
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
"Nona lebih baik nona mandi terlebih dahulu. Nanti tuan pasti pulang." Ujar Liya.
Liya tidak tega melihat Dara yang tengah bingung dan duduk diam menunggu kepulangan tuannya, Sean.
Sampai pukul 11 siang, Sean masih belum terlihat batang hidungnya sama sekali. Hal itu membuat Dara diliputi rasa cemas dan khawatir. Otaknya terus saja memikirkan keadaan Sean. Apa Sean sudah makan? Apa Sean baik-baik saja? Sean dimana? Apa sedang terjadi sesuatu dengannya? Kenapa Sean tiba-tiba pergi begitu saja tanpa meninggalkan sebuah pesan untuk dirinya? Itulah pertanyaan yang terus memenuhi di otaknya.
Dara masih setia duduk diruang tamu. Menunggu kepulangan Sean sedari tadi. Berharap Sean datang seperti waktu itu.
Namun, faktanya, Sean masih berada di dalam kamar Raya. Masih terdiam memikirkan Raya. Sejak semalam, emosinya masih menguasai dirinya. Sean tidak bisa mengontrol emosinya yang siap meluap kapan saja.
"Nona lebih baik sarapan terlebih dahulu." Bujuk Liya. Tapi, Dara menggeleng tidak mau. "Tidak Liya. Aku tunggu Sean telebih dahulu." Ucapnya dengan tersenyum manis. Masih teguh pada pendiriannya.
"Tapi nona, nona harus makan terlebih dahulu. Nanti tuan akan marah kalau nona tidak makan." Ujar Liya. Liya masih mengingat betul bagaimana amarah tuannya itu.
Dara menggeleng. Masih tetap kokoh pada pendiriannya. Dara itu keras kepala jika bersangkutan dengan orang yang ia sayang.
Padahal, baru kemarin dirinya merasa bahagia. Baru bisa tersenyum dalam arti sebenarnya karena seharian bersama Sean. Tapi, kenapa sekarang seperti ini lagi? Kenapa?
__ADS_1
Dilubuk hatinya paling terdalam, Dara masih merindukan kedua orang tuanya. Dara tidak ingin jika Sean tiba-tiba meninggalkannya begitu saja seperti keluarganya yang sangat ia sayangi.
Setelah itu, Dara memutuskan beranjak dari tempat duduknya. Dara memutuskan untuk mandi terlebih dahulu. Setelah mandi, nanti Dara akan lanjut untuk menunggu kepulangan Sean lagi. Dara itu setia. Setia menanti dan menunggu dan tak akan menghianati.
Dengan tidak semangat Dara berjalan menaiki tangga. Pandangannya tertuju pada sebuah lukisan disana. Lukisan yang tampak familiar di ingatannya. Seperti lukisan yang pernah ia beli bersama Raya, sahabatnya.
"Tidak mungkinkan kalau.." Kata Dara sambil memandang fokus lukisan itu.
Dara menggeleng. Berusaha menyingkirkan pikiran negatifnya.
Dibukannya pintu kamarnya. Setelah itu Dara dengan cepat melepaskan pakaiannya dan masuk kedalam kamar mandi. Dara memutuskan untuk berendam air hangat. Mencoba untuk merilekskan pikirannya dan juga tubuhnya.
Namun pikirannya melayang jauh. Mengingat kejadian-kejadian yang menimpa dirinya.
Dan ingatannya langsung terhubung saat dirinya pergi ke supermarket bersama Roy waktu. Pria bertato yang tidak ia kenal tiba-tiba datang menghampirinya.
"Permisi."
Dara langsung menoleh dan melihat pria yang bertato berdiri disampingnya.
"Saya ingin berbicara pada mu. Apa boleh?" Ucap pria bertato itu.
Dara mengernyit heran. Mulai curiga dengan kehadiran pria beratato tersebut.
"Maaf, anda siapa?" Tanya Dara dengan tatapan curiga.
"Saya cuman ingin memberi tau sesuatu hal yang penting untukmu." Ujar lelaki bertato itu dengan serius. Dara baru menyadari jika pria bertato di depannya termasuk kedalam orang yang tampan dan keren. Lihat saja tubuh tegap, berotot itu. Tidak kalah dengan apa yang dimiliki oleh Sean.
"Informasi apa itu?"
Setelah itu, pria bertato itu memberikan sebuah foto ke Dara. Dara langsung menerimanya. Betapa terkejutnya ketika dirinya melihat foto Sean bersama Raya, sahabatnya yang tengah berpelukan intim.
__ADS_1
"Ini Raya?" Monolognya sendiri.
"Iya ini Raya. Sahabatmu. "Dan kau tau, mereka adalah sepasang kekasih. Tetapi, Raya bunuh diri karena Sean. Sean yang membuat Raya mati bunuh diri. Dan, Sean telah dijodohkan dengan perempuan lain oleh kedua orang tuanya. Aku sungguh terkejut ketika tanpa sengaja bertemu dan melihat kalian bersama seperti sepasang kekasih. Jadi, aku ingin menanyakan hubunganmu. Hubunganmu dengan Sean apa?" (Baca Part 26. Pria Bertato)
Dara masih mengingat kejadian itu dengan jelas.
Dan faktanya waktu itu Sean pulang meskipun dengan keadaan yang memprihatinkan. (Baca Part 27. Maaf Sayang)
Tak terasa air matanya menetes membasahi kedua bola matanya. Dara tidak ingin ditinggalkan. Dara benar-benar telah membukakan hatinya untuk Sean seorang. Tidak ada yang lain.
Tiba-tiba perasaan rindu menyergap perasaanya. Rara, sahabatnya. Bagaimana kabarnya Rara bersama Derrick, kekasih Rara. Apa mereka baik-baik saja? Terlebih lagi, Dara pergi meninggalkannya tanpa pamit terlebih dahulu.
Dara berendam di dalam bathub yang berisi air hangat dengan berbagai macam bunga yang beraroma harum dan menyejukkan. Aroma yang sangat ia sukai dan Sean sukai.
Selama setengah jam Dara berendam, lalu saat dirinya telah benar-benar merasa tenang, jadi Dara segera menyudahi kegiatan berendamnya dan segera memakai handuk dan keluar dari dalam kamar mandi.
Setelah itu, Dara segera memakai pakaian casual miliknya yaitu dengan menggunakan celana pendek dan menggunakan baju tanpa lengan berwarna putih. Hal itu semakin membuat Dara terlihat manis dan cantik. Dara tersenyum manis. Lalu, pandangannya pangsung bergerak melihat jam dindimg yang berada di dinding samping. Sekarang telah pukul 11.43, tapi Sean masih belum terlihat batang hidungnya sama sekali.
Dara begitu khawatir dengan suaminya itu. Tidak biasanya Sean pergi meninggalkannya begitu saja. Biasanya Sean selalu meninggalkan pesan untuknya melalui Roy atau Liya. Tapi sekarang tidak ada pesan sama sekali.
"Kamu kemana Sean?"
Perasaanya tidak tenang sama sekali. Apa akan ada sesuatu yang terjadi? Atau ini hanya perasaanya saja?
***
Yang mau ngobrol dengan Visual My Possesive Husband atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Sean, Dara, Nick, dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
__ADS_1
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notif dari kalian ya 😊 Terimakasih teman-teman.. ❤