
Ulang tahun Gina hanya menyisakan beberapa hari lagi. Seorang tante Gina yang saat ini tinggal di luar negeri berjanji untuk datang. Tapi hingga kini, dia tak kunjung datang untuk menemui Gina. Padahal Gina berharap kedatangan dari tantenya tersebut. Gina ingin belajar bahasa Inggris dari tantenya tersebut.
Fitri yang juga merupakan wali Gina saat ini. Khawatir akan kondisi Gina yang terlihat mulai kembali bersedih. Gina yang berharap tantenya yang bernama Mira itu datang. Namun hingga menjelang dua hari dari ulang tahun Gina, Mira tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Jangan sampai Mira tidak datang di ulang tahun Gina tersebut. Sebab Gina akan semakin sedih, bisa berakibat fatal pada kesehatan mental Gina yang memang sudah terganggu dengan kepergian dari kedua orangtuanya tersebut.
Fitri kembali mengubungi nomor Mira, tapi hingga kini nomor Mira tersebut tidak dapat di hubungi. Hingga Fitri bingung untuk menghubungi nomor Mira. Padahal Gina sudah berharap kedatangan dari tantenya tersebut. Tante Mira yang di kenal fasih berbahasa Inggris serta beberapa bahasa di negara Eropa lainnya. Gina berharap akan segera bertemu dengan tante Mira.
Fitri mengajak ngobrol Gina yang masih cukup sedih. Menawarkan Gina untuk membeli perlengkapan pesta ulang tahun yang hendak Gina beli. Namun Gina menolak untuk pergi, sebab Gina hanya ingin pergi bersama dengan seorang Mira.
__ADS_1
Fitri semakin panik melihat kondisi dari Gina tersebut. Dia juga sedikit mulai kesal pada Mira yang sulit di hubungi. Padahal Gina sudah sangat menantikan kedatangan dari seorang Mira tersebut.
Baru akan pergi ke kamarnya untuk kembali mengubungi Mira. Terdengar dari luar, seseorang mengetuk pintu rumah Fitri. Fitri yang sudah hampir masuk kedalam kamarnya, akhirnya membatalkannya. Dia lebih memilih untuk melihat orang yang mengetuk pintu rumahnya. Berharap orang tersebut adalah Mira, orang yang telah di nantikan oleh Gina dan dirinya sendiri.
Benar saja, ternyata orang yang mengetuk pintu rumahnya tersebut adalah Mira. Seketika Fitri langsung memeluk erat tubuh Mira yang terlihat begitu mempesona. Tak hanya Fitri yang juga bahagia akan pertemuan tersebut. Mira sendiri turut bahagia akan pertemuan kembali dirinya dengan seorang Fitri. Hingga Mira memeluk cukup erat seorang Fitri.
"Gina ada di dalam. Dia sedari tadi menunggu kedatangan kamu. Dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan kamu Mir." Jawab Fitri dengan begitu antusias.
__ADS_1
Mengikuti Fitri masuk ke dalam rumah Fitri, Mira terlihat antusias untuk bertemu dengan Gina. Mira sudah tidak sabar untuk bertemu dengan gadis cantik yang telah lama menunggu dirinya tersebut. Hingga Mira ingin segera berjumpa dengan Gina.
Ingin membeli kejutan pada Gina, Mira sengaja meminta Fitri untuk menutup kedua mata Gina. Sebelum nantinya mata Gina akan di buka saat Mira sudah ada di hadapannya.
Ide yang cukup bagus tersebut, langsung di terima oleh Fitri. Dengan segera Fitri menutup mata Gina, walaupun Gina sempat menolaknya. Tapi dengan sedikit bujuk rayu dari Fitri. Gina pun akhirnya menerima tawaran dari Fitri tersebut.
Mira yang sudah berada di ruang tamu, sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Gina. Senyumnya terlihat begitu mempesona saat Fitri membawa Gina menuju Mira. Dia sudah tidak sabar bertemu dengan gadis cantik yang dahulu kerap kali bermain bersama dirinya tersebut.
__ADS_1
Dalam hitungan 3, 2, dan 1. Kedua tangan Fitri dilepaskan dari kedua mata Gina. Gina pun akhirnya bisa melihat Mira secara langsung. Gina begitu bahagia saat kembali bertemu dengan Mira. Dia tidak menyangka akan kembali bertemu dengan tantenya tersebut. Pasalnya, Gina sudah cukup lama tidak bertemu dengan Mira. Sehingga ada sebongkah kerinduan yang harus Gina tuangkan saat bertemu dengan Mira.