My Possesive Husband

My Possesive Husband
133. MINUMAN PENGUAT


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Dengan langkah yang penuh semangat, Sean dan Dara saling berjalan bersama dengan kedua tangan yang saling megenggam satu sama lain.


Pohon-pohon menjulang tinggi dengan dedaunan hijau yang menyejukkan mata, membuat Dara betah melihatya.


"Kamu menyukainya sayang?" Tanya Sean dengan mengamati wajah cantik istrinya yang terlihat senang.


Dara mengangguk. "Iya Sean. Aku benar-benar menyukainya." Jawab Dara dengan menatap sekelilingnya yang terlihat sangat indah dan mewah.



Sungguh, villa yang dimiliki Sean sekarang benar sangat menakjubkan. Dengan desain klasik yang dapat memanjakan mata, kolam renang yang simple tapi berkelas dan juga warna yang dipilih benar-benar sangat indah hingga memberikan kesan mewah dengan sentuhan klasik. Jika seperti ini, Dara akan benar-benar betah disini. Apalagi dengan pemandangan yang menakjubkan seperti ini. Dara bisa lebih sedikit merilekskan tubuh dan pikirannya.


Sean tersenyum melihatnya. Istrinya sekarang terlihat sangat menggemaskan. Apalagi dengan baju yang dipakai istrinya sekarang. Sungguh, Sean seakan-akan dibuat kagum dengan apapun yang ada didalam diri istrinya.


"Ayo sayang. Kita masuk kedalam." Ajak Sean dengan perlahan Sean menarik jemari istrinya agar mengikutinya.


Tentu saja dengan senang hati, Dara langsung mengikuti langkah suaminya dengan tangan yang saling megenggam satu sama lain.


"Sean, siapa yang mendesain villa ini?" Tanya Dara dengan penuh rasa penasaran. Kedua bola matanya tidak berhenti menelusuri sekelilingnya yang ia lewati.


"Emh, siapa ya?" Sean berfikir sejenak. Berusaha untuk mengingatnya. Namun, ternyata Sean tidak mengingat siapa yang mendesain villa ini dulu. "Aku lupa sayang. Aku tidak mengingatnya." Jawab Sean dengan merangkul tubuh mungil istrinya. "Karena setau aku waktu itu aku menyerahkannya pada Roy." Tambahnya dengan kening yang berkerut. Masih berusaha untuk tetap mengingatnya.


Dara menghela nafasnya pelan. "Hm." Ujar Dara dengan mengerucutkan bibir mungil kemerahan itu. "Cari tau untukku hubby." Pinta Dara dengan memasang wajah yang menggemaskan.


Sean menggelengkan kepalanya pelan. Sungguh, melihat istrinya bertingkah imut, menggemaskan seperti ini, membuat Sean ingin sekali mencubit dan memakan habis istrinya. "Siap ibu negara. Jika ibu negara sangat ingin bertemu dengan orang yang mendesain villa ini, maka aku sebagai bapak negara akan mencari taunya dan memanggilkannya untuk ibu negara." Ujar Sean dengan mencubit gemas pipi cabi istrinya.


Dara mengangguk. "Terimakasih hubby." Ucap Dara dengan tersenyum manis.


"Sama-sama sayang." Jawab Sean dengan mengecup sekilas pipi cabi istrinya.

__ADS_1


Setelah itu Dara juga membalas kecupan suaminya. Namun, bukan dipipi melainkan di bibir sexy suami tercintanya.


Cup


Sean tertegun dibuatnya. Ciuman yang dilakukan oleh istrinya yang begitu tiba-tiba membuat Sean tertegun dengan wajah yang mulai merona malu. Sungguh, rasanya ciuman yang dilakukan istrinya terasa begitu luar biasa. Apalagi, istrinya jarang sekali melakukannya. Jadi, alhasil sekali melakukannya maka akan sangat berdampak besar bagi Sean. Terasa sangat spesial.


"I love you." Kata Dara dengan tersenyum dan mengusap pelan rahang tegas suaminya. Jambang yang tumbuh terawat di wajah suaminya membuat Dara sedikit merasa geli. Tapi, terasa sangat lucu dan enak jika mengelusnya secara terus-menerus.


Dipegangnya tangan istrinya yang mengelus rahang kokohnya. Lalu, dikecupnya punggung tangan putih mulus istrinya dengan sayang.


"I love you too sayang."


Dara tersenyum memdengarnya.


Sungguh, Sean yang selama ini Dara kenal mulai berubah. Sosok dingin dan kasar yang ia kira kini berubah menjadi sosok yang lembut dengan penuh cinta.


Setelah itu, tidak lama kemudian, akhirnya Sean dan Dara sampai didepan pintu villa.


Dengan segera Sean mengeluarkan kunci pintu rumahnya dari sakunya.


Ceklek


Pintu terbuka.


"Ahhhh.. bagus banget!" Ujar Dara kagum dengan berlari kecil masuk kedalam villa.


Tanpa Dara sadari, apa yang selalu Dara lakukan selalu membuat Sean tersenyum sendiri. Bahkan sekarang, Dara telah menjadi sumber kebahagiaan dari seorang Sean Crishtian.


"Jangan lari-lari sayang. Perhatikan langkahmu. Aku tidak ingin kamu jatuh." Ucap Sean mengingatkan istrinya yang sedang antusias berlari kecil menelusuri ruangan.


Sedangkan Sean segera menata koper yang telah dibawakan Roy tadi.


Sebelum berangkat tadi, Sean telah menyuruh Roy untuk mengecek apa villa ini aman atau tidak. Dan menyuruh Roy untuk membawakan beberapa koper miliknya yang berisi beberapa pakaian miliknya dan juga beberapa pakaian istrinya.


Srek


Dibukanya koper miliknya dan betapa terkejutnya ketika Sean mendapatkan sebuah botol minuman penguat disana.


Padahal Sean tidak pernah membawa minuman penguat ini dan jika Sean melakukannya meskipun tanpa menggunakan minuman penguat, Sean bisa melakukannya dari malam hingga menjelang pagi jika bersama istri tercintanya. Entahlah, Sean selalu merasa basah jika bersama istrinya.


Lalu, di botol minuman itu ternyata terdapat sebuah notes.


Semangat melakukan proyek tunggal putra anak Mommy yang Mommy sayang. Jangan kasar-kasar, oke? Selamat bersenang-senang. Mommy tidak mau tau, pokoknya kalau sudah pulang harus memberikan kabar baik.

__ADS_1


-Salam manis dari Mommy Lexa-


Sean benar-benar tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan oleh Mommynya. Bahkan dulu Mommynya melakukan sebuah hal yang lebih menakjubkan lagi yaitu membuat kue basah manis yang berisi beberapa cabe yang telah dihaluskan untuk mengusir perempuan yang berkaitan dengan Daddynya.


Jika mengingat itu, Sean jadi ingin tertawa sendiri. Mommynya memang beda daripada yang lain. Perempuan tergalak yang bisa membuat Daddy tercintanya yang merupakan Psycopath akut menjadi seorang laki-laki yang takut dan tunduk dengan Mommynya.


"Hubby!" Jerit Dara dengan suara yang melengking lucu.


Dengan terburu-buru Sean segera menghampiri istrinya yang berada di ruang tengah. Akan tetapi, sebelum itu Sean meletakkan kembali minuman penguat itu kedalam kopernya.


"Iya sayang. Aku datang." Ujar Sean dengan segera berjalan keruang tengah.


"Ada apa sayang?" Tanya Sean ketika sampai diruang tengah.


"Fotokan aku." Pinta Dara dengan memasang wajah menggemaskan. "Terus upload di instagram pribadimu Sean." Tambah Dara lagi.


"Oke sayang." Jawab Sean dengan mengeluarkan ponsel pengeluaran terbaru miliknya.


"Satu."


Dara segera merapikan posisinya


"Dua."


Dara mulai tersenyum manis ke arah kamera dengan berpose sexy.


Cekrek


"Damnt it! Kenapa istrinya terluhat begitu cantik dan sexy?!"



***


Yang mau ngobrol dengan Visual My Possesive Husband atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Sean, Dara, Nick, dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notif dari kalian ya 😊 Terimakasih teman-teman.. ❤

__ADS_1


__ADS_2