
"Seperti aku tidak butuh seorang pengacara. Semua tuduhan yang di sangkalkan padaku seperti bisa aku jawab. Sehingga tidak harus ada pengacara yang turun tangan untuk menyelesaikan kasusku tersebut. Semuanya akan baik-baik saja." ucap Deni sambil menyetir menuju ke rumahnya.
Nia sebenarnya ingin menyarankan seorang pengacara untuk membantu proses hukum yang akan di hadapi oleh Deni. Tapi mendengar respon seorang Deni, Nia pun akhirnya mengurungkan niatnya tersebut. Nia pikir tidak ada yang harus terlalu dia khawatirkan. Deni akan baik-baik saja tanpa di dampingi oleh seorang pengacara. Dia bisa mengatasi semuanya dengan sendiri.
Deni menceritakan bagaimana proses pemeriksaan Deni itu berjalan dengan baik. Walaupun kesannya ruang interograsi yang menyeramkan. Tapi Deni bisa menetralisir semuanya dengan begitu baik. Tidak ada yang harus Deni takutkan, semuanya berjalan dengan begitu baiknya. Semua akan berjalan baik, melihat apa yang terjadi di pemeriksaan hari ini.
__ADS_1
Deni pun tahu di balik orang yang melaporkan dirinya di hari ini. Orang itu tak lain dan tak bukan adalah seorang Roy. Dia melakukan itu tentu sudah dalam perhitungan yang pas. Sehingga Roy mencoba segala upaya hukum untuk membuat Deni menjadi seorang pesakitan di dalam penjara.
Deni pun tidak mengerti dengan Roy yang terus dendam pada dirinya. Padahal Deni merasa dirinya sudah tidak pernah bersinggungan dengan Roy. Tapi Roy justru malah terus mencoba membuat Deni terjatuh dari kapalnya.
Nia pun mengingatkan Deni untuk tidak dendam sedikit pun pada seorang Roy. Nia menginginkan Deni untuk tidak merasa dendam pada seorang Roy. Sehingga permusuhan dari seorang Deni dan Roy akan segera berakhir.
__ADS_1
Nia tidak mengiyakan ucapan dari Nia. Tapi tidak menolak juga apa yang di ucapkan oleh Nia. Ucapan dari Nia memang ada benarnya, bagaimana pun permusuhan dari Deni dan Roy tidak akan pernah usai. Jika Deni terus membalas perbuatan Roy dengan hal yang sama.
Tapi Deni manusia biasa yang sulit untuk memaafkan begitu saja. Dia butuh banyak waktu untuk dewasa dalam memaafkan setiap hal yang Roy lakukan. Sehingga Deni bisa benar-benar memaafkan seorang Roy yang menurut Deni terkadang sudah sangat kelewatan pada seorang Deni.
Tiba di rumahnya, Deni meminta Nia untuk memasak sedikit menu di hari ini. Deni menginginkan makanan khas Korea untuk membuat dirinya bisa lebih tenang lagi. Nia pun di minta Deni menyiapkan menu makan siang khas Korea.
__ADS_1
Tak begitu sulit bagi Nia untuk menyiapkan menu makan yang Deni minta. Nia yang mang jago masak, tahu segala menu dari berbagai negara. Sehingga ketika Deni meminta menu khas Korea. Tidak ada kesulitan bagi seorang Nia untuk membuat menu makan siang yang di minta oleh Deni tersebut. Menu makan siang khas Korea yang memang Deni butuhkan.
Deni pun begitu bahagia dengan apa yang di lakukan Nia. Deni merasa beruntung bisa memiliki istri seorang Nia. Istri yang sabar dan jago masak.