
Seperti perintah Daren pada Akbar siang ini jagat maya dihebohkan oleh berita pernikahan Siena.
Semuanya dibuat sangat penasaran dengan sosok suami Siena, pasalnya semua infotainment hanya mengatakan berita tentang pernikahan Siena dengan seorang bisnisman terkenal tanpa ada yang menyertakan foto atau nama Daren.
Di hotel Daren tersenyum melihat tv yang dipenuhi dengan berita pernikahannya dan Siena, ia sengaja tak menyuruh Akbar menampilkan wajahnya karena memiliki rencana lain yang akan dilakukannya.
Sementara di tempat lain, Siena menghadiri acara dari sebuah brand, wanita itu sama sekali belum tau apa yang terjadi.
sedang asyik mengobrol dengan rekan sesama artis tiba-tiba Siena dihampiri oleh banyak wartawan yang bertanya terkait pernikahannya, wanita itu bingung kenapa tiba-tiba wartawan bertanya tentang pernikahannya dan dari mana mereka tau kabar itu.
Karena wartawan terus bertanya akhirnya Siena membenarkan berita pernikahannya dan tentu saja pernyataan Siena itu kembali membuat heboh jagat maya.
sebagian penggemar turut bahagia dan mengucapkan selamat pada Siena walau wanita itu telah lama menikah tapi sebagian penggemar juga merasa kecewa karena banyak dari mereka mendukung Siena bersama Steve dan dengan berita pernikahan Siena tentu saja memupuskan harapan mereka.
Setibanya dirumah Siena menatap tajam pada Daren yang sedang menamani Rayn bermain.
Kedua pria itu tertawa melihat wajah mereka yang sudah penuh coretan, Siena sama sekali tak peduli wanita itu mendekat, menyuruh Aaron masuk ke kamarnya.
awalnya pria kecil itu menolak karena masih ingin bermain, tapi Siena bersikeras menyuruh masuk wanita itu bahkan tak sengaja membentak Aaron yang akhirnya membuat putra kecilnya menangis dan berlari masuk kekamarnya.
‘’Siena apa-apaan kau, kenapa kau membentak putraku?’’ Ucap Daren dengan nada tak sukanya.
Bukannya menjawab, Siena malah balik bertanya, wanita itu terlihat sangat marah.
‘’Apa maksudmu kenapa kau membocorkan pernikahan kita pada media?’’ teriak Siena tak bisa lagi menahan kekesalannya.
Daren diam, pria itu sebelumnya sudah memprediksi hal ini dan sudah menyiapkan diri mendapat amukan dari wanita itu.
Siena beberapa kali memukul dada bidang Daren, wanita itu sangat tak suka tindakan Daren yang selalu semena-mena, ini hidupnya jadi kenapa pria itu mencampurinya.
__ADS_1
‘’Kenapa kau selalu membuat hidupku susah, apa penderitaanku dulu belum cukup untukmu, apa kau hidup hanya untuk menyakitiku?’’
‘’Aku sama sekali tak punya niat untuk menyakitimu, aku hanya ingin membawamu kembali dan jika kau tak suka dengan caraku maka aku minta maaf tapi aku hanya ingin memberitahu dunia bahwa kau sudah dimiliki oleh seseorang hingga tak ada lagi pria yang berani menyukaimu atau berharap lebih padamu.’’
‘’Kau egois Daren kau selalu saja mementingkan dirimu dan tak pernah menghargai perasaan orang lain, apa kau pikir bisa mendapatkan semuanya, tidak Daren kau salah besar bahkan dengan caramu ini membuatku lebih membencimu, dan ingat Daren pria egois sepertimu sama sekali tak bisa benar-benar membuat wanita yang kau cintai bahagia karena apa? Karena kau hanya peduli pada apa yang kau rasakan tanpa memperdulikan perasaan pasanganmu.’’
Daren kembali terdiam, ia membiarkan Siena melampiaskan rasa kesalnya tak peduli dengan dadanya yang mulai terasa sakit, pikiran pria itu melayang mengingat ucapan Siena, ia tak menyangka Siena akan mengatakan kalimat seperti itu.
*****
Di hotel tempatnya menginap, Daren duduk termenung, pria itu kembali memikirkan ucapan Siena, kemudian memutuskan menelpon mamanya untuk meminta saran.
‘’Terima kasih ma, love you.’’ Ucap Daren setelah mendapat saran dari mamanya, pria itu tersenyum mencoba mengikuti saran sang mama.
Daren akan tetap berjuang untuk pernikahannya tapi jika setelah itu Siena tetap tak mau kembali lagi padanya, Daren berjanji akan menerima semua keputusan wanita itu.
‘’Akbar hapus semua berita tentang pernikahanku dan Siena.’’ Ucap Daren menelpon Akbar setelahnya pria itu keluar dari kamar hotel memutuskan berjalan-jalan di sekitar hotel untuk sedikit menjernihkan pikirannya.
*****
Daren memasuki satu tokoh yang menjual berbagai jenis cemilan dalam negeri maupun luar negeri, pria itu mengambil satu jenis cemilan, tersenyum mengingat kebiasaan Siena yang sangat suka ngemil.
wanita itu tak seperti wanita lainnya yang selalu menjaga makan karena takut gendut, Siena malah akan makan sampai kekenyangan tapi hal itu sama sekali tak berpengaruh pada bentuk tubuhnya, buktinya selama ini tubuhnya tetap terlihat indah.
Daren sengaja membeli beberapa jenis cemilan, berniat memberikannya pada Siena. Setelahnya keluar dari tokoh itu.
langkahnya terhenti tepat didepan penjual majalah, melihat beberapa majalah yang memiliki cover wajah Siena, mengambil semua majalah itu dan membayarnya.
*****
__ADS_1
‘’Untukmu.’’ Daren memberikan cemilan yang tadi dibelinya pada Siena, wanita itu tak langsung mengambil, melihat Daren dengan tatapan bingungnya, apa lagi yang diinginkan pria brengsek ini.
Seakan tahu. ‘’Aku tak akan melakukan apapun, aku hanya membelikan cemilan untukmu.’’ Daren menarik satu tangan Siena agar mengambil cemilan yang diberikannya, setelahnya pria itu berjalan menghampiri Aaron yang sedang bermain ditaman belakang bersama baby sitternya.
‘’Om Dalen.’’ Teriak Aaron kesenangan berlari menghampiri Daren.
Ayah dan anak itu tertawa girang sambil berguling-guling di rumput, Daren menggelitik pinggang Aaron hingga pria kecil itu tertawa kegelian.
keduanya terus bercanda ria, Daren juga meminta babysitter Aaron untuk memvideokannya dan Aaron, ia ingin membuat banyak video kebersamaan bersama putranya itu untuk dikenangnya saat putranya bertumbuh dewasa.
‘’Aduh aduh aduh pelut Alon sakit.’’ Rengek Aaron membuat Daren berhenti dari tawanya, pria itu terlihat sangat khawatir, ingin mengangkat tubuh Aaron dan membawanya kerumah sakit.
Tapi sebelum mengangkat Aaron tangannya sudah digigit lebih dulu, pria kecilnya itu tertawa girang lagi lalu berlari menjauh dari Daren, ternyata tadi Aaron berpura-pura sakit untuk mengerjai Daren.
‘’Awas ya kamu.’’ Ucap Daren lalu mengejar Aaron sedang pria kecil itu terus berlari sekuat tenaga menghindar dari Daren, pria kecil itu berlari kedalam rumah dan bersembunyi di balik tubuh Siena.
‘’Mommy daddy kejal Alon.’’ Ucap pria kecil itu girang sambil bersembunyi di belakang Siena dengan tangannya yang memegang betis Siena.
Deg
Siena membeku, apa dia tak salah dengar, apa pria kecilnya itu sadar saat memanggil Daren dengan sebutan daddy?
sementara Daren juga tertawa dengan girang pura-pura tak melihat Aaron yang bersembunyi di belakang Siena dan terus mencarinya, pria itu ternyata sama sekali tak mendengar apa yang tadi diucapkan Aaron.
Tak lama Daren berdiri tepat di depan Siena, pria itu membungkuk sedikit memiringkan tubuhnya dan menangkap tangan Aaron, membawa Aaron kedalam pelukannya, berjalan ke sofa dan membaringkan Aaron lalu sedetik kemudian terdengar tawa nyaring dari mulut pria kecil itu karena Daren kembali menggelitiknya.
Bersambung.....
Jangan lupa like dan komennya ya
__ADS_1