
Seperti rencana yang sudah di janjikan tadi. Vlavia menyuruh Mang Dani untuk tidak menjemputnya hari ini. Karena dia akan pulang bersama Serin dan Mila untuk meminta ijin kepada Mommy Selena. Kebetulan besok Vlavia libur kuliah. Jadi sekalian Vlavia nanti bisa pulang dan tidur di rumah. Seperti perjanjian waktu itu.
Vlavia dan Mila mengendarai mobil Serin untuk di gunakan mereka hari ini hangout bersama.
" Vi rumah Lo di daerah mana sih?." Tanya Mila yang memang untuk pertama kalinya akan ke rumah Vlavia.
" Perum elit lah pokoknya." Jawab Serin yang memang sudah tahu dimana tempat tinggal Vlavia.
Vlavia hanya tersenyum tanpa menjawab, jujur saja dia merasa itu bukan rumahnya. Tetapi rumah Ayah tirinya, meskipun Om Albert sangatlah baik padanya, tetap saja yang mempunyai rumah mewah dan besar itu jika bukan Om Albert sudah pasti anak lelakinya Visko.
" Tajir dong Lo." Jawab Mila membuat Serin menggelengkan kepalanya.
" Tingkah Lo jangan kayak orang susah deh Mil." Cibir Serin melihat tingkah Mila seperti orang tidak punya saja.
Padahal jelas baik Serin ataupun Mila dari keluarga tajir. Bapak Mila sekarang menjabat sebagai Gubernur, sedangkan Orang Tua Serin menjabat sebagai DPR, jelas bukan mereka semua dari keluarga tajir?
" Lo kenapa Vi?." Tanya Serin melihat Vlavia seperti orang kebingungan.
Vlavia sedari tadi diam tanpa menanggapi candaan Serin dan Mila.
" Tidak apa kok." Jawab Vlavia dengan senyum yang di paksakan.
Sampailah mobil mewah Serin memasuki pekarangan rumah besar Om Albert. Dari depannya saja sudah begitu terlihat sangat mewah sampai membuat Mila melongo tidak percaya.
" Fix Bonyok Lo tajir banget Vi." Ucap Mila terkesima melihat rumah Om Albert.
Bukan aku yang tajir Mil tapi Ayah tiriku Batin Vlavia.
Bahkan di depan rumah ada beberapa deretan mobil mewah yang memang sering di pakai setiap hari. Itu juga belum termasuk koleksi mobil mewah Visko yang memang di biarkan seperti barang rongsokan di garasi rumahnya.
Vlavia mengajak kedua temannya untuk masuk. Sepertinya Om Albert belum pulang dari kantor karena mobil yang biasa di gunakannya belum terlihat tadi.
Vlavia mencari keberadaan Mommy Selena, sedari tadi Serin dan Mila terus memandang kagum rumah megah dan mewah itu.
" Mom." Sapa Vlavia melihat Mommy Selena yang sedang membuat kue di dapur bersama beberapa asisten rumah tangganya.
__ADS_1
Mommy Selena sengaja membuat kue untuk Vlavia dan Visko. Mengingat nanti malam mereka akan tidur di rumah sesuai dengan perjanjian sebelumnya.
" Sayang... Sudah pulang? Mana Kak Visko?." Tanya Mommy Selena kepada Vlavia.
" Vi pulang bareng temen Mom, sekarang mereka di ruang tamu." Jelas Vlavia yang di angguki oleh Mommy Selena dengan senyum manisnya.
Vlavia dan Mommy nya menuju ruang tamu di mana Serin dan Mila sedang menunggu. Mommy Selena senang Vlavia sudah mendapat teman di kampusnya. Itu tandanya Vlavia tidaklah sepemalu dulu.
" Tante." Sapa Serin dan Mila barengan seraya berdiri dari duduknya untuk memberi salam kepada Mommy Selena.
" Iya sayang, kalian teman-teman Vi ya?." Tanya Mommy Selena yang di angguki oleh mereka berdua.
" Kita sebenarnya mau ijin sama Tante buat ngajak Vlavia jalan." Ucap Serin to the point.
" Gimana Tan boleh kan?." Tanya Mila kepada Mommy Selena.
" Boleh kok, tolong jagain anak Tante ya dia itu jarang keluar-keluar." Jelas Mommy Selena kepada kedua teman Vlavia.
" Siap Tan." Jawab mereka berdua kompak seraya memberi hormat kepada Mommy Selena.
Vlavia lupa meminta ijin kepada Visko, karena tadi memang dirinya dan Visko sedang di mode tidak baik-baik saja. Vlavia juga takut kalau sampai kedua temannya tanya tentang siapa Kakaknya. Sudah pasti Serin dan Mila akan menanyaka tentang Kakak Vlavia.
" Sudah Mom, Kita langsung aja ya Mom takut kemaleman." Pamit Vlavia buru-buru mengajak kedua temannya untuk pergi dari rumahnya sebelum semuanya menjadi rumit.
" Lo kenapa sih Vi buru-buru banget?." Tanya Mila yang kini sudah duduk di mobil Serin.
" Iya Vi, padahal minuman Gue tadi belum di minum lho." Sambung Serin sengaja menggoda Vlavia.
" Sorry." Jawab Vlavia tersenyum kikuk.
" Ita Gue maafin Lo, tapi kenalin dulu ya Kakak Lo sama kita." Jawab Mila seraya menaik turunkan alisnya.
Serin menggelengkan kepalanya dengan tingkah Mila, tidak cukup apa koleksi cowok tampannya di media sosialnya.
Sedangkan Vlavia sedikit panik, apa yang dia takuti benar terjadi, tidak mungkin bukan jika Vlavia mengenalkan Visko kepada mereka? Vlavia juga belum siap menceritakan siapa Visko dan dirinya saat ini.
__ADS_1
" Ayo Vi kenalin kita sama Kakak Lo, kakak Lo cowok kan? Pasti ganteng lah Mommy Lo aja cakep gitu." Cerocos Mila yang hanya mendapat senyuman dari Vlavia.
" Iya kapan-kapan ya." Jawab Vlavia membuar Mila tersenyum senang.
" Janji lho." Ucap Mila lagi yany hanya di angguki oleh Vlavia.
Hufh...
Vlavia menghela nafasnya pelan, pasti akan sangat rumit nanti jika semuanya tau tentang siapa Kakaknya itu. Apa lagi jika sampai kedua temannya tahu siapa gadis yang pernah Visko unggah di akun sosmednya.
Sampailah mereka di mall terbesar di kota mereka. Dengan segera Serin dan Mila menarik tangan Vlavia untuk masuk. Ini untuk yang pertama kalinya mereka jalan bertiga bersama. Jadi baik Vlavia, Serin, dan Mila sama2 excited.
Serin dan Mila mengajak Vlavia ke toko baju khusus wanita. Mereka memilihkan beberapa setelan baju untuk Vlavia gunakan, setelah itu mereka mengajak Vlavia ke toko sepatu dan aksesoris wanita.
" Udah semua ya..? Kurang apa ya?." Gumam Mila seraya mengamati Vlavia dengan seksama.
" Make up dan gaya rambut Lo Vi." Jawab Serin seraya menaik turunkan alisnya.
" Gue terserah kalian aja." Jawab Vlavia yang memang meyakinkan semuanya kepada kedua temannya itu.
" Bagus, and let's go." Ajak Serin yang kembali menarik tangan Vlavia dengan semangat.
Serin mengajak Vlavia untuk ke salon menata sedikit rambut Vlavia agar terlihat lebih fresh dan rapih. Setelah itu ke toko make up. Serin akan mengajarkan kepada Vlavia cara bermake up untuk hari-hari biasa dan untuk ke Kampus.
Sampailah mereka di depan Salon langganan Serin dan Mila. Vlavia berhenti tepat di depan pintu masuk Salon. Rasanya Vlavia sedikit ragu.
" Kenapa berhenti Vi?." Tanya Mila melihat Vlavia dengan wajah kebingungan.
" Lo percaya kan sama kita Vi?." Tanya Serin yang mendapat anggukan kepala dari Vlavia.
" Ayo masuk tunggu apa lagi, buat seluruh Kampus terpana melihat Lo." Ucap Serin membuat Vlavia tersenyum malu.
" Apaan sih kalian, maksud Gue bukan seperti itu." Jawab Vlavia yang mendapat anggukan kepala dari Serin dan Mila pertanda mengerti.
" Tahu Gue, maksud Lo kan biar Kristan makin cinta sama Lo, iya kan Vi?." Tanya Mila seraya menaik turunkan alisnya.
__ADS_1
Astaga lagi-lagi di sangkut pautkan sama Kristan. Tapi biarkan sajalah dulu, kalaupun Vlavia mengelak tentang itu sekarang, kedua temannya tidak akan mungkin percaya sebelum tahu kebenaran sesungguhnya tentang dirinya dan Visko sebenarnya.