MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU

MENIKAHI CALON SUAMI SAHABATKU
BAB 73 PEWARIS PERTAMA


__ADS_3

Saat ini meeting yang diikuti oleh Nev sudah usai. Cepat cepat ia masuk ke ruang kerja nya, dan dia langsung menghubungi Elsie.


Panggilan pertama tak diangkat, panggilan ke dua tak diangakt, panggilan ketiga ke empat dan seterus nya pun tak diangkat.


Betapa panik nya saat ini, ditambah lagi perasaan nya sedari tadi tidak enak saja rasanya.


"Kemana Elsie, kenapa telfon ku tak di angkatnya? " risau Nev.


"Akan ku coba lagi. "


"Aaakkhh..!! " teriak Nev yang merasa frustasi karna telfon nya tak diangkat El.


Ddrrtd, drrtd..


Tiba tiba saja handphone nya bergetar, ia langsung merampas benda pipih itu dari atas meja.


"Halo, sayang kamu kemana aja sih? Kok susah banget dihubungin dari tadi. Udah jadi periksa apa belum? " cecar Nev dengan pertanyaan yang menunjukkan kekhawatiran nya.


" Lhoh, ini siapa? " Nev nampak kebingungan saat ternyata bukan istri nya yang menelfone.


" Mini? Mini siapa? " dan ternyata Mini lah yang saat itu menelfon tuan muda nya, sedangkan bu Yuni sedang menemani El diruang persalinan.


" Apa? "


" Oke, kalau begitu aku akan segera kesana. Tolong bantu jaga istri ku ya. Terimakasih " pungkas Nev.


Kemudian ia segera bergegas ke Internasional Hospital, yang letak nya memang tak jauh dari kantor Nixon Grub.


Internasional Hospital


Saat itu Elsie tengah diperiksa oleh dokter Luna, yang dimana dokter Luna lah yang selama ini membantu Elsie memeriksa kandungan nya.


Dokter Luna tengah melakukan tindakan pemeriksaan dalam. Ia mengecek sudah pembukaan berapa melalui jalan lahir.


Elsie sedikit meringis kesakitan akibat tindakan itu, saat sudah selesai, dokter Luna pun segera melepas dan membuang sarung tangan steril nya.


"Sudah pembukaan empat nona, baring miring ke kiri ya, agar mempercepat proses pembukaan nya. "


"Baik dok. "


"Saya tinggal dulu. "


Dokter Luna pun meninggalkan ruangan Elsie, dan saat ini Elsie hanya bersama dengan bu Yuni.


Sedangkan Mini berada diluar ruangan sedang memberi kabar pada Nev tuan muda nya.


Tak lama setelah itu, dokter dan suster kembali ke ruangan Elsie. Dimana bertepatan pula dengan kedatangan Nev bersama Riko.


"Dokter Luna, bagaimana kondisi istri saya dok? "


"Saya baru akan memeriksanya kembali tuan. Kalau mau ikut, mari silahkan. "


Saat dokter Luna dan suster masuk, disusul oleh Nev dibelakangnya. Namun saat Nev menoleh kebelakang.


"Kau mau kemana Riko? " sentak Nev. Riko yang ditanya pun sedikit kebingungan.


"Ikut tuan muda. " jawab nya polos.


"Astaga... Tunggu saja diluar. " sentak Nev lagi.

__ADS_1


Seketika Riko jadi terkejut karna nada tinggi Nev tadi.


"Ya Tuhan.. " ia mengelus d@d@ nya. Ditambah ada seseorang yang menepuk pundak nya dari belakang.


Puk puk..


Riko menoleh kebelakang, dan orang itu mendongakkan wajah nya sembari menaikkan alis nya.


Namun yang terjadi Riko malah terpaku menatap orang yang dihadapan nya ini.


"Hei.. " orang itu melambai lambaikan tangan nya didepan Riko.


"Hei, kesambet ya.. " sentak nya. Seketika Riko pun terkejut dan tersadar dari hayalan nya.


"Eh, maaf. Ada apa ya nona? " tanya Riko sok cool.


"Ngapain anda berdiri disini? " tanya wanita itu.


"Saya? " tunjuk Riko pada dirinya sendiri.


"Iya kamu. Ngapain kamu berdiri didepan ruangan majikan saya. Siapa kamu? " tanya nya lagi.


"Yang didalam sini majikan mu? " benar benar Riko masih belum paham akan ucapan gadis dihadapan nya itu.


"Iya. Emang kenapa? " jawab nya tegas.


"Majikan saya juga ada didalam nona. "


"Jadi kau ini juga bekerja dengan nyonya muda Elsie? "


"Tidak, aku bekerja untuk suami nya nyonya muda Elsie. Yaitu, tuan muda Nevile. Oya, perkenalkan nama saya Riko, asisten tuan muda Nevile. " mengulurkan tangan nya.


"Oh iya, kalau saya Mini. Pelayan di mansion Nixon. " menyambut uluran tangan Riko.


"Iya. " jawab Mini singkat.


' Wah, ternyata dimansion ada pelayan yang bening begini yak. Kenapa aku baru tau? Gadis ini terlihat manis dan menggemaskan. Hihi.. ' suara hati Riko yang terus terusan menilai Mini sesukanya.


Tak lama kemudian para keluarga mulai berdatangan satu persatu. Mereka semua harap harap cemas menantikan kelahiran anak nya Nev dan El.


Sedangkan kabar mengenai penyerangan dijalan tadi sudah sampai ditelinga Agam Nixon. Dengan cekatannya ia segera menyuruh Richard untuk mencari siapa dalang dari penyerangan Elsie tadi.


Namun hingga detik ini, belum ada laporan terbaru dari Richard. Dan juga, Agam memilih untuk fokus dulu terhadap kelahiran cucu pertama nya ini.


Sehingga ia melimpahkan kasus ini kepada dua putra nya, Niven dan Ansen. Mereka berdua saat ini tengah melakukan penyelidikan di markas Richard.


Akan tetapi tiba tiba saja, Agam mengingat seseorang yang dilaporkan oleh pengawal tadi, bahwasanya orang itu sangat banyak membantu pengawal ketika segerombolan orang orang bertopeng tadi menyerang.


Pandangan mata Agam menyapu disekitarnya, ia menemukan sosok gadis berpakaian biasa yang saat ini duduk disamping bu Yuni, kepala pelayan di mansion Nixon.


Perlahan lahan ia mendekati gadis itu, karna melihat tuan besar berjalan mendekat ke arah nya. Maka bu Yuni segera bangkit dari kursinya, lalu menundukkan setengah badan nya tanda menghormati.


Namun Mini malah merasa bingung, kemudian ia menoleh ke arah pandangan bu Yuni. Walaupun dia sebenarnya tidak tau siapa pria dihadapannya ini, Mini tetap mengikuti gerakan bu Yuni.


"Tuan besar. " tutur bu Yuni.


"Iya Yun, ee.. Ini siapa? " tanya Agam sembari menunjuk Mini.


"Nama saya Mini tuan, saya pelayan baru di mansion. " jawab Mini dengan menundukkan pandangannya.

__ADS_1


"Apakah kamu yang tadi membantu para pengawal saat penyerangan tadi? " tanya Agam lagi.


"I iya tuan. Ada apa ya? "


"Apakah ada informasi yang kau dapatkan dari para penjahat itu? "


"Salah satu dari mereka bilang, kalau mereka semua hanya diperintah oleh seseorang yang mengatakan sebagai mr. X tuan. "


"Apa hanya itu? "


Mini nampak sedang berfikir sejenak. Ia mengingat ingat barang kali ada sesuatu yang bisa menjadi petunjuk.


"Ah iya, saya ingat tuan. Mereka memakai jaket yang disalah satu sisi lengan nya ada gambar burung. Lalu dibawahnya ada logo dengan huruf RC. Hanya itu yang saya tau tuan. "


"RC ? Sepertinya aku tak asing dengan logo RC. Oke, kalau begitu terimakasih banyak Mini. "


"Sama sama tuan. "


Agam meninggalkan Mini dan bu Yuni, lalu ia terlihat menelfon seseorang.


Saat semua orang terlarut akan pemikirannya masing masing, tiba tiba saja terdengar suara tangisan bayi yang menggema dari dalam ruangan bersalin.


Ooeekk.. Oeekk..


Seketika semua orang yang sedang menunggu diluar, mengucapkan syukur. Sama sama memberi selamat satu sama lain. Tak terkecuali Mini dan bu Yuni pun ikut merasakan kebahagiaan yang sedang meliputi dua keluarga besar itu.


Setelah menunggu beberapa saat, dokter Luna pun keluar. Ia melepas masker yang membungkus wajah nya, lalu tersenyum kepada semua keluarga yang ada di depan ruang bersalin itu.


"Selamat ya, bayi nyonya Elsie telah lahir dengan selamat dan sehat. Bayi itu berjenis kelamin laki laki dengan berat dua kilo delapan ons, dan panjang nya empat puluh lima centimeter. "


"Nyonya Elsie boleh di jenguk setelah di pindah ke ruang rawat inap. Sekarang sedang dipersiapkan oleh perawat. " terang dokter Luna dengan sangat detail.


"Terimakasih banyak dokter. " sahut Sebastian dengan wajah yang berbinar.


"Sama sama tuan, kalau begitu saya permisi dulu. "


Dokter Luna pun berlalu dari hadapan mereka semua.


Disaat semua orang tengah berbahagia dengan kelahiran putra Nev dan El, ada beberapa orang yang saat ini tengah berkutat dengan komputer dan laptop canggih.


Mereka tengah menyelidiki siapa dalang dari penyerangan yang di alami Elsie.









...***Terimakasih banyak buat para readers yang selalu dukung karya ini. Othor mohon maaf, karna beberapa hari ini gak update. Dikarenakan ada satu lain hal.. 🙏...


......Semoga saja kedepan nya bisa update terus setiap hari. So biar othor semakin semangat, Jangan lupa untuk dukung terus karya ini. ......

__ADS_1


...Dengan kasih like, coment, vote dan tap 💙 untuk menambahkan karya ini ke rak favorit kalian, supaya gak ketinggalan episode terbaru nya. ...


...Stay save, stay haelty and have a great day 😍😍😘***...


__ADS_2