Oktrouble

Oktrouble
Bio Di Bawa Menuju Rumah Sakit Jiwa


__ADS_3

Menggunakan mobil mewah milik Roy. Bio yang masih dalam keadaan pingsan, di letakkan terlentang oleh Roy di bagian belakang mobilnya. Sementara Roy duduk di bangku di samping sopirnya. Roy terlihat beberapa menoreh ke arah Bio yang masih terlelap dalam kondisi pingsan.


Tak hanya Roy yang menoreh ke arah Bio. Sopir pribadi Roy yang bernama Tono, juga sesekali menoreh ke arah Bio yang masih terlelap pingsan. Melihat sopirnya itu menoreh ke arah Bio. Roy langsung menegurnya. Dia meminta sopirnya tersebut untuk fokus menyetir. Tono pun langsung mengalihkan pandangannya menuju ke arah depan.


"Selain itu, kamu jangan coba-coba bilang ke siapa pun tentang persoalan yang sedang kakak saya alami." Ancam Roy dengan tegasnya.


"Baik pak." jawab Tono begitu ketakutan.


Tono pun mulai memfokuskan pandangannya menuju ke arah jalan yang akan dia hadapi. Sementara Roy masih terlihat bingung untuk membuat berita akan Bio. Pasalnya akan banyak orang yang bertanya keberadaan dari Bio. Jika Roy mengatakan yang sebenarnya. Akan jadi sinyal bahaya bagi perusahaan milik Bio dan Roy. Tapi jika Roy harus berbohong, bagaimana Roy bisa berbohong. Mungkin itu yang harus di pikirkan oleh Roy. Dia harus mencari cara terbaik untuk menyembunyikan kondisi Bio yang sebenarnya.


Melihat Roy yang nampak pusing, dengan wajah bingungnya. Tono pun menanyakan apa yang sedang ada di pikiran seorang Roy. Mungkinkah Roy sedang memiliki banyak masalah, tentu itu sudah pasti. Tapi apakah ada masalah lain yang sedang di pikirkan oleh Roy. Jika bukan hanya perkara Bio.


"Pak Roy kenapa?" tanya Tono.


"Kamu mau tahu?" tanya Roy balik.

__ADS_1


"Kalau Pak Roy ingin bercerita. Saya boleh tahu." jawab Tono.


"Masih perkara tentang kakak saya. Saya bingung dengan kondisi kakak saya. Selain saya ingin kakak saya segera sembuh. Saya juga harus membuat kabar kakak saya masuk rumah sakit jiwa, tidak terdengar kepada rekan kerja saya dan kakak saya sendiri. Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin ini akan jadi masalah baru untuk perusahaan kita berdua." Terang Roy dengan begitu sedihnya.


"Maksud bapak, kondisi Pak Bio harus di sembunyikan dari publik?" tanya Tono semakin penasaran.


"Bisa di bilang seperti itu. Tapi bagaimana saya menyembunyikan semuanya dari media dan rekan-rekan kerjanya. Mereka pasti penasaran dengan kondisi kakak saya. Apalagi kakak saya baru bebas dari penjara. Tentu keberadaan dari kakak saya akan jadi pertanyaan banyak orang." ucap Roy kembali.


Tono pun dengan idenya, mulai memberikan sebuah solusi yang cukup baik. Menurut Tono, Roy bisa mengabarkan jika Bio sedang berada di luar negeri. Dengan beberapa photo editan di beberapa negara. Mungkin saja menjadi solusi yang cukup baik bagi Roy menyembunyikan kabar perihal Bio.


Untuk meyakinkan publik, Tono juga menyarankan Roy untuk membayar beberapa media online untuk mengabarkan kabar Bio liburan tersebut. Dengan begitu, Bio akan benar-benar di percaya oleh banyak orang sedang berada di luar negeri. Bio sedang berlibur, usai bebas dari penjara. Meskipun fakta sebenarnya Bio sedang berada di rumah sakit jiwa.


Saran cemerlang dari Tono, langsung di sambut baik oleh Roy. Ide itu cukup cemerlang. Roy rasa apa yang diucapkan oleh Tono adalah sebuah keharusan yang memang harus di lakukan oleh Roy. Dengan semua itu, Roy tidak harus menyembunyikan keberadaan dari Bio. Nama baik Roy dan Bio pun aman. Tidak akan ada orang yang membatalkan kerjasama mereka dengan perusahaan dari Bio dan Roy. Mengingat nama baik adalah satu hal yang penting dalam sebuah bisnis. Jika nama baik itu sudah hilang, bukan tidak mungkin bisnis seseorang akan hancur dengan sendirinya. Sehingga penting bagi setiap perusahaan untuk mempertahankan nama baik pemilik mereka. Jika memang masih ingin menjadi sebuah perusahaan yang kuat dalam persaingan bisnis yang ketat.


Tiba di rumah sakit jiwa. Roy tidak langsung membawa Bio masuk ke dalam. Roy lebih dulu menemui dokter yang memimpin rumah sakit jiwa tersebut. Seorang petugas langsung membawa Roy menuju ruangan dokter Sam, yang merupakan orang di balik kepemimpinan di rumah sakit jiwa tersebut. Roy meminta Tono untuk menjaga kakaknya di dalam mobil. Perintah dari Roy yang langsung di patuhi oleh Tono.

__ADS_1


Roy langsung di persilakan masuk ke dalam ruangan megah dari dokter Sam. Roy pun duduk di kursi, di depan dokter Sam.


"Selamat siang dok." Sapa Roy dengan begitu ramahnya.


"Siang pak."


"Jujur saja, rasanya berat untuk untuk datang ke tempat ini. Tapi saya tidak mungkin membiarkan kakak saya terus tersiksa dengan gangguan jiwa yang terus membuatnya semakin tak berdaya. Hingga akhirnya saya pun harus memasukkan dia ke dalam rumah sakit jiwa ini." ucap Roy dengan begitu sedihnya.


"Saya pikir akan sangat sulit untuk menerima kenyataan yang pahit ini. Tapi semuanya menjadi sebuah takdir yang harus di terima. Kamu tidak harus takut dengan semua itu. Ingat, semuanya akan menjadi baik-baik saja." balas dokter Sam.


"Kakak saya di penjara hampir 3 minggu lebih. Berada dengan satu sell bersama orang-orang yang memiliki banyak karakter. Dia tidak sanggup untuk bersama mereka. Hingga tekanan batin harus dirasakan oleh kakak saya. Pada akhirnya dia pun depresi, sebelum akhirnya mengalami gangguan mental seperti saat ini." Terang Roy dengan begitu jelasnya.


"Kasus yang banyak terjadi. Dimana penjara adalah tempat yang cukup menakutkan. Sehingga banyak orang yang tanpa sadar akan takut untuk berad di sana." ujar dokter Sam.


Di tengah obrolan panjang dari Roy dengan dokter Sam. Akhirnya Roy mulai mengutarakan keinginannya pada dokter Sam. Dimana Roy meminta dokter Sam untuk tidak membocorkan identitas Bio pada semua orang. Ini akan jadi rahasia antara Roy dengan dokter Sam. Jika ini bocor ke publik, bukan tidak mungkin dokter Sam akan dalam bahaya besar.

__ADS_1


Dokter Sam menjamin kerahasiaan dari setiap pasiennya. Pihak rumah sakit menjamin rahasia setiap individu akan tetap aman di tangan rumah sakit. Hingga Roy tidak harus takut akan identitas Bio akan bocor ke publik. Semuanya akan berjalan baik-baik saja. Mengingat pihak rumah sakit sangat menjamin kerahasiaan dari setiap data pasien yang ada.


__ADS_2