Oktrouble

Oktrouble
Permohonan Maaf Deni Yang Di Tolak Nia


__ADS_3

Emosi Deni yang tidak terkontrol, membuatnya memaki seorang Nia. Padahal Nia hanya menginginkan Deni tidak memiliki dendam sama sekali pada seorang Roy maupun Bio. Tapi Deni tidak mendendangkan saran dari Nia. Deni tetap melakukan apa yang Nia tidak sarankan.


Nia kecewa dengan keputusan dari Deni yang mendengarkan sarannya tersebut. Hingga Nia pun mogok bicara pada Deni. Nia benar-benar menunjukkan bagaimana dirinya lebih memilih untuk tidak bicara sama sekali dengan apa yang telah di lakukan oleh Deni pada dirinya.


Nia menata semua makanan dengan wajah yang cemberut. Hingga kedua anaknya tidak nafsu makan melihat ibunya yang terlihat begitu bersedih.


"Mama baik-baik saja?" Tanya Love khawatir.


Nia memberikan sedikit senyuman pada Love. Namun beberapa saat kemudian Nia kembali menunjukkan wajah cemberut dari wajahnya. Wajah yang memperlihatkan bagaimana Nia terlihat masih cukup kecewa pada seorang Deni.


Sepanjang makan, Nia yang biasa aktif berbicara. Kini benar-benar menjadi seorang pendiam. Dia tak banyak bicara seperti biasanya. Hanya ada suara dari gesekan antara gigi Nia ketika mengunyah makanannya.


Deni ingin meminta maaf pada Nia saat itu. Tapi Deni pikir, akan ada sedikit pertengkaran sebelum kata maaf benar-benar Nia ucapkan pada dirinya. Sehingga Deni menahan permintaan maafnya hingga Nia dan Deni berada di dalam kamar. Tempat yang sunyi yang bisa Deni gunakan untuk meminta maaf pada Nia.

__ADS_1


Makan malam pun terasa begitu cepat berlalu. Masing-masing menghabiskan makanan mereka tanpa sisa. Termasuk dua anak Nia yang awalnya terlihat begitu tidak nafsu makan melihat wajah ibunya yang terus cemberut.


Nia merapikan seluruh sisa makanan. Mencuci piring dan gelas yang telah di gunakan. Setelah itu Nia membacakan dongeng untuk kedua anaknya. Dongeng cara yang ampuh yang di gunakan oleh Nia dalam mendidik anaknya. Melalui dongeng, Nia membuat kedua anaknya memiliki sifat yang perhatian, rendah hati, pemaaf serta jujur. Sifat yang harus di miliki oleh setiap individu.


15 menit mendongeng dengan begitu baiknya. Kini kedua anak Nia telah terlelap tidur. Nia yang melakukan aktivitas rumah dengan sendirinya. Terlihat begitu lelah saat bangun dari kasur kedua anaknya. Nia pun kini bergegas menuju kamarnya untuk tidur.


Begitu Nia membuka pintu kamarnya. Deni yang sedang sibuk membaca buku di atas kasurnya. Nampak tidak mempedulikan kedatangan dari dirinya. Sebenarnya Nia juga tidak begitu peduli dengan sikap Deni tersebut. Mengingat Deni adalah seorang manusia egois yang tidak pernah mau kalah dalam banyak hal. Seorang pria keras kepala dengan sifat yang tempramental juga. Hal yang terkadang membuat Nia marah pada seorang Deni.


Nia mengganti pakaiannya dengan sebuah lingerie seksi yang menerawang tubuhnya. Beberapa bagian tubuh sensitif dari seorang Nia nampak menonjol. Hal yang langsung menarik perhatian dari seorang Deni. Deni yang awalnya fokus membaca buku tentang psikologi pun, kini terlihat mencuri pandang untuk melihat penampilan Nia yang terlihat menggoda iman tersebut.


Deni mencoba merayu Nia, dia menyentuh tubuh Nia. Kemudian mulai memberikan sedikit ciuman di tubuh Nia yang terbalut lingerie seksi tersebut. Deni meyakini Nia akan menyukai apa yang dia lakukan. Sebab Nia di kenal sebagai seseorang yang menggilai ****. Sehingga sentuhan lembut dari seorang Deni, cukup untuk membuat Nia kembali bergairah.


Namun usaha dari Deni terpaksa tersebut masih belum berhasrat. Nia terlihat masih cukup marah pada Deni. Dia tidak sedikit pun menunjukkan sikap yang antusias. Padahal Nia begitu menyukai Deni dengan situasi yang ada. Tapi tidak di malam ini, dia tidak tertarik dengan apa yang Deni lakukan. Dia menghalau setiap sentuhan lembut yang Deni tunjukkan pada dirinya. Ini jelas menunjukkan bagaimana Nia masih cukup marah pada seorang Deni.

__ADS_1


Deni kecewa dengan sikap Nia yang masih dingin. Deni berharap **** di malam ini akan mengakhiri amarah seorang Nia pada Deni. Tapi pada kenyataannya, Deni gagal membuat Nia bisa tertarik pada gairah cinta yang Deni tunjukkan. Nia tidak tertarik sama sekali dengan apa yang Deni coba lakukan pada dirinya.


"Kamu tidak mau melakukan ini di malam ini?" tanya Deni dengan suara menggoda.


"Aku capek, aku ingin tidur. Aku sedang tidak ingin." jawab Nania dengan ketusnya.


Ini adalah jawaban paling menyakitkan bagi seorang suami. Dia di tolak oleh istrinya sendiri dalam berhubungan badan. Padahal ada kewajiban seorang istri dalam melayani hasrat seksual dari seorang suami. Itu sudah jadi kewajiban bagi seorang istri dalam melayani hasrat seksual suami tersebut.


"Kamu masih marah sama aku?" tanya Deni kembali.


Nania memilih untuk terdiam dari pertanyaan yang di lontarkan oleh Deni tersebut. Dia tidak ingin mengatakan apapun lagi. Diam bagi Nania sudah cukup untuk mengatakan semuanya. Tidak ada lagi yang harus di perjelas, apalagi sampai di jadikan argumentasi. Semuanya sudah cukup bagi Nia. Deni harus merubah sikap arogan dari dalam dirinya.


Deni sendiri cukup bingung dengan sikap dingin Nania yang berkelanjutan tersebut. Padahal Deni berharap, Nania akan segera berubah. Dia akan menjadi lebih baik lagi dalam memaafkan seorang Deni. Hingga Deni bisa berbicara dari hati ke hati pada seorang Nania.

__ADS_1


Namun Nania sepertinya ingin membuat Deni semakin dewasa lagi. Sehingga dia berusaha membuat Deni menyadari kesalahannya sendiri. Kesalahan yang harus segera Deni perbaiki dalam hidupnya tersebut. Mengingat Deni sudah melakukan hal yang bagi Nania tidak dewasa sebagai seorang pria dewasa.


__ADS_2