My Naughty Brother

My Naughty Brother
Terkejut


__ADS_3

Mommy Selena masuk ke kamar Visko dan menghampiri mereka berdua yang masih berdiri mematung di balkon kamar Visko.


" Vi ada Serin sama Mila." Jelas Mommy Selena yang sukses membuat Vlavia terkejut.


Vlavia memang sudah menduga jika yang datang menemuinya ialah kedua temannya, mengingat hari ini mereka ada janji untuk mengajari Vlavia cara bermake up.


Tetapi Vlavia tidak menyangka jika kedua temannya akan datang sepagi ini.


" Kok bengong? Ayo temuin dulu teman-temanmu." Suruh Mommy Selena yang hanya di angguki oleh Vlavia dengan muka bingungnya.


Sebelum benar-benra pergi dari kamar Visko. Vlavia sempat melirik ke arah Visko sekilas, lalu dia kembali melanjutkan langkahnya untuk menemui kedua temannya yang sudah menunggunya di bawah. Dengan harapan semoga kedua temannya tidak melihat keberadaan Visko di rumahnya.


" Visko, maafkan perkataan Daddy tadi ya Nak." Ucap Mommy Selena kepada Visko yang masih berdiri di tempatnya.


Visko tidak menjawab, dia hanya mengangguk seraya tersenyum ke arah Mommy Selena, bagaimanapun juga Visko harus bersikap sopan di depan orang yang lebih tua darinya, dan jujur saja Visko sangatlah tidak suka dengan hidupnya yang di atur oleh Da**ddy nya, karena selama ini dia tumbuh sendiri tanpa sosok orang tua yang berada di dekatnya.


Vlavia menemui Serin dan Mila yang sedang duduk di ruang tamu bersama Om Albert.


Dia berjalan cepat setelah mendengar percakapan di antara kedua temannya dan Daddy nya. Tadi Om Albert hampir saja memberitahukan jika Visko ialah Kakak Vlavia sekarang, beruntung Vlavia segera datang dan mencoba mengalihkan percakapan di antara mereka.


" Serin Mila." Panggil Vlavia seraya ikut duduk di sebelah mereka.


" Vi, dari mana aja Lo?." Tanya Mila membuat Vlavia tersenyum kikuk.


" Gu-gue habis dari kamar." Jawab Vlavia ragu dan sedikit malu mengingat ada Om Albert yang masih berada di sana dan mendengarkan percakapan di antara mereka.


Vlavia bukannya malu karena kedatangan kedua temannya, tetapi karena bahasanya yang memanggil Lo-Gue di depan Ayah tirinya.


Om Albert seketika menahan tawa mendengar apa yang di katakan oleh Vlavia barusan, menurut Om Albert Vlavia sangatlah kaku mengucapkan panggilan yang begitu santai kepada temannya.


" Baiklah kalau begitu Om tinggal dulu ya." Pamit Om Albert meninggalkan mereka, tentu saja dengan tujuan agar Vlavia tidaklah malu dan bisa lebih santai berbicara kepada kedua temannya.


Om Albert benar-benar Orang Tua yang begitu pengertian menurut Vlavia, tetapi tidak menurut Visko.

__ADS_1


" Btw Kakak Lo mana sih? Kata Daddy Lo cowok kan Kakak Lo?." Tanya Mila yang sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Kakak Vlavia.


" Emm... Kakak Gue jam segini masih di kamar, dia belum bangun." Jawab Vlavia dengan tersenyum kikuk dan tentu saja berbohong.


" Bangunin dong Vi, bilang ada cewek cantik gitu kek." Suruh Mila seraya tersenyum penuh harap ke arah Vlavia.


" Gimana ya Mil, Kakak Gue kalau tidur kayak kebo nggak bangun-bangun, kalau di bangunin bakalan ngamuk dia, besok-besok aja deh ketemunya." Jelas Vlavia dengan senyum kikuk.


Sungguh Vlavia ini tidak pernah berbohong, tetapi ini semua demi kebaikannya.


Tanpa Vlavia tahu, Visko sedari tadi mendengar percakapan di antara mereka, Visko tersenyum miring mendengar apa yang Vlavia katakan pada kedua temannya.


Bisa ya Lo berbohong Batin Visko seraya tersenyum miring.


" Astaga.... Padahal Gue pengen banget ketemu Kakak Lo Vi." Jawab Mila lagi dengan menampilkan muka cemberutnya.


" Udah lah Mil, nanti atau besok-besok kan bisa kita ke sini lagi buat ketemu Kakaknya Vi." Jelas Serin yang tidak di tanggapi oleh Mila.


" Iya Mil, lagian ya Lo ngrepotin aja sih, kita ke sini kan mau ajarin Vi biar makin cetar penampilannya, bukan mau tengokin Kakaknya Vi." Jelas Serin yang hanya dapat lirikan kesal dari Mila.


" Tetep aja Gue sekalian mau ketemu Kakaknya Vi yang ganteng." Jawab Mila tetap kekeuh pada pendiriannya.


" Btw kita mau dimana nih belajar make up nya?." Tanya Serin membuat Vlavia dan Mila berfikir.


" Ehem..." Deheman dari seseorang yang sedang bersandar di ujung tangga.


Ketiga gadia cantik itu menoleh ke asal suara, dan betapa terkejutnya mereka melihat seseorang yang sedang berdiri seraya menatap mereka bertiga.


Bahkan sampai membuat Mila melongo karena begitu terkejut, juga Serin yang benar-benar di buat shok dengan kehadiran lelaki tersebut.


Jangan di tanya Vlavia sekarang sudah pucat pasif melihat Visko yang malah dengan sengaja memperlihatkan dirinya di depan kedua temannya.


Salah Vlavia juga sih yang belum memberitahukan kepada Visko jika dirnya tidak memberitahukan kepada kedua temannya tentang setatus mereka berdua sekarang, tetapi Vlavia pikir Visko tidak akan mungkin menemui mereka seperti sekarang ini.

__ADS_1


Rasanya Vlavia tidak lagi bisa berdikir dengan jernih, dia bingung harus beralasan apa dengan kedua temannya.


" Kak Visko?." Gumam Mila masih dengan rasa terkejutnya.


" Gue nggak salah lihat kan Ser?." Tanya Mila yang mendapat gelengan kepala dari Serin masih dengan matanya menatap Visko yang kini berjalan ke arah mereka.


Vlavia menatap Visko seraya menggeleng pelan, dia tidak tahu harus mengatakan apa kepada kedua temannya. Visko benar-benar sangat susah untuk di tebak.


" Jelasin Vi." Ucap Serin pelan tetapi penuh dengan penekanan.


Vlavia menoleh ke arah Serin masih dengan diam, dia berfikir apakah harus memberitahukan semuanya sekarang kepada kedua temannya?


Vlavia menghela nafasnya pelan untuk menenangkan diri dan meyakini dirinya, saat dia akan berucap untuk memberitahukan kepada Serin dan Mila, tiba-tiba Visko bersuara.


" Gue temen Kakaknya Vi." Ucap Visko kembali membuat Vlavia terkejut tetapi juga lega.


Begitu juga dengan Serin dan Mila, tetapi dengan segera Mila mengangguk seraya tersenyum, Mila percaya dengan apa yang di katakan oleh Visko, tetapi berbeda dengan Serin yang tampak sedikit curiga dengan Vlavia dan Visko.


Pasalnya tadi ketika Visko datang, sangat terlihat jelas dari wajah Vlavia yang begitu terkejut dan seperti menyembunyikan sesuatu.


" Kak Visko temenan sama Kakaknya Vi?." Tanya Mila yang hanya mendapat anggukan pelan dari Visko.


" Vi kenapa Lo nggak bilang dari tadi sih kalau ada Kak Visko di rumah Lo?." Kesal Mila kepada Visko.


Vlavia hanya tersenyum kikuk seraya menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal, sumpah Visko sudah membuat dia hampir saja jantungan tadi, dan dengan mudahnya Visko mengakui jika dirinya ialah teman Kakaknya, sungguh permainan yang sangat apik menurut Vlavia.


" Gue nggak tahu kalau Kak Visko lagi di sini." Jawab Vlavia dengan senyum kikuknya.


" Buat Vlavia lebih cantik." Ucap Visko yang kembali membuat mereka terkejut.


Belum sempat mereka tersadar dari rasa keterkejutannya, Visko kembali berucap yang lagi-lagi membuat mereka melongo tanpa bisa berkata lagi.


" Itu pesen temen Gue." Sambung Visko lagi tersenyum miring seraya berjalan meninggalkan mereka yang masih bediri mematung di tempatnya.

__ADS_1


__ADS_2