My Possesive Husband

My Possesive Husband
232. SESUATU HAL YANG MENGEJUTKAN (Extra Part 23)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


"Sesuatu yang menarik? Apa itu Damian?" Tanya Sean sambil menatap wajah Damian. Apakah sesuatu hal yang menarik inilah yang menjadi alasan sahabat nya itu terdiam dari tadi?


"Jangan membuat jantung ku berdebar-debar Damian. Kau tau, aku tidak suka jika di buat penasaran seperti ini." Dengan nada yang protes Nick mengatakan nya.


Sedangkan Darren terlihat anteng di tempatnya. Tidak berbicara sama sekali.


Dengan tenang Damian melangkahkan kedua kakinya menuju sebuah meja yang terletak di sudut ruangan.


Klik


Lampu yang awalnya menyala sempurna langsung berubah redup.


"Apa yang sedang kau lakukan Damian?" Tanya Sean. Mulai merasa heran dengan apa yang dilakukan sahabatnya itu.


"Tunggu saja Sean." Sahut Darren dengan menyandarkan tubuhnya. Seakan-akan tau dan mengerti dengan apa yang sedang dilakukan Damian.


Kening Sean berkerut heran lalu menatap wajah Darren, meminta penjelasan. Namun, Darren dengan antengnya hanya mengangkat salah satu alisnya lalu tersenyum tipis.


"Sial! Kenapa aku tertinggal banyak hal!" Gerutu Sean di dalam hati. Karena tidak menemukan jawaban dari Darren, maka Sean beralih menatap Nick untuk meminta penjelasan. Akan tetapi, Nick hanya menggeleng tidak tau.

__ADS_1


Klik


Semua mata langsung tertuju ke sebuah layar lebar yang ada di dalam ruangan itu. Semua langsung di buat terkejut dengan gambar yang di tampilkan.


"Bagaimana bisa kau mendapatkannya Damian?" Sungguh Sean di buat terperangah dengan apa yang ia lihat sekarang. Begitupun juga dengan Nick. Nick hanya bisa melihat dengan mulut yang sedikit terbuka.


Darren langsung bertepuk tangan. Memberikan sebuah apresiasi terhadap sahabat nya itu. "Ternyata kau bergerak lebih dulu Damian." Kata Darren sambil menatap wajah Damian yang tengah berdiri dengan gagahnya.


Damian menyeringai tipis. "Jangan anggap remeh diriku Darren. Aku bisa tertinggal tapi aku juga bergerak lebih maju dari pada kalian.


Sean menggeleng sambil tertawa pelan. Lalu, jemarinya langsung menyugar rambutnya ke belakang. "Kehebatan mu memang tidak pernah bisa di ragukan lagi Damian." Kata Sean memuji Damian.


"Tentu saja Sean." Jawab Damian menanggapi pujian Sean tadi.


"Bagaimana bisa kau mendapatkan ini?" Tanya Nick begitu penasaran.


Damian yang di tanya seperti itu lantas berjalan untuk kembali ke tempat duduknya. "Tentu saja dengan perjuangan Nick. Menyelidiki mereka bukanlah sesuatu hal yang mudah. Apalagi mencari kelemahan nya. Bagaimana mencari jarum di tumpukan jemari." Ujar Damian menanggapi pertanyaan Nick.


Namun, berbeda dengan Sean. Sean langsung menghela nafasnya pelan. "Mereka tidak mempunyai wanita karena mereka tidak ingin mempunyai kelemahan. Seperti Garvin dan juga Alfa. Sebelum nya mereka berdua sama-sama mempunyai wanita yang mereka jaga. Tapi bukankah kalian tau endingnya seperti apa? Lucy Matilda Adira, mantan istri Garvin pergi meninggalkan Garvin. Sedangkan kekasih Alfa, mati di bunuh tangan Alfa sendiri."


Kedua bola mata Nick langsung membola terkejut. Saking terkejutnya hingga mencondongkan tubuhnya ke arah Sean. "Kau tidak bercanda kan Sean?"


Sean mengangguk. "Aku tidak bercanda Nick. Bukankah kabar itu bukanlah kabar yang baru? Itu sudah menjadi kabar yang banyak di ketahui oleh orang-orang seperti kita." Jawab Sean.


"Apakah Lucy masih hidup?" Kini Damian mulai bertanya-tanya.


Darren yang mendengar hal itu langsung menegakkan tubuhnya. "Lucy masih hidup sekarang. Dari dulu sampai sekarang."


Sontak saja Sean langsung menatap wajah Darren. "Bagaimana kau bisa mengetahuinya Darren?"


Darren langsung menatap wajah Sean. "Tentu saja aku mengetahuinya Sean. Beberapa hari ini aku melacak keberadaan nya. Lucy memang pandai bersembunyi. Bahkan Garvin sampai bisa di kelabui."


Sementara itu, sekarang Dara tengah menyandarkan tubuhnya ke sisi ranjang. Rambutnya yang indah itu tergerai secara sempurna. Di gendongan nya kini ada Kenzo yang sedang menyusu padanya.

__ADS_1


Di elus nya dengan sayang rambut anak nya itu. "Kenzo Julian Crishtian, anak kesayangan Mommy." Lirihnya pelan. Di tatapnya wajah anaknya dengan sayang. Tidak terasa buliran kristal jatuh membasahi kedua bola matanya. Merasa terharu dengan apa yang ia rasakan sekarang.


Mencapai di titik sekarang bukanlah hal yang mudah bagi Sean dan Dara. Membuka hati laku kaki di patahkan. Tidak hanya kaki tapi juga hatinya. Lalu, Liya menjadi korban akibat ke egois-an nya. Setelah itu bayi kembarnya yang pergi meninggalkan nya. Dan di lanjutkan dengan pembantaian yang terjadi. Kaki yang di tembak oleh Alice, hingga Roy pergi meninggalkan nya selama-lamanya.


"Semoga kau bahagia disana Liya, Roy. Maafkan aku dan suamiku. Kami menyayangi kalian."


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


@nickalbertreal


@raraagathareal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊

__ADS_1


__ADS_2