
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Dara begitu terkejut dengan perkataan Sean tadi. Benarkah Raya masih hidup? Lalu siapa yang dimakamkan waktu itu?
"Tapi Sean, bukankah Raya sudah tidak ada? Waktu itu aku hadir dalam pemakaman Raya, dan ya. Itu memang benar-benar Raya." Ujar Dara seraya menatap tepat kedua iris bola mata tajam itu.
Sean mengangguk, menyetujui perkataan istrinya tadi. "Iya sayang. Aku juga berfikir begitu." Kata Sean.
"Lalu apa yang kamu lakukan sekarang Sean?" Tanya Dara dengan perasaan yang campur aduk.
"Aku akan mencari tau siapa pengirimnya sayang. Mereka mungkin ingin menghancurkan hubungan kita berdua. Kau tau bukan jika aku adalah seorang ketua Mafia. Seorang pimpinan besar dalam Mafia Crowned Eagle."
__ADS_1
"Iya Sean aku tau. Tapi..." Dara menatap sendu kedua bola mata itu. Apakah Dara tidak salah jika bertanya seperti ini? "Jika Raya masih hidup, apa yang akan kamu lakukan Sean? Pergi meninggalkanku atau tetap bersamaku?" Ucap Dara dengan serius.
Deg
Sean membayangkan jika itu benar-benar terjadi.
"Aku akan tetap memilih bersamamu sayang. Aku tidak akan pernah pergi meninggalkanmu. Walaupun jika benar-benar Raya masih hidup, aku akan tetap memilih bersamamu. Raya hanyalah masa laluku. Masa lalu yang akan kujadikan sebagai pembelajaran. Sedangkan kamu itu beebeda sayang. Kamu itu masa depanku. Aku tidak akan bodoh untuk melepaskanmu. Jadi, jangan pernah berfikir kalau aku akan pergi meninggalkanmu. Karena itu tidak akan pernah terjadi. Tidak akan pernah." Jawab Sean dengan sangat serius.
Deg
Deg
Deg
Hati Dara menghangat mendengar perkataan suaminya tadi. Rasa khawatir yang menyelimutinya tadi langsung hilang, menguap entah kemana.
Kening Sean mengerut heran. "Seharusnya bukan kamu yang mengucapkan terimakasih. Harusnya aku sayang."
Dara menatap penuh tanda tanya wajah tampan suaminya itu. "Kenapa harus kamu yang mengucapkan terimakasih Sean?"
Sean mengangguk dan jemarinya mengusap pelan wajah cantik itu. "Iya sayang. Karena kamu mau menerima segala kurangku. Mau menerimaku dengan segala keburukanku. Bahkan kamu mau untuk membantuku melupakan masa laluku. Baru pertamakali aku bertemu perempuan sebaik kamu. Bahkan kamu seperti Mommy ku. Aku semakin yakin denganmu. Aku sangat menyayangimu. Terimakasih karena sudah menjadi seorang malaikat untuk ku yang seperti iblis."
Lalu, Dara langsung mengecup pelan bibir itu. "Kamu bukan iblis Sean. Maafkan aku yang waktu itu berkata seperti itu." Ujarnya pelan.
__ADS_1
Sean tersenyum mendengar perkataan istrinya itu. "Jadi?"
Alis Dara terangkat heran. "Jadi apa?" Tanya Dara dengan heran.
"Kamu mau menerimaku?" Tanya Sean dengan menatap kedua bola mata istrinya.
"Tentu saja aku menerimamu. Selama kamu mau berubah, mau membuktikan perkataanmu waktu itu, kenapa aku harus menolakmu?"
Oh my..! Terimakasih Tuhan karena engkau telah mengirimkan sosok bidadari untukku.
Dipeluknya tubuh mungil istrinya itu.
"I love you Andara Claire Crishtian."
"I love you too Sean Crishtian."
***
Yang mau ngobrol dengan Visual My Possesive Husband atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Sean, Dara, Nick, dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
__ADS_1
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain My Possesive Husband dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notif dari kalian ya 😊 Terimakasih teman-teman.. ❤