
Datang tanpa di temani oleh Nia dan kedua anaknya. Nampaknya ada sedikit kekecewaan dari seorang Deni dalam menghadiri acara ulang tahun Gina. Deni berharap Nia bisa datang bersama dirinya, tapi Nia menolak untuk datang bersama dirinya. Hingga Nia memilih untuk berdiam diri di rumah, di banding harus pergi bersama Deni ke acara ulang tahun Gina.
Mendatangi sebuah pusat perbelanjaan ternama. Deni yang sudah memiliki riwayat buruk ketika datang ke mall tersebut. Tidak di izinkan masuk ke dalam mall. Deni tertahan di luar mall, usai seorang sekuriti mall meminta Deni untuk tidak masuk mall.
Deni yang lupa akan larangan yang di buat oleh pihak mall. Sempat adu argumentasi dengan pihak Sekuriti mall tersebut. Sebelum akhirnya Deni sadar, dirinya bersama Roy sudah tidak di izinkan lagi untuk masuk ke dalam mall. Mengingat aksi pertengkaran yang terjadi antara Deni dengan Roy tempo hari yang lalu.
Dengan sangat terpaksa Deni pindah tempat untuk mencari tempat yang bisa menerima dirinya dalam berbelanja. Tempat yang tidak melarang Deni untuk masuk ke dalamnya.
__ADS_1
Pilihan dari seorang Deni tentu mall lain yang berjarak tak jauh dari mall sebelumnya. Tidak ada yang menahan Deni untuk masuk, dia bebas masu ke dalam mall. Deni pun nampak sumringah saat berada di dalam mall.
Tujuan utama Deni adalah sebuah toko jam. Beberapa toko jam mulai Deni kunjungi untuk memilih jam yang sesuai dengan usia Gina. Tidak terlalu kanak-kanak, tapi tidak dewasa juga. Jam remaja yang memang Gina butuhkan untuk keperluan dirinya.
"Selamat siang pak. Ada bisa saya bentu?" tanya salah seorang pegawai jam tangan.
"Boleh saya lihat koleksi jam tangannya?" jawab Deni dengan permintaan.
__ADS_1
"Boleh saya melihatnya?" ucap Deni meminta.
Dengan segera, pegawai jam tangan itu memberikan model jam tangan yang dia tawarkan pada seorang Deni. Jam tangan itu memang terlihat bagus. Di lihat dari sisi warna, motif hingga bentuk. Tidak ada yang kurang dari jam tangan tersebut. Apalagi jam ini memiliki kerjasama dengan salah satu boy band Korea. Sudah pasti nilai jam tangan ini akan sangat berarti di mata Gina.
Deni mencoba terlebih dahulu jam tangan tersebut di tangan kirinya. Jika Deni yang menggunakan jam tangan tersebut. Tidak terlihat menarik sama sekali, mengingat usia Deni yang sudah tidak remaja lagi. Tapi jika Gina yang mengenakan jam tangan tersebut. Sudah pasti akan sangat cocok untuk di gunakan di tangan kanannya. Sebab jam tersebut memang menargetkan remaja perempuan seperti Gina.
"Berapa harga jam tangan ini?" tanya Deni mulai mengeluarkan dompetnya.
__ADS_1
"Ini harganya 2 juta rupiah." jawab pegawai toko dengan penuh keyakinan.
Tanpa pikir panjang lagi, Deni langsung membeli jam tangan tersebut untuk hadiah ulang tahun Gina. Tak lupa Deni meminta wadah tempat menyimpan jam tersebut. Sehingga Deni akan dengan mudah membungkus jam tersebut dengan sebuah kertas kado bergambar boy band Korea favorit seorang Gina. Itu permintaan dari seorang Deni. Tanpa keberatan, pegawai toko itu pun langsung menerima permintaan dari Deni. Dia memberikan wadah tempat jam tersebut.