My Naughty Brother

My Naughty Brother
Mulai Ada Rasa


__ADS_3

Visko melajukan mobilnya cukup kencang, bahkan Visko berkendara dalam keadaan dirinya sedikit mabuk, tentu saja itu sangat membahayakan dirinya, tapi beruntung Visko masih bisa sampai di rumahnya dalam keadaan baik baik, tidak berkurang suatu apapun kecuali satu kesadarannya yang mulai tidak bisa lagi di kendalikan.


Dalam keadaan mabuk, Visko masuk kedalam rumahnya, suasana rumah cukup sepi, bahkan tidak banyak pelayan yang berlalu lalang di rumahnya, di jam ketika makan malam memang sudah banyak para pelayan yang beristirahat.


Visko menaiki anak tangga dengan langkah gontai, dia terus melangkah sampai melewati pintu kamarnya sendiri, bukannya langsung masuk ke dalam kamarnya, Visko ternyata menuju ke kamar Vlavia.


Dengan keadaan yang tidak stabil lagi Visko mengangkat tangannya untuk mengetuk pintu kamar Vlavia.


Tok..


Tok... Tok....


Visko terus mengetuk pintu kamar Vlavia, membuat Vlavia sedikit terganggu, tapi tidak lama Vlavia membuka pintu kamarnya, dan betapa terkejutnya Vlavia melihat keadaan Visko yanh sudah sempoyongan, juga dengan pakaian yang cukup lusuh.


Visko menatap Vlavia, dia tersenyum ke arah Vlavia, senyuman yang begitu tampan tapi juga terlihat menakutkan untuk Vlavia.


Dengan cepat, Visko mendorong Vlavia masuk kedalam kamarnya, membuat rasa was was Vlavia muncul lagi, jujur saja melihat keadaan Visko saat ini membuat Vlavia sedikit takut.


Terlebih dengan apa yang sudah Visko lakukan kepadanya akhir akhir ini.


Setelah menutup pintu dan menguncinya, Visko langsung mencium Vlavia yang berdiri mematung, Visko mencium Vlavia begitu rakus, dia juga melum*t habis bibir Vlavia.


Dan anehnya ketika Visko melakukan itu, Vlavia tidaklah memberontak, dalam hatinya benci dengan Visko yang selalu melakukan seenaknya, tapi tubuhnya berkata lain, tubuh Vlavia sangat menikmati cumbu*an yang Visko berikan.


Bahkan untuk yang pertama kalinya tubuh Vlavia bereaksi seperti sekarang ini, menikmati sensasi yang belum pernah dia rasakan.


Setelah puas mencium Vlavia, Visko menatap Vlavia dengan senyumannya, lalu tidak lama, tubuhnya ambruk begitu saja kedalam tubuh Vlavia yang di bilang cukup kecil di banding Visko.


Bahkan Vlavia hampir terjatuh karena Visko.


" Kak...Kak Visko.." Ucap Vlavia berusaha membangunkan Visko.


Tapi tentu saja tidak ada jawaban dari Visko, yang sudah terkapar tidur.


Dengan susah payah Vlavia mencoba membaringkan Visko kedalam ranjangnya, Vlavia menatap Visko yang sudah terlelap.


Wajah yang begitu tampan menurut Vlavia, ntah kenapa Vlavia jadi senyum sendiri menatap Visko, bahkan tanpa Vlavia sadari, Vlavia meraba bibirnya yang baru saja di cumbu oleh Visko.


" Astaga.. Vi.. Jangan gila..." Gumamnya sendiri.


Vlavia ingin pergi dari kamarnya, tapi ketika dia berdiri dari duduknya, tiba tiba Visko bergumam tidak jelas dalam tidurnya.


" Mom.... Visko sudah menemukan dia.. Wanita yang Visko inginkan.." Gumam Visko tapi tentu saja tidak begitu jelas.


Membuat Vlavia mengurungkan niatnya untuk pergi dari kamarnya, Vlavia begitu terkejut dengan apa yang Visko katakan, meskipun dalam keadaan tidur atau Visko hanya mengigau tapi itu cukup membuat Vlavia penasaran.

__ADS_1


siapa yang di maksud kak visko...?? apa kak visko sudah menemukan wanita yang di cintainya..?? batin Vlavia penasaran.


Vlavia akhirnya menyelimuti Visko, menatap Visko lagi lebih dalam, wajah tampan yang begitu menyejukan jika sedang tertidur, lalu Vlavia meninggalkan Visko untuk menuju ke bawah.


Sampai di bawah ternyata kedua orang tuanya baru saja pulang dari Kantornya, bahkan ini begitu larut tidak seperti biasanya.


Biasanya Om Albert akan pulang di jam 4 tetapi jika terlambat jam 6 sudah sampai rumah, dan sekarang sudah pukul 8 lebih.


" Mom.. Dad..." Sapa Vlavia kepada kedua orang tua paruh baya itu.


" Vi... Maaf ya kita baru pulang.." Jawab Mommy Selena yang diangguki oleh Vlavia.


" Kamu sudah makan Vi..?? " Tanya Om Albert kepada Vlavia.


" Belum Dad.. Vi nunggu kalian.." Jawab Vlavia yang diangguki oleh Om Albert.


" Ayo kita makan dulu.." Ajak Om Albert yang sebenarnya tanpa Vlavia ketahui, kedua orang tuanya sudah makan malam di laur.


Tapi medengar Vlavia yang belum makan membuay Om Albert tidak tega jika membiarkan putri cantiknya makan sendirian.


" Baik Dad.." Jawab Vlavia sopan.


Ntah kenapa sekarang sikap Vlavia di rumah dan juga Kampus sedikit berbeda, jika di Rumah Vlavia akan bersikap seperti biasanya.


Tapi jika di Kampus Vlavia akan bersikap lebih berani lagi, tentu saja dia tidak ingin menjadi orang yang tertindas, mengingat Marisa juga sudah tidak suka dengan dirinya dari awal melihat Vlavia juga karena kejadian tadi di kampus.


" Vi.. Itu di luar ada mobil Visko.. Apa Dia pulang...?? " Tanya Om Albert kepada Vlavia.


" Eh.. Iya Yah.. Kak Visko pulang.." Jawab Vlavia sedikit gugup.


" Vi.. Panggilin Kakak Kamu ya biar kita makan bersama.." Suruh Mommy Selena yang sukses membuat Vlavia terkejut.


Tapi Vlavia tidaklah mungkin mengatakan yang sejujurnya, jika Visko sedang tidur di kamarnya.


" Vi.." Panggil Mommy Selena yang membuyarkan lamunan Vlavia.


Vlavia mengangguk dan tersenyum, kemudian masih dengan bingungnya, Dia menuju ke atas untuk membangunkan Visko.


Sampai di depan kamarnya, Vlavia bingung untuk masuk ke dalam kamarnya, meskipun itu kamarnya tapi ada seorang lelaki di dalamnya.


Hufhh...


Vlavia menghela nafasnya, lalu dengan memberanikan diri, Vlavia masuk kedalam kamarnya, terlihat Visko yang masih nyenyak dalam tidurnya.


Tapi tidak ada pilihan selain dia membangunkan Visko, dengan langkah pelan, Vlavia mendekat ke arah Visko.

__ADS_1


Lagi lagi Vlavia bingung, Dia tidak tega melihat Visko yang masih tertidur, padahal sejujurnya Visko sudahlah bangun dia hanya tertidur sebentar tadi.


Visko tidaklah akan nyenyak jika tidur di kamar orang lain, termasuk kamar Vlavia tentunya.


Denan sengaja Visko pura pura mendengkur sangat keras, bahkan membuat Vlavia terkejut karena baru saja Visko terlihat nyaman dan aman aman saja dengan tidurnya, lalu sekarang tiba tiba mendengkur sangat keras.


" Astaga.. Kak Visko ganteng ganteng tidurnya kayak ba*i.." Gumam Vlavia yang terdengar oleh Visko.


Membuat Visko mengumpat kesal dalam hatinya.


sialan vlavia.. batin Visko tidak terima dengan apa yang di katakab oleh Vlavia barusan.


Tapi dengan berani Vlavia mendekati Visko, ntah kenapa rasa takut yang Vlavia rasakan kemarin kemarin sudah mulai berkurang, menjadi rasa nyaman jika di dekat Visko, seperti sekarang ini.


Vlavia tau jika Visko sekarang ialah Kakaknya, Dia sendiri masih belum mengerti apa yang di rasakannya terhadap Visko.


Dengan pelan, Vlavia menarik hidung Visko agar tidak mendengkur lagi.


Tentu saja apa yang di lakukan Vlavia membuat Visko terbatuk, tapi Visko masih dalam pura puranya tertidur.


Sedangkan Vlavia terkikik geli, kapan lagi dia bisa mengerjai lelaki yang selalu berbuat seenaknya kepadanya.


" Kak bangun.." Ucap Vlavia begitu pelan, tentu saja karena dia sedikit ragu.


Tidak ada pergerakan dari Visko, membuat Vlavia mau tidak mau berusaha lagi untuk membangunkan Visko.


" Kak Visko bangun.." Ucap Vlavia lagi.


Kali ini ada pergerakan dari Visko, tentu saja Visko masih dengan pura puranya, Visko meregangkan tangannya, lalu dengan sengaja menarik Vlavia sampai membuat Vlavia terjatuh di pelukannya.


Bruukkk..


Vlavia jatuh di dada bisang Visko, membuat Vlavia begitu terkejut, tapi berada di atas dada Visko ada sensasi lain yang juga belum pernah Vlavia rasakan.


Pandangan mata mereka bertemu, kali ini tatapan mata Visko terlihat tidak seperti biasanya, mata Visko benar benar terlihat menyejuka.


Akh... Sepertinya Vlavia mulai tergoda dengan pesona Visko.


" Sayang..." Teriak Mommy Selena dari arah luar, yang sukses membuat keduanya terkejut bukan main.


Visko menutupi dirinya dengan selimut, sedangkan Vlavia mencoba mengambil guling agar tidak ketahuan oleh Mommynya.


Ntah apa yang akan di lakukan oleh Vlavia dan Visko nantinya, di tunggu ya Next episodenya..


Jangan Lupa Buat Like, Comment dan Vote..

__ADS_1


Big Thanks.. 🙏🙏😘😘


__ADS_2