Mr Arrogant VS Mrs Culun (Wanita Barbar)

Mr Arrogant VS Mrs Culun (Wanita Barbar)
Disiram air panas


__ADS_3

‘’Akbar kesini lihatlah video ini.’’


‘’Wah nona Siena sangatlah hebat tuan, kalian memang pasangan yang serasi kejamnya sama.’’


Akbar menutup mulutnya karena keceplosan dan dengan cepat mengalihkan perhatian karena Daren sudah melihatnya dengan mata yang tajam. ‘’Tuan sebentar lagi meetingnya akan dimulai.’’


*****


‘’Tuan Daren senang bekerja sama denganmu.’’ Ucap klien Daren begitu meeting selesai.


‘’Terimakasih tuan.’’ Balas Daren.


‘’Tuan Daren kenalkan ini putri sulung saya namanya Theresia.’’ Melihat Daren yang sukses di usia muda memunculkan ide untuk menjodohkan anaknya dengan Daren.


Daren hanya mengangguk sambil tersenyum tipis, situasi ini sudah biasa baginya.


‘’Baik tuan kalau begitu saya permisi dulu.’’ Pamit Daren kliennya berusaha mencegah tapi perkataan Daren membuatnya tak bisa berkutik lagi dan akhirnya membiarkan Daren pergi begitu saja.


‘’Maaf tuan, saya sama sekali tak tertarik dengan putri tuan karena saya sudah memiliki seorang istri yang saya cintai.’’ Entah ucapan itu benar atau hanya sekedar diucapkan sebagai alasan hanya Darenlah yang mengetahuinya.


Tak terasa lima hari sudah Daren berada di Paris bahkan tak pernah sekalipun Siena menelpon Daren dan sebaliknya Daren pun tak pernah menelpon Siena.


*****


Hari ini Putri mendapat klien yang selalu dipaksa menikah oleh orang tuanya, dan di luar konteks Pria itu mengenalkan Putri pada keluarganya sebagai calon istri.


Sontak saja Putri kaget apalagi kedua orang tua pria itu berteriak kegirangan dan memeluk Putri bahkan tak tanggung-tanggung mereka sudah membicarakan pernikahan dan mengatakan tak ingin menunggu lama lagi dan pernikahannya harus segera dilakukan.


Ingin sekali Putri memberontak tapi kliennya itu terus memohon padanya dan berjanji akan memikirkan jalan keluarnya nanti.


Di Paris Daren membanting ponselnya saat mendengar laporan dari kedua pengawal bayangan Siena.


‘’Akbar kita pulang hari ini juga.’’


‘’Maaf tuan tapi besok tuan masih memiliki acara makan malam dengan beberapa klien.’’ Akbar memberitahu.


‘’Kalau begitu aku akan pulang sendiri dan kau tetaplah disini untuk menggantikan aku, bilang saja aku sedang memiliki masalah penting yang tak dapat ditinggalkan.’’

__ADS_1


‘’Baik tuan.’’


Hampir 18 jam perjalanan, Daren sampai di rumahnya sekitar jam 2 subuh


‘’Hei culun bangun.’’ Daren langsung membangunkan Siena begitu tiba dalam kamar.


Masih setengah nyawa, Siena duduk diranjang dengan mata yang masih terpejam. Sedang Daren langsung menariknya dan langsung mencium tengkuk Siena membuat wanita itu membuka matanya seketika.


‘’Apa yang kau lakukan tuan?’’ Tanya Siena sedikit gugup.


‘’Jelaskan padaku kenapa sampai kau menerima tawaran menjadi calon istri pura-pura disaat kau sudah memiliki suami? Siena aku sama sekali tak menyukai pekerjaanmu.’’


‘’Apa maksudmu aku sama sekali tak mengerti.’’


‘’Kau tak perlu berakting lagi karena aku sudah mengetahui semuanya, aku tau kau biasa menggunakan nama Putri saat kau sedang bekerja dan mulai sekarang aku melarangmu untuk meneruskan pekerjaanmu itu.’’


‘’Apa maksudmu? Aku sama sekali tak mengerti.’’ Siena masih berusaha untuk menghindar.


Baiklah jika kau tak ingin mengakuinya, aku memiliki bukti dan jangan harap kau bisa bebas setelah aku menunjukan bukti itu.’’ Lalu Daren mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan sebuah video pada Siena membuat wanita itu menganga tak percaya.


‘’Apa kau menyelidiki dan mengikutiku selama ini?’’


‘’Astaga kau sangat keterlaluan, kenapa kau harus mengusik privasiku?’’


‘’Kau adalah orang ku dan kau tidak diizinkan memiliki privasi.’’


‘’What apa-apaan kau, kenapa kau selalu seenaknya. Aku hanya istri sementaramu jadi kau sama sekali tidak berhak untuk mengatur hidupku.’’


‘’Aku senang kau mengingat posisimu tapi kau melupakan satu hal, aku adalah majikanmu dan hidupmu ada di tanganku jadi jangan pernah kau berbuat macam-macam dibelakangku. Dan satu lagi besok kau sudah harus berhenti dari pekerjaanmu itu karena aku tak mau kau merusak nama baikku dengan pekerjaan anehmu itu oh ya dan satu lagi jangan pernah bertemu klien-klienmu itu lagi termasuk Alan.


‘’Enak aja, aku nggak mau jauh dari ka Alan bahkan aku ingin selalu bersamanya karena bersamanya selalu membuatku nyaman dan bahagia.’’


‘’Apa katamu?’’ Daren mencengkram rahang Siena dengan keras dan memandang Siena dengan tatapan membunuhnya. ‘’Kau itu istriku jadi jangan berani macam-macam di belakangku atau aku akan mematahkan kakimu.’’


‘’Terserah kau mau melukaiku seperti apa aku tak peduli lagi karena apa? Karena aku sudah terlalu terbiasa dengan tingkah kasarmu ini.’’


‘’Sepertinya kau mulai berani padaku.’’ Daren menarik Siena, membawanya dengan paksa ke kamar mandi. Dia mendudukan tubuh Siena dibawah Shower, menyetelnya dengan air panas lalu dengan kejamnya menyalakan shower itu sampai Siena meringis kesakitan.

__ADS_1


‘’Inilah akibatnya jika kau berani melawanku.’’ Daren mematikan shower setelah hampir 5 menit, Siena menangis tersedu sedu menahan rasa perih yang menjalar di seluruh tubuhnya.


Seperti tak memiliki hati Daren malah meninggalkannya begitu saja. Semalam Daren tidak kembali ke rumahnya sedang dikamar mandi sejak semalam Siena pingsan karena tak sanggup menahan sakit dan untung saja pagi ini salah satu ART menemukannya dan mereka langsung membawa Siena ke rumah sakit.


Beberapa kali mereka menghubungi nomor ponsel Daren tapi sama sekali tak tersambung.


‘’Sudah dua hari Siena masih juga belum membuka matanya dan selama 2 hari itupun Daren sama sekali tak kembali kerumah. Untunglah para ART begitu menyayangi Siena hingga mereka memutuskan satu orang untuk selalu menemani Siena di rumah sakit.


‘’Nona kau adalah wanita baik dan kuat jadi tolong buka matamu dan bangunlah.’’ Ucap ART yang menemani Siena, ia begitu menyayangi Siena bahkan menganggap Siena seperti putrinya sendiri tapi tetap saja sebagai ART dia tidak bisa melakukan apapun saat melihat Daren memperlakukan Siena dengan semena-mena.


Hari ketiga Daren pulang tak lama lalu keluar lagi bahkan sama sekali tak menanyakan keberadaan Siena.


‘’Haus.’’ Ucap Siena begitu membuka matanya.


‘’Syukurlah nona sudah sadar.’’’ART itu memberi dan membantu meminumkan air pada Siena.


‘’Maaf Siena ngerepotin bibi.’’ Siena sedikit tak enak. Ia melihat seluruh penjuru kamar seperti sedang mencari sesuatu.


‘’Maaf nona tapi tuan Daren tidak berada disini.’’


Siena hanya tersenyum kecut, bisa-bisanya ia berharap Daren datang menjenguknya padahal dia tahu dengan jelas bahwa pria itu sama sekali tak mungkin bersikap baik padanya apalagi harus menjenguknya bahkan pria itu sendiri yang membuatnya berada di rumah sakit.


A Plan Corp


Dalam ruangannya Daren terlihat begitu sibuk dengan proyek baru yang akan dikerjakannya.


Mejanya berserakan. Daren mengetuk kecil kelima jarinya di atas meja seraya memikirkan rencana untuk keberhasilan proyek itu.


Tepat dua hari yang lalu perusahaan Daren dipercayakan untuk mengerjakan proyek yang begitu besar dari seorang crazy rich eropa bahkan dananya sangat fantastis dan tentu saja jika proyek itu berhasil maka perusahan Daren akan lebih berjaya lagi.


Seakan tak puas dengan predikat perusahaan terbesar seasia, Daren memiliki ambisi untuk membuat perusahaannya masuk kedalam 3 besar perusahaan terbesar dunia. Bahkan ia memilih untuk menginap di kantor.


Bersambung.....


Berikan kritik dan saran kalian ya agar otor bisa membuat novel ini dengan lebih baik lagi...


Jangan lupa like dan komennya...

__ADS_1


NOTE: NAMA SIENA DITULIS SAAT KARAKTER UTAMA WANITA SEDANG BERDANDAN CULUN DAN NAMA PUTRI AKAN MUNCUL SAAT KARAKTER UTAMA WANITANYA SEDANG BEKERJA DAN BERPENAMPILAN MODIS. TAPI TETAP NAMA ASLI KARAKTER UTAMANYA ADALAH SIENA DAN BUKAN PUTRI


__ADS_2