My Naughty Brother

My Naughty Brother
Visko Yang Kesal


__ADS_3

Vlavia menghampiri kedua temannya yang duduk di kelas,, begitu juga dengan Kristan yang mengikuti Vlavia di belakangnya.


Tentu saja Serin dan Mila cukup terkejut melihat kedatangan Vlavia yang bersama dengan Kristan.


" Kak Kristan.. Makasih udah nganter Gue sampe kelas.." Ucap Vlavia kepada Kristan.


Jujur saja Vlavia masih sangatlah kaku menggunakan bahasa gaul anak muda itu, karena sebelumnya Vlavia memang tidaklah pernah menggunakan bahasa sesantai itu, bahkan ketika dengan teman temannya terdahulu.


Kristan tersenyum dan mengangguk.


" Kalau gitu.. Gue balik ya.." Jawab Kristan yang diangguki oleh Vlavia.


Sedangkan kedua teman Vlavia masih terkejut dengan apa yang mereka lihat, setelah kepergian Kristan, Serin dan Mila langsung menarik Vlavia untuk lebih dekat dengan mereka.


Mereka mengamati Vlavia dari ujung kaki sampai rambut, lalu menggeleng secara bersamaan.


" Nggak salah lagi.." Ucap Serin yang diangguki oleh Mila, membuat Vlavia mengernyitkan keningnya bingung.


" Pantesan.. Ternyata Loe Vi.." Sambung Mila yang malah membuat Vlavia semakin bingung saja.


" Kalian kenapa sih..?? " Tanya Vlavia kepada kedua temannya.


" Gila.. Loe cantik banget Vi..." Puji Mila kepada Vlavia.


" Iya.. Dan Lo sekarang lagi jadi omongan mahasiswa di kampus.." Sambung Serin menjelaskan.


Vlavia menunjuk dirinya, yang langsung di angguki oleh kedua temannya.


" Gue rasa salah satu dari Visko CS juga akan menyukai Lo Vi.. Lo tau nggak sih.. Kecantikan Lo melebihi si Marisa tau nggak.." Jelas Mila yang di setujui oleh Serin.


" Jangan berlebihan kalian.. Gue masih biasa aja kok.." Jawab Vlavia merendah.


Vlavia memang nyaman dengan penampilan barunya.


Tapi dia tidak suka jika harus dibandingkan dengan Marisa, meskipun kenyataannya Vlavia memang lebih cantik dari Marisa.


Mendengar nama Visko membuat Vlavia teringat dengan kejadian kemarin malam.


Hufh... Vlavia mengembuskan nafas panjangnya.


" Kenapa Vi..?? Ada masalah..?? " Tanya Serin kepada Vlavia.


" Enggak kok.. Nggak papa.." Jawab Vlavia berbohong kepada kedua temannya.


Untuk saat ini Vlavia memang belum siap untuk bercerita kepada kedua temannya, mengingat juga baru berapa hari mereka bertemu.


Meskipum Vlavia tau jika Serin dan Mila tulus ingin berteman dengan Vlavia.


Mungkin nanti ada saatnya Vlavia bercerita kepada mereka ,tentang kemelut rumah tangganya.

__ADS_1


Juga tentang siapa Visko sebenarnya.


" Btw Vi.. Kok Lo bisa kesini sama Kristan sih..?? " Tanya Serin kepada Vlavia.


" Owh.. Itu.. Tadi Gue nggak sengaja ketemu Kak Kristan pas mau masuk.." Jawab Vlavia membuat kedua temannya mengangguk.


" Kayaknya Kristan udah mulai penasaran deh sama Lo.." Jawab Serin membuat Vlavia hanya tersenyum sekilas.


Sedangkan sedari tadi Visko terus memikirkan kejadian yang dilihatnya, dimana Vlavia dengan Kristan yang jalan bersama, bahkan teman teman kampusnya sampe mengira jika mereka adalah pasangan.


Dan ntah kenapa itu cukup mengganggu pikiran Visko.


" Heuhh.. Dasar gadis bod*h.." Gumam Visko tertuju untuk Vlavia.


Tak lama Marisa dan gengnya datang, tentu saja mereka ingin mencari perhatian kepada Visko CS, bahkan bukan hal baru lagi jika Marisa si cewek idola itu selalu mencari cara untuk mendapat perhatian dari Visko.


Meskipun Visko sudah menikmati malam dengan beberapa wanita, tapi Visko selalu menolak jika Marisa yang meminta, dan itu sungguh membuat Marisa semakin ingin memiliki Visko.


" Visko.." Panggil Marisa kepada Visko.


Marisa datang menghampiri Visko, begitu juga dengan gengnya temannya yang lain.


Visko menoleh, tapi hanya sebentar dan tak menjawab panggilan dari Visko.


" Hallo Marisa sayang.. Lo makib sexy.." Ucap Harry yang malah menggoda Marisa.


Tapi sayang Marisa melewatinya begitu saja, dan itu membuat Harry tersenyum menyebalkan.


" Sabar Bro... Ada yang lebih sexy lagi dari Marisa.." Bisik Dendry kepada Harry, seketika membuat Harry langsung menoleh ke arahnya dengan penasaran.


" Anak baru.. Dia Cute and Hot.." Bisik Dendry dengan senyum smirknya, membuat Harry juga tersenyum penuh arti.


Sampai akhirnya gini Marisa sudah berdiri di hadapan Visko, dia tersenyum manis ke arahnya.


Jangan lupakan jika Marisa selalu berpenampilan menarik dan menggoda.


Cuppp...


Tanpa kata Visko mencium dan melum*t bibir Marisa di depan teman teman mereka.


Dan itu sukses membuat mereka terkejut, selama ini Visko sangatlah susah di dekatin oleh Marisa, tapi apa yang mereka lihat sekarang benar benar kenyataan.


Dendry dan Harry menggeleng, mereka juga tersenyum penuh arti, mereka tau jika terjadi sesuatu dengan si tampan di depannya ini.


" Gila... Ini gila gaes... Marisa dapat ciuman dari Visko.." Ucap Sisil yang juga diangguki oleh yang lainnya.


" Emang nggak ada yang bisa ngalahin Marisa.." Sambung Devi yang juga di angguki teman temannya yang lain.


Marisa begitu menikmati ciuman yang Visko berikan, dia begitu senang, akhirnya bisa meluluhkan Visko.

__ADS_1


Padahal tanpa yang lain tau, Visko melakukan itu karena dia sedang merasa kesal, dan untuk melampiaskan kekesalannya Visko melakukan itu kepada Marisa.


Setelh di rasa cukup tenang, Visko melepaskan ciumannya dari bibir Marisa, lagi lagi Marisa tersenyum senang.


" Sorry.." Ucap Visko kepada Marisa.


" Nggak papa kok Vis.." Jawab Marisa dengan senyum menggoda.


Tanpa menunggu lama Visko pergi dari kelasnya, di ikuti oleh Harry dan Dendry dari belakang.


Sedangkan Marisa masih saja tersenyum senang, ini saatnya dia menyombongkan dirinya karena bisa mendapatkan Visko, dan hanya dia wanit di kampus ini yang bisa meluluhkan Visko.


" Sa.. Lo emang idola.." Ucap Leoni memuji Marisa, dengan angkuhnya Marisa tersenyum.


" Siapa sih yang bisa ngalahin Gue.." Jawab Marisa dengan angkuhnya.


Membuat mereka tertawa bersama.


Visko masuk kedalam mobil mewahnya, dia meninggalkan kampus begitu saja, Harry dan Dendry yang melihatnya membiarkannya.


Mereka tau jika Visko sedang tidak ingin diganggu, meskipun pasti nantinya mereka akan menghampirinya juga.


Visko melajukan mobilnya dengan kencang, bukan menuju ke apartemennya melainkan dia ingin pulang ke rumah.


Sampai di halaman rumah dia memarkirkan mobilnya, lalu masuk kedala, kebetulan Mommy Selena juga berada di rumah.


Mereka bertemu tepat di ruang tengah, tapi Visko hanya menatapnya sebentar lalu dengan segera naik keatas menuju kamarnya.


Mommu Selena tau, jika Visko memang belum bisa menerimanya, tapi dia tak mempermasalahkan, biarkan waktu yang menjawab, yang penting bagi Mommy Selena.


Mommy Selena tulus kepada Daddy Visko, yaitu Om Albert yang sekarang menjadi suaminya.


" Bi.. Tolong siapkan makan siang untuk Tuan muda ya... Masakan yang Tuan muda suka..." Suruh Mommy Selena kepada pelayan dirumahnya.


" Baik Bu.." Jawab si pelayan dengan menganggukan kepala, dan kembali menuju ke belakang.


Sampai di kamar Visko langsung menyalakan laptop yang memang berada dikamarnya, dan itu jarang sekali dia bawa kemana mana, tentu saja karena dia tidak hanya memiliki satu laptop melainkan ada beberapa.


Bahkan sering sekali Harry memakainya tanpa mengembalikan kepada Visko.


Visko mencari tau tentang gadis cantik yang sekarang menjadi adik tirinya juga mengusik pikirannya.


Visko tersenyum smirk setelah mengetahui bagaimana kehidupan Vlavia dulu sebelum kuliah di kampusnya yang sekarang.


" Ternyata Lo belum pernah dekat dengan cowok... Bagus.. " Gumam Visko lagi lagi dengan senyuman penuh arti.


Apa yang akan dilakukan oleh Visko kepada Vlavia, si gadis cantik yang juga adik tirinya..?? Di tunggu next episodenya.


Jangan Lupa Like, Comment and Vote.

__ADS_1


__ADS_2