengan catatan, mereka tidak boleh mengganggu ketenangan keluarga Nixon lagi.


Mendengar hal itu, orang tua Mesha tidak mampu lagi untuk berfikir panjang. Mereka langsung saja menyetujui nya.


Jenazah Mesha dibawa ke Surabaya menggunakan jet pribadi milik Nixon Grub. Itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Mesha.


Dan saat ini Elsie beserta keluarga yang ikut mengantarkan Mesha ke tempat peristirahatan terakhir nya, sudah berdiri disamping pusara Mesha.


Air mata Elsie terus saja mengalir, didalam benak nya seperti terputar kenangan saat bersama dengan Mesha dan Vindy dulu. Jauh sebelum semua masalah menimpa hubungan persahabatan mereka.


Vindy juga ikut turut serta dalam acara prosesi pemakaman Mesha. Sama hal nya dengan Elsie, Vindy pun juga merasakan kesedihan yang mendalam. Ia benar benar tak menyangka bahwa Mesha akan pergi secepat ini. Ia terus saja menangis didalam dekapan suaminya.


Seharus nya dihari bahagia nya itu, ia bisa merasakan kebahagiaan dengan suami nya membentuk keluarga baru dan bersama dengan orang orang yang disayangi nya. Tapi kini Vindy harus menelan kenyataan pedih, bahwa salah satu sahabatnya telah berpulang ke rumah Tuhan dengan cara seperti itu.

__ADS_1


"Hiks.. hiks.. hiks.. Mesha.. " ucap Vindy sambil terus menangis saat melihat peti Mesha mulai diturunkan ke liang kubur.


"Ssshh.. " Richard mencoba menenangkan istri nya dengan mengusap usap punggung sang istri.


"Sabar sayang, Mesha sudah tenang disana. Ikhlaskan ya!! " ujar Richard kepada Vindy.


Sedangkan Elsie hanya bisa melihat para penggali kubur, mengurukkan tanah itu diatas peti Mesha dengan pandangan kosong.


Sorot mata nya kosong dan air mata nya seolah kering tidak dapat keluar lagi. Nev hanya bisa merangkul istri nya itu sambil memberikan kekuatan yang masih ia punya untuk sang istri.


' Selamat jalan Mesha, maaf kalau selama ini aku pernah menyakitimu. Maafkan aku kalau aku membuat mu memiliki rasa dendam yang mendalam, hingga kau harus melakukan hal buruk didalam hidup mu. Semoga tenang kau disana, aku percaya kau sudah bahagia di sana. Maafkan aku Mesha, terimakasih sudah pernah hadir didalam hidupku. '


Kata hati Nev. Ia mencoba mengikhlaskan Mesha, walau bagaimanapun gadis yang terbujur kaku didalam peti itu, dulu pernah singgah dihati nya dan mempunyai tempat khusus dihati Nev.


Kini Mesha benar benar telah pergi dari kehidupan nya, dan ia hanya bisa mendoakannya, semoga Mesha tenang disana. Dan keluarga nya mempunyai kehidupan yang baru tanpa ada nya bayang bayang masa lalu.


Saat nisan sudah ditancap, bunga mulai ditabur lagi lagi Elsie tersungkur ditanah. Ia menangis lagi sembari memeluk nisan Mesha.


Tangisan nya tak bersuara, namun air mata Elsie terus mengalir deras. Berbagai macam perasaan berkecamuk jadi satu di hati nya.


' I'm so sorry Me, maaf maaf maaf... Aku sudah masuk kedalam kehidupan mu dan mengambil kebahagiaan mu. Andai saat itu aku tidak menerima perjodohan itu, mungkin semua nya tak kan serumit ini.Ampuni aku Me, semoga kau tenang disana dan aku pasti sangat merindukan mu sahabatku. Miss you Mesha Nara.. '


Elsie hanya bisa bermonolog dalam hati sambil terus menangis memeluk nisan Mesha, melihat sahabatnya begitu terpukul, Vindy segera mendekati Elsie. Mereka saling berpelukan dan menumpahkan kesedihan nya.


Dengan sigap Richard dan Nev segera memapah istri mereka dan dituntun untuk keluar dari area makam.







__ADS_1



...See you next episode ya, bye bye 👋👋...


__ADS_2