MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU

MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU
BAB 54 MENJENGUK SAHABAT


__ADS_3

" Istirahat lah dikamarmu nak, Niven akan mengantar ke kamarmu. " tutur Agam mempersilahkan Ansen.


"Em.. Pa- papa udah siapin kamar buat aku? " sahut Ansen sedikit gugup saat hendak memanggil Agam dengan sebutan papa.


Tidak menjawab pertanyaan Ansen, justru Agam malah memeluknya. Sebab ia sangat terharu mendengar panggilan dari putranya itu.


"Jadi kau memanggilku papa nak? " tanya Agam memastikan sembari terisak dipelukan Agam.


"Iya pa. " sahut Ansen.


Seketika semua orang yang ada disitu menjadi terharu melihat pemandangan ayah dan anak itu.


*


*


Waktu terus bergulir, sudah sekitar seminggu Ansen tinggal bersama dengan keluarga Nixon.


Sebenarnya Ansen ingin sekali tinggal dirumah lama nya, namun dicegah oleh papa dan mama nya.


Yah, Ansen sekarang sudah bisa memanggil RenDae dengan sebutan mama. Dia juga sudah mulai terlihat akrab dengan Niven. Bahkan ketika usai bekerja, mereka sering keluar bareng. Walaupun hanya sekedar nongkrong bareng dicafe.


Sedangkan Nev dan El, mereka sudah kembali tinggal di apartment. Saat ini mereka sedang ingin menikmati hidup berdua.


Pagi ini seperti biasanya Elsie bangun lebih dulu, ia bersiap untuk membuatkan sarapan serta menyiapkan pakaian kerja untuk suaminya.


Saat tengah asik memasak didapur, ia mendengar handphonenya berdering. Karna saat itu si handphone sedang dicash diruang tengah. Jadi El mematikan kompor terlebih dahulu, lalu berlari kecil ke ruang tengah.


"Siapa sih yang telfon pagi pagi gini? " gumam El sendiri sambil terus berjalan.


"Eh, Vindy yang telfon. "


Ia segera mengangkat telfon yang terus berdering itu.


"Halo Vind, apa kabar? "

__ADS_1


"Aku baik kok, ada apa Vind? "


"Oh, oke. Bisa kok bisa banget. "


"Ya udah, aku tunggu ya. Bye.. "


Elsie pun mengakhiri panggilan telfon dari Vindy. Kemudian ia bergegas melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda tadi.


Saat ini mereka tengah berada di meja makan, Elsie mengambilkan nasi serta lauk pauk untuk suaminya itu. Baru setelahnya ia mengambil makanan untuknya sendiri.


"Sayang, Vindy ngajakin jenguk Mesha nanti siang. Bolehkan aku jenguk Me nanti? " tanya Elsie sambil menyuapkan nasi kedalam mulutnya.


"Boleh dong sayang, bawa mobil sendiri apa sama Vindy nanti? " tanya Nev balik.


"Aku dijemput sama Vindy nanti yang. " jelas Elsie.


"Oke, kalau begitu hati hati nanti dijalan ya. " pungkas Nev, yang telah usai makan.


"Siap sayangku. hehe.. " jawab El dengan gaya tangan hormat.


Selepas itu Nev beranjak dari tempat duduknya. Lalu menuju pintu utama dan di ikuti El dari belakang.


"Buaik cuayang nyah akoeh.. Haha.. " sahut Elsie dengan kata yang dibuat buat.


Nev tertawa melihat tingkah laku istri cantik nya itu. Ia mengusap usap kepala Elsie, lalu menc*um kening Elsie sekilas.


Setelah itu mereka berpisah, Nev berangkat kerja lalu Elsie bersiap untuk menjenguk Mesha.


Waktu menunjukkan pukul sepuluh siang. Vindy memberi kabar kalau dirinya sudah ada diloby.


Elsie segera meraih tas branded serta handphonenya, yang memang sudah ia siapkan di meja rias sedari tadi.


Begitu tiba diloby, ia dan Vindy segera bergegas ke lapas untuk menjenguk sahabatnya itu.


*

__ADS_1


*


"Apa kabar Me? " tanya Elsie saat sudah berada diruang besuk bersama Vindy dan Mesha.


"Aku baik El, kalian sendiri gimana kabarnya? Kok lama banget sih gak pernah kesini. Aku kan kangen banget sama kalian. Apa kalian gak mau temenan lagi sama aku ya? " tanya Mesha dengan raut wajah sedihnya.


"Ya gak gitu Me, akhir akhir ini kami sedang sangat disibukkan dengan sebuah kejadian. Jadi maaf kalau kami jarang kesini. Hehe.. " terang Vindy.


"Iya Me, Vindy bener. Bukan maksud kita untuk menjauhimu. Tapi karna beberapa waktu terakhir, banyak sekali kejadian yang membuat kami jadi kalang kabut sendiri. " timpal Elsie turut menjelaskan.


"Cerita dong bebh, ada apa sih? Keppo deh aku jadinya. " Mesha benar benar penasaran dengan kejadian yang diceritakan kedua sahabatnya itu.


Akhirnya, Elsie dan Vindy menceritakan tentang kejadian yang menimpa keluarga Nixon akhir akhir ini.


Mereka juga menjelaskan tentang Ansen. Siapa Ansen sebenarnya, lalu kenapa Ansen bisa berbuat jahat kepada keluarga Nixon.


Dan diujung cerita, Elsie menceritakan tentang peran Ansen dalam merusak hubungan Mesha dengan Nev.


Disaat itulah Mesha benar benar terkejut, akan penuturan Elsie. Ia tidak menyangka, bahwa mantan kekasihnya Ansen sengaja mendekatinya karna bertujuan memisahkan dirinya dengan Nev.


Pria yang sampai saat ini masih sangat dia cintai. Sungguh hancur nya hati Mesha saat ini, mendengar kenyataan itu.


Hingga tanpa El dan Vindy sadari, tangan Mesha terkepal kuat dibawah meja.







__ADS_1



...Terimakasih temen temen udah mapir di novel pertama mamayo. Minta dukungannya ya buat klik like, coment, dan jangan lupa tap love 💙 untuk menambahkan ke rak favorit kalian. See you next episode....


__ADS_2