
Kedua insan yang sedang beradu kenikmatan itu seketika terkejut saat mendnegar suara tangisan Ethan. Bahkan mereka belum sampai pada kegiatan inti, dan sekarang harus tertunda mendadak lantaran ada gangguan teknis.
“Mas, aku segera keluar. Kasihan Ethan!” Jelita segera melepas diri. Memakai bajunya dengan cepat dan bergegas keluar dari ruang ganti.
Raffael masih dalam keadaan polos dan berdiri tepat di depan cermin. Pria itu menatap pantulan tubuhnya di cermin. Apalagi pada senjatanya yang perlahan melemas. Dia menghembuskan nafasnya kasar seraya menjambak rambunya frustasi.
Raffael mengambil baju ganti, kemudian keluar dari ruang ganti. Melihat istrinya sedang menenangkan Ethan, pria itu segera berlalu keluar dari kamar. jelita hanya diam saja tanpa berucap apapun saat melihat suaminya keluar kamar.
Ethan masih menangis sesenggukan. Bocah itu mungkin baru saja bermimpi buruk. Dan saat terbangun, dia melihat sekeliling yang tampak sangat asing dan juga sepi. Tidak ada satu orang pun di sana. Akhirnya ia menangis dengan kencang.
Jelita tidak jadi beristirahat. Dia menenangkan Ethan dengan mengajaknya turun ke lantai dasar. Ternyata suaminya hendak masuk ke kamar lagi dengan membawa nampan berisi dua gelas susu buat istri dan anaknya.
“Minum ini dulu, Sayang!” ujar Raffael mengajak istrinya masuk ke dalam kamar.
Ethan yang masih sesenggukan diambil Raffael lalu dibantu untuk minum susunya. Perlahan tangisnya reda. Kini bocah itu malah menempel dalam pelukan Ayahnya. Raffael hanya tersenyum tipis melihat tingkah manja anaknya.
“Mas, maafkan yang tadi.” ucap Jelita merasa tidak enak setelah kegiatan panasnya tadi terjeda akibat tangis Ethan.
“Nggak apa-apa. Lebih baik kamu istirahat dulu, biar Ethan aku ajak keluar. Biar diajak mainan sama maid di bawah.” Jawab Raffael.
“Tapi Bahasa yang mereka gunakan akan sulit dipahami Ethan nanti, Mas. Biarkan saja dia di sini.”
“Tenang saja. semua orang yang bekerja di sini berasal dari Indonesia. Jadi mereka bisa menggunakan Bahasa asing dan Bahasa Indonesia.”
Jelita tampak lega mendengarnya. Akhirnya ia membiarkan suaminya membawa Ethan turun, sedangkan dirinya istirahat.
__ADS_1
**
Sejak kedatangannya di rumah mewah milik keluarga suaminya, Jelita sudah akrab dengan beberapa maid yang selalu memenuhi kebutuhannya. Ethan pun tampak senang berada di rumah itu, karena banyak sekali mainan di sana.
Ini adalah hari kedua Jelita tinggal di luar negeri. selama itu suaminya terlihat sangat sibuk dengan pekerjaannya. Bahkan Raffael sering pulang larut malam. Jelita hanya bisa memakluminya karena memang tujuannya ke sini tidak lain karena ada urusan pekerjaan.
Malam ini Raffael merasa kepalanya sangat pusing dengan beberapa pekerjaan kantor. pria itu baru saja pulang di saat jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam. kebetulan Jelita terbangun saat mendengar suaminya baru saja selesai mandi.
“Mas, baru pulang?” tanya wanita itu sambil duduk di bibir ranjang.
“Iya. Sayang, maafkan aku. aku belum punya waktu untuk kalian.” jawab Raffael menatap istrinya dengan sendu.
Raffael duduk di sofa panjang yang ada di dalam kamarnya. Jelita pun mengikutinya. Dia duduk di samping suaminya lalu meminta pria itu merebah dengan kepala berbantalkan paha Jelita.
Memang Jelita tidak tahu menahu tentang urusan pekerjaan suaminya. meskipun dia dulu sempat kuliah dan magang di perusahaan besar, tapi dia tetap tidak mengerti dengan urusan para petinggi perusahaan, termasuk yang dialami suaminya saat ini.
“Mas, lebih baik pindah di tempat tidur saja agar lebih nyaman.” Ucap Jelita lirih. Khawatir akan membangunkan suaminya yang entah Sudha tidur apa belum.
Netra itu mengerjap perlahan. Raffael melihat kalau istrinya juga pasti sudah mengantuk. Akhirnya ia pun bangun dan berpindah posisi ke tempat tidur.
Raffael memilih tidur di belakang istrinya agar bisa memeluk Jelita dan mencari kehangatan di sana. Sedangkan Ethan sudah ia jamin aman, karena bocah itu tidur sangat pulas dan ada sebuah guling yang berada di tepi untuk berjaga-jaga agar tidak terjatuh. Jelita sendiri juga tidak menolak saat suaminya memilih tidur dengan memeluknya. Akhirnya matanya juga sudah menemukan kantuknya dan mulai tidur.
***
Sementara itu Mario yang kini sedang berada di kantor, pikirannya tampak gusar karena sudah tiga hari ini tidak bisa melihat Ethan. Pasalnya tiap kali menghubungi Raffael, pria itu selalu menolaknya dengan alasan sibuk di kantor. walau kenyataannya memang seperti itu, tapi Mario beranggapan lain. Dia merasa Raffael sedang menjauhkan Ethan dengan dirinya.
__ADS_1
Ingin meminta nomor pnsel Jelita pun rasanya masih pikir-pikir dulu. Dia juga takut kalau Raffael akan marah dan berakibat ia sama sekali tidak diijinkan bertemu dengan Ethan.
“Apa aku harus ke rumah Tante Abi saja ya? Biar aku tahu kabar Ethan sekarang.” gumam Mario seperti mendapat solusi jitu.
Belum juga Mario beranjak dari duduknya. Tiba-tiba saja ada seseorang yang masuk ke dalam ruangannya. Dia sangat terkejut saat melihat wanita yang dulu pernah ada di hatinya masuk ke ruang kerjanya.
“Merlyn? Ada apa kamu ke sini?” tanya Mario terkejut namun lebih ke arah tidak suka dengan melihat wajah Merlyn.
Padahal dulu Marioa sangat tergila-gila dengan sosok Merlyn. Bahkan saat diputuskan oleh Merlyn, Mario merasa seolah tidak punya semangat hidup. Sampai akhirnya ada kejadian naas dimana ia merenggut paksa mahkota Jelita. Dan kini dia semakin tak suka dengan Merlyn. Pantaskah wanita itu ikut disalahkan dalam kejadian pahit yang menimpa Jelita saat itu.
“Mario! Maafkan aku! selama ini aku sudah merenungi kesalahanku. Tolong jangan tinggalkan aku, Mario! Aku sangat mencintaimu.” Ucap Merlyn dengan tertunduk sedih. Wanita itu hendak mendekati Mario dan memeluknya. Namun secepat kilat Mario menghindar.
“Maaf, Merlyn. Kita sudah tidak bisa seperti dulu lagi. aku sudah memaafkanmu. Tapi kita tidak bisa bersatu lagi.”
“Please Mario! Aku sangat mencintaimu. Katakan padaku, apa yang harus aku ubah dari sifatku agar kamu bisa menerimaku kembali?” Merlyn terus memohon pada Mario. Wanita itu sampai rela kehilangan harga dirinya demi bisa kembali pada Mario.
Mario juga heran melihat sikap Merlyn seperti ini. wanita yang kini telah menjadi mantan kekasihnya itu termasuk jenis wanita yang sangat menjunjung harga dirinya. Jika dulu ia yang mengemis cinta pada Merlyn, kenapa sekarang jadi Merlyn yang mengemis cinta padanya. Apakah ada sesuatu yang direncanakan oleh wanita itu.
.
.
.
*TBC
__ADS_1
Happy Reading!!