My Possesive Husband

My Possesive Husband
193. LIBURAN KE INDONESIA


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Dara telah siap dengan pakaiannya. Baju dengan panjang di atas lutut menjadi pilihannya.


Sedangkan Sean sudah sedari tadi telah siap. Hanya menunggu istrinya saja baru akan berangkat.


"Dompet, uang, ponsel, cemilan sudah kamu bawa kan hubby?" Tanya Dara dengan merapikan rambutnya.


"Iya sayang. Semuanya sudah siap." Jawab Sean dengan bangkit dari tempat duduknya.


Sebuah senyuman tersungging di bibir Dara. "Suamiku memang pinter banget." Puji Dara dengan menghadap ke arah suaminya.


Sontak saja pujian itu membuat Sean tersenyum senang. Entahlah, di puji istrinya terasa sangat berbeda. Bagaikan ada kupu-kupu yang bertebangan di dalam dirinya.


"Baiklah. Mari kita pergi!" Dengan semangat empat lima Dara mengatakannya.


Setelah itu mereka berjalan berdua untuk menuju ketempat mobil mereka. Sebelum itu Sean menghentikan langkahnya. Dihadapannya sekarang maid dan beberapa bodyguardnya telah berkumpul.


"Aku akan pergi ke Indonesia selama 3 hari kedepan. Satu hari perjalanan, satu hari disana dan satu hari pulang." Ujar Sean dengan wajahnya yang berubah datar.


"Baik tuan. Kami mengerti." Jawab mereka serempak.


"Damian dan Darren akan sering kesini. Daddy dan juga Mommy akan kesini juga. Jadi setidaknya akan ada yang mengawasi kalian."


"Baik tuan." Jawab mereka dengan serempak.


"Oh iya kalian seperti biasa saja. Tidak perlu takut atau gugup ya." Kini Dara yang mulai berbicara. Ingat sekarang Dara telah menjadi nyonya besar keluarga Crishtian.


"Siap nona."


"Aku pergi dulu dengan Sean. Hati-hati dan jaga kesehatan ya. Kalian akan aku bawakan oleh-oleh darisana." Ucap Dara dengan wajahnya yang ramah.


"Terimakasih nona."

__ADS_1


Dengan tersenyum ceria Dara kiss bye dengan maid disana. Sean yang melihat iitu hanya bisa mengulum senyumnya. Istrinya terlihat sangat menggemaskan. "Bye semua." Pamit Dara yang di sambut dengan lambaian tangan oleh maid yang ada disana.


Digandenganya lengan suaminya sambil berjalan. "Kapan-kapan hubby akan aku ajari untuk berekspresi ramah ke maid." Ucap Dara yang membuat Sean menolehkan kepalanya.


"Aku hanya akan tersenyum jika dengan mu sayang. Hanya dengan orang-orang terdekatku. Apa kamu mau jika senyuman ku menjadi senyuman maut untuk kaum hawa disana? Aku tidak ingin jika mereka baper karena senyuman ku. Aku tatap saja mereka langsung senyam-senyum. Apalagi aku tersenyum. Bisa-bisa mereka meninggal hanya dengan senyuman ku." Ujar Sean dengab penuh percayadiri.


Oke. Selain suaminya bertingkah seperti bayi besar. Sean juga semakin mempunyai tingkat percayadiri yang naik 10 kali lipat dari sebelumnya.


"Ya ya, terserah kamu saja hubby." Jawab Dara dengan memutar kedua bola matanya.


Sesampainya di depan mobilnya Dara segera masuk kedalam mobil di bagian kursi belakang. Begitupun juga dengan Sean yang mengambil duduk disebelah istrinya. Sedangkan di depan sudah terisi Roy yang akan menyetir mobilnya untuk menuju bandara tempat pesawat pribadi mereka berada.


Hampir 1 jam mereka melakukan perjalanan untuk menuju bandara.


"Ayo sayang." Ujar Sean dengan mengulurkan tangannya. Dara yang melihat uluran tangan dari suaminya langsung ia terima.


Senyuman tak pernah luput dari wajah cantiknya. Membuat orang-orang yang berada di bandara terperangah di buatnya. Sungguh istri seorang Sean Crishtian sangatlah cantik.


Sean yang melihat itu langsung memeluk pinggang istrinya possesive. Memberikan tanda jika perempuan disampingnya hanya miliknya seorang. Sedangkan Roy dibelakang sibuk membawa beberapa barang milik sang tuan.


Melalui beberapa tahap dan pengecekan di bandara akhirnya kini Sean dan Dara kini telah berada di dalam pesawat pribadi.


Disandarkannya tubuh Dara ke kursi dengan mengatur nafasnya yang sedikit memburu. Sungguh rasanya sangat lelah sekali.


Kedua bola mata yang semula terpejam langsung terbuka. "Tidak perlu hubby." Tolak Dara dengan tersenyum.


Yah, padahal Sean ingin modus sedikit.


"Kita tidur saja hubby. Agar ketika sampai di Indonesia tubuh kita bisa lebih bugar."


"Baiklah sayang. Apapun untuk istriku."


Akhirnya pasangan suami istri itu tertidur. Tangannya saling megenggam satu sama lain meskipun tertidur. Terlihat sangat menggemaskan dan sangat romantis.


Perjalanan memakan waktu 15 jam lebih 40 menit untuk sampai di Indonesia. Selama itu pula Dara mengisi waktunya dengan tidur, makan dan menonton televisi. Terkadang juga Dara bercanda dengan Sean. Bermain truth or dare dan juga saling menggelitiki satu sama lain. Mungkin jika salah satu dari mereka mempunyai aplikasi edit video pasti akan sangat uwu jika di publikasikan ke sosial media.


Kini Dara telah sampai di Jakarta. Jam telah menunjukkan pukul 7 pagi disini. Padahal Dara berangkat jam 11 siang dari London. Ternyata di Indonesia lebih cepat 6 jam daripada di London.


Dara tidak pernah menyangka jika dirinya menghabiskan waktu selama seharian hanya untuk ke Indonesia. Apalagi demi menuruti ngidam suaminya.


"Hubby bangun." Dengan goyangan lembut Dara membangunkan suaminya.


Perlahan medua pelopak mata suaminya terbuka. "Kita sudah sampai?" Tanya Sean dengan suara khas bangun tidur.


Dara mengangguk. "Iya hubby. Kita sudah sampai. Sebentar lagi kita juga harus check in di hotel."

__ADS_1


Direnggangkannya tubuhnya. Tubuhnya terasa pegal. "Ayo sayang." Dengan menguap Sean mengatakannya.


Lantas Dara bangkit dari duduknya yang di ikuti oleh suaminya.


Wajah khas bangun tidur sangat terlihat jelas di wajah Sean. Akan tetapi Sean tidak peduli itu. Yang terpenting sekarang, Sean sudah tidak sabar untuk membeli buah mangga dan memakannya.


Dengan rahangnya yang tegas, wajahnya yang datar, hal itu sukses membuat perempuan disana mengaguminya. Namun, saat melihat perempuan yang berdiri disamping Sean membuat mereka mendesah kecewa. Apalagi perempuan disamping Sean itu cantik, imut dan lucu. Mereka sudah kalah telak sebelum memulai perjuangan. Jiwa ingin memiliki tinggi tetapi melihat Dara jiwa kentang mereka meronta-meronta. Setidaknya mereka sadar diri dengan posisi mereka. Meskipun kentang tapi masih mempunyai harga diri.


Perjalanan memakan waktu kurang lebih 15 menit untuk sampai di hotel bintang 5. Dara harus mengucapkan banyak terimakasih ke Roy karena telah berjasa dalam membantunya.


Sekarang Sean dan Dara telah sampai di hotel.


Sean tengah mandi sedangkan Dara menyiapkan pakaian suaminya. Sebentar lagi mereka akan ke supermarket untuk membeli buah mangga Asia yang suaminya maksud itu.


Nb : Hari ini aku Double UP. Cek lagi jam 10 pagi ya 🖤💙 Yuk jangan lupa Like sebanyak-banyaknya.


***


- Permisi, suami Possesive numpang lewat buat mau ke Pasar Jakarta



- Permisi, istri Mafia mau lewat 😎



Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


@nickalbertreal


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊

__ADS_1


__ADS_2