Oktrouble

Oktrouble
Bella Kembali Kabur Dari Rumah


__ADS_3

Entah cara seperti apa lagi yang harus di lakukan oleh Deni untuk mengobati seorang Bella dari depresi berat yang di alami olehnya. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Deni dalam menyembuhkan seorang Bella. Tapi upaya itu tidak pernah berhasil, berjalan buntu. Tanpa hasil yang memuaskan.


Deni pun mulai berpikir untuk membawa Bella ke rumah sakit jiwa. Ketika Bella sedang mengamuk, dia merusak semua benda yang ada di kamarnya. Hingga di kamar Bella hanya ada satu ranjang untuk Bella tidur saja. Tidak ada benda lain yang mungkin saja akan di rusak oleh Bella. Hingga berpotensi mencelakai seorang Bella.


Deni menghampiri Nia yang sedang asyik memasak nasi goreng untuk sarapan pagi ini di dapur. Deni dengan wajah murung menatap wajah Nia yang sebenarnya terlihat begitu bahagia. Namun ketika melihat wajah murung Deni, Nia pun turut menjadi murung.


"Ada apa?" tanya Nia dengan suara lirih.


Deni tidak menjawab pertanyaan dari Nia. Dia tetap terdiam dengan tatapan murungnya yang begitu terlihat.


"Ada apa sayang?" tanya Nia sekali lagi.


"Apa kita harus membawa Bella ke rumah sakit jiwa?" tanya balik Deni.


Nia terkejut. Pasalnya selama ini Deni memang kerap menolak untuk membawa Bella ke rumah sakit jiwa. Hingga keputusan dari seorang Deni ini pun patut di pertanyakan oleh seorang Nia.

__ADS_1


"Kamu yakin ingin membawa Bella ke rumah sakit jiwa?" tanya balik Nia meyakinkan Deni.


"Jika itu yang terbaik, apa boleh buat lagi. Aku harus akui, gagal dalam memberikan pengobatan terbaik untuk Nia. Sehingga Nia tidak bisa sembuh secara total." jawab Deni tetap dengan kesedihannya.


Nia pun langsung mengelus pundak seorang Deni. Dia mencoba menenangkan Deni. Meminta Deni memikirkan matang-matang apa yang akan di jadikan keputusannya. Sehingga keputusan dari Deni tidak akan di sesekali olehnya di kemudian hari. Nia berharap Deni berpikir secara matang.


Deni sendiri masih cukup ragu untuk mengambil keputusan tersebut. Sebab dia khawatir itu akan membuat Bella semakin tertekan. Tapi mungkin Bella semakin tertekan jika selamanya ada di dalam kamar. Sendiri dengan kesepian yang terus melanda hatinya. Itu akan semakin membuat Bella mati secara psikologis.


Akhirnya Deni memilih untuk tetap membawa Bella ke rumah sakit jiwa. Tak ada cara lain yang mungkin bisa di lakukan oleh Deni. Walaupun nama baik Deni akan hancur secara tak pasti. Sebab Deni gagal menyembuhkan seorang Bella dari depresi beratnya tersebut.


Keputusan dari Deni itu langsung mendapatkan dukungan penuh dari Nia. Walaupun di awal Nia terlihat meminta Deni untuk berpikir secara lebih matang lagi. Tapi dengan keputusan yang telah di ambil oleh Deni itu. Nia berharap itu akan menjadi keputusan yang terbaik dalam hidup Deni. Hingga Bella akan benar-benar sembuh dari depresi berat yang di hadapi oleh dirinya.


Namun saat Deni tiba di kamar Bella, dirinya begitu terkejut. Deni tak menemukan sosok Bella di dalam kamarnya. Pintu kamar Bella yang lupa kembali di kunci oleh Deni. Pada akhirnya menjadi kesempatan emas bagi Bella untuk pergi dari kamar tersebut. Bella pun melarikan diri dari kamar.


Deni bukan panik lagi, tapi dia sangat amat panik. Dia khawatir akan terjadi sesuatu hal yang buruk yang akan melanda seorang Bella. Hingga Deni butuh bantuan Nia untuk mencari keberadaan Bella yang sepertinya belum kabur terlalu jauh.

__ADS_1


Nia dan Deni mencari Nia dengan cara berpencar. Deni mencari ke arah kanan kompleks perumahan tempat mereka tinggal. Sementara Nia pergi ke arah kiri dimana itu merupakan arah tempat taman berada.


Baik Nia dan Deni, sama-sama tidak menemukan keberadaan dari Bella. Keduanya tidak berhasil bertemu dengan Bella. Hingga rasa panik yang ada pada diri seorang Deni semakin besar lagi.


Dengan menggunakan mobil miliknya, Deni menyisir setiap jalan yang mungkin di gunakan oleh Bella untuk pergi. Tapi dari semua jalan yang telah di sisir oleh Deni. Dia tak menemukan seorang Bella.


Tujuan akhir Deni adalah rumah dari seorang Bio. Bisa saja Bella datang ke rumah Bio untuk melihat keberadaan dari Nabila. Selama ini Bella kerap pergi ke rumah Bio untuk menjenguk Nabila. Mungkin kali ini Bella kembali ke rumah Bio untuk menemui anaknya tersebut.


Tidak ada tanda-tanda Bella berada di rumah Bio. Kemungkinan itu semakin besar, dengan keberadaan Nabila yang terlihat bahagia bersama dengan pengasuhnya. Jika Bella ada di sana, bukan tidak mungkin Bella akan menghampiri Nabila yang sedang berada dengan pengasuhnya. Tanpa pengawalan dari bodyguard Roy yang memiliki perawakan serem tersebut.


Deni bingung harus mencari Bella. Sebab Deni sudah mengelilingi sekitaran rumahnya. Tapi Deni tidak kunjung menemukan seorang Bella. Hanya ada kekecewaan yang di dapat oleh Deni.


Nia terus memberikan semangat pada Deni dalam melakukan pencarian terhadap Bella. Mungkin Deni akan segera menemukan Bella yang tidak jauh pergi dari sekitar kompleks rumah mereka. Bella tidak mungkin jauh pergi dari sekitar kompleks rumah. Itu yang coba di yakinkan oleh Nia pada seorang Deni.


Di perjalanan menuju rumah itu, Deni ingat satu tempat lainnya yang mungkin saja sering di datangi oleh seorang Bella. Tentu tempat tersebut adalah kuburan dari orangtua Deni. Biasanya Bella mendatangi kuburan orangtuanya tersebut, ketika dirinya sedang bersedih. Hingga tak heran, Bella mungkin ada di kuburan ibunya sedang merenung. Deni pun langsung mengarahkan mobil miliknya tersebut menuju kuburan kedua orangtuanya.

__ADS_1


Deni yang tak sabar untuk bertemu dengan Bella di kuburan ibunya tersebut. Memacu kendaraan miliknya sekencang mungkin. Hingga Nia sempat mengingatkan Deni untuk lebih berhati-hati lagi dalam memacu mobil tersebut. Tapi Deni tetap memacu mobil itu dengan kecepatan tinggi. Hingga Nia hanya bisa menutup kedua matanya dengan kecepatan tinggi yang di kemudikan oleh Deni.


Tiba di depan pemakaman umum tempat kedua orangtuanya di semayamkan. Deni langsung bergegas menuju kuburan kedua orangtuanya tersebut. Benar saja, Deni melihat Bella yang sedang berbaring di samping kuburan ibunya. Dia terlihat berbicara sendiri dengan makam kuburan ibunya tersebut. Entah apa yang di bicarakan oleh Bella. Tapi dia terlihat begitu bersedih dengan apa yang terjadi.


__ADS_2