My Possesive Husband

My Possesive Husband
55. RAPAT ANGGOTA MAFIA


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Sean segera menuju markasnya. Tempat anggota inti Mafia Crowned Eagle berkumpul.


Pukul 11 siang Sean baru sampai di markas 3.1 . Nick, Damian dan Darren telah duduk ditempatnya masing-masing. Sean hanya menatapnya dengan datar.


"Hai bung." Sapa Nick dengan tersenyum miring melihat kedatangan Sean dengan tampilan yang sedikit acak-acakan. "Bagaimana kabar istrimu?"


Damian melihat Nick dengan tatapan bingung. Sedangkan Darren hanya sibuk memainkan ponsel ditangannya.


"Itu bukan urusanmu Nick." Jawab Sean dengan dingin. Setelah itu, Sean duduk dikursi kebesarannya. Dibukanya dua kancing kemeja miliknya. Sungguh, rasanya gerah sekali setelah bertengkar dengan istrinya.


Damian menatap Sean dengan pandangan bertanya-tanya. "Kau kenapa? Apa AC disini sedang bermasalah hingga membuatmu membuka kancing bajumu?" Tanya Damian. Hal tersebut mengundang gelak tawa Nick. Sean hanya menatap tajam Nick. Emosinya sedang tidak stabil sekarang. Rasa bersalah dan emosinya menumpuk menjadi satu.


Darren yang melihat itu, hanya bisa menghela nafasnya kasar. "Apa kita tidak bisa langsung memulainya saja? Ada yang harus aku kerjakan sebentar lagi."


"Apa ada buruan lagi Darren?" Tanya Damian dengan penasaran. Damian jelas tau apa yang dikerjakan oleh Darren. "Buruan" yang dimaksud adalah seseorang yang telah menjadi target seorang Darren yabg telah berurusan dengan Darren. Damian bahkan bergidik ngeri ketika mengingat Darren dikepung lima belas orang dengan senjata tajam. Hebatnya, Darren bisa mengalahkan itu semua dengan menggunakan pistol kesayangan miliknya.


Diperkumpulan Geng Mafia Crowned Eagle hanya Damianlah yang sedikit normal disini. Yang lain bermasalah semua. Tetapi Damian yang dulu bukanlah yang sekarang. Itu semua karena Sena, istrinya yang mampu merubah dirinya menjadi seperti sekarang.


Darren hanya menatapnya datar, tanpa berniat menjawabnya.


"Darren hargailah orang yang lebih tua darimu." Ujar Nick dengan nada yang meledek Damian. Damian paling tidak suka jika disebut tua. Waktu itu ada sebuah kejadian. Ada orang yang mengatai Damian tua disebuah pusat pemberlanjaan. Hal itu sontak membuat Damian ingin menodongkan pistol kesayangannya ke orang tersebut. Tapi untungnya, Sena ada disampingnya jadi Damian bagaikan anak ayam yang menurut pada induknya jika bersama istrinya, Sena. "Jangan bermain-main dengan ku Nick." Ucap Damian dengan kesal.


Darren hanya menatap keduanya malas. Sedangkan Sean sibuk dengan pikirannya sendiri. Bagaimana dengan kabar istrinya? Apakah baik-baik saja?


Baiklah, sepertinya Darren yang harus mengatasinya sekarang. "Bisa kita memulainya sekarang? Aku sudah tidak punya banyak waktu sekarang."

__ADS_1


"Baiklah." Ujar Nick.


Sedangkan Damian memberengut kesal. Sabar Damian. Sabar. Kata Sena orang sabar disayang Sena.


Sean menegakkan tubuhnya karena pembicaraan serius akan segera dimulai.


"Jadi apa yang telah kau temukan Darren?" Tanya Sean dengan serius.


"Aku sudah mendatangi tempat pembuatan kancing baju ini di Italia. Katanya, kancing baju ini dibuat sekitar 2 bulan yang lalu dengan harga jual 230 juta." Kata Darren. Membuat Damian shock ditempatnya. Hanya Damianlah mafia yang paling hemat diantara ketiga temannya.


"Kau serius itu Darren?" Tanya Damian tidak percaya. Bahkan mulut masih terbuka. Damian masih shock dengan apa yang Darre katakan. 230 juta hanya untuk sebuah kancing baju? Kalau Damian yang memiliki uang itu, akan Damian gunakan untuk memanjakan istrinya, Sena seumur hidup.


"Lalu?" Tanya Sean. Mengabaikan keterkejutan Damian.


"Pembantaian itu terjadi setelah Dara merayakan ulang tahun. Jelas sekali jika pembantaian itu telah direncanakan dengan sangat matang. Mengingat, penjagaan yang Louis lakukan dirumahnya sangatlah ketat. Jadi, pembunuh itu memanfaatkan perayaan ulang tahun Dara sebagai jalan pintu masuknya." Jelas Darren. "Kaliam faham?" Tanya Darren menatap wajah ketiga sahabatnya.


"Hm" Jawab Sean.


"Tentu." Jawab Nick sambil memainkan rubik ditangannya. Nick masih memikirkan Dara. Tapi, Nick masih belum bisa untuk datang mengunjungi Dara sekarang. Ada beberapa hal yang harus ia selesaikan saat ini.


Tapi tidak dengan Damian. Damian menggelengkan kepalanya.


"Aku sudah mendapatkan daftar tamu undangan di ulang tahun Dara. Ada sekitar 50 orang yang Dara undang di hari perayaan ulang tahunnya. Dan hanya ada satu orang yang tidak terdaftar di ulang tahunnya." Ujar Darren sambil menatap wajah sahabatnya dengan sebuah senyumannya. "Aku telah mendapatkannya." Tambahnya.


"Berhentilah membuat kami penasaran Darren." Kata Nick dengan gemas. Jiwa ke kepoan Nick telah meronta-ronta untuk dilepaskan sekarang.


"Derrick Dwennon." Kata Darren dengan tersenyum tipis.


Sean langsung menegakkan tubuhnya. Begitupun juga dengan Nick, tak kalah terkejut.


"Jangan bercanda Darren." Ujar Sean dengan tegas.


Darren mengangguk. "Derrick datang ke acara ulang tahun Dara bersama kekasihnya. Dan kebetulan sekali, kekasih Derrick merupakan sahabat Dara."


Damian mulai mengerti sekarang.


"Jadi Derrick itu kekasih dari sahabat Dara. Aku mengerti sekarang." Kata Damian. Membuat Nick langsung melemparkan bantal sofa ke Damian. "Lebih baik kau diam saja Damian." Ujar Nick dengan kesal. Sabar, Nick. Sahabatmu memang jadi bucin sejak mengenal cinta.


"Bukankah Derrick itu sahabat terdekat dari Louis, ayah Dara?" Tanya Sean.

__ADS_1


Darren mengangguk. "Iya mereka memang bersabat. Tapi, itu semua berubah sejak Louis menolak ajakan Derrick untuk bekerja sama. Hal itu sukses membuat Derrick melakukan hal tersebut. Dengan cara menyingkirkan Louis maka bisnisnya bisa berjalan lancar dan akan semakin melejit. Makanya sekarang bisnisnya semakin lancar bahkan sekarang masuk kedalam jejeran bisnis yang berpengaruh di dunia."


"Wow. Hebat sekali." Ucap Damian dengan kagum.


"Dimana dia sekarang? Aku ingin segera menghabisi dan membunuhnya menggunakan tanganku sendiri." Ujar Sean dengan dingin, tangannya mengepal kuat ketika mengingat tangisan istrinya yang selalu memanggil nama orangtuannya. Yang bisa Sean lakukan sekarang adalah menghabisi Derrick dengan tangannya sendiri. Sean harus membuat Derrick merasakan seperti yang istrinya rasakan yaitu kehilangan orang yang tersayang.


"Sekarang Derrick sedang berada di Hawai bersama kekasihnya." Jawab Darren.


Sedangkan Damian memberengut kesal, mengingat perkataan Nick tadi dan lagi, Damian di abaikan disini. Kenapa mereka semua kejam padanya?!


"Apa kau tau kelemahannya?" Tanya Sean pada Darren. Nick mendengarnya dengan serius. Nick harus membalas perbuatan Derrick karena telah merenggut kebahagiaan Dara.


"Tentu saja. Kekasihnya lah yang menjadi titik kelemahannya." Jawab Darren dengan sebuah seringai tipis dibibirnya.


Sean yang mendengar perkataan Darren langsung tersenyum tipis. "Sesuai yang aku duga." Ujar Sean.


"Apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya Nick. Nick tidak mau gegabah sendiri yang menimbulkan kesalahan fatal yang merugikan dirinya sendiri dan sahabatnya.


Sean menyeringai, Sean mempunyai caranya sendiri dalam membalas dendam.


Nick, Damian dan Darren yang melihat sebuah seringai itu bergidik ngeri.


Inilah Sean Crishtian yang sebenarnya. Pembunuh berdarah dingin, Sang Penguasa Eropa yang tidak tunduk dengan siapapun.


Sedangkan disisi lain seorang pria bertato tengah tersenyum di kursi kebesarannya. Menikmati segelas wine yang tersedia.


Saatnya permainan pembalasan dendam dimulai.


***


Yang mau ngobrol dengan Visual My Possesive Husband atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Sean, Dara, Nick, dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notif dari kalian ya 😊 Terimakasih teman-teman.. ❤

__ADS_1


__ADS_2