
Cinta adalah hal yang paling bias, seperti sebuah benda abstrak yang tidak dapat di definisikan. Begitu juga dengan cinta seorang Danielle pada seorang Nia. Perpisahan beberapa tahun yang lalu, masih tersimpan cinta yang cukup dalam di hati seorang Danielle pada Nia.
Tidak ada yang bisa menggantikan posisi Nia di hati seorang Danielle. Nia tetap menjadi obsesi dari cinta seorang Danielle. Hingga Nia selalu menjadi prioritas bagi seorang Danielle.
Ada kerinduan dari dalam diri Danielle pada seorang Nia. Hingga Danielle ingin mengajak Nia bertemu. Tapi mungkin akan sangat bahaya bagi Danielle untuk bertemu dengan Nia saat ini. Mengingat ada seorang Deni yang akan lebih mewaspadai lagi.
Danielle perlu seorang perantara dalam pertemuan dengan Nia. Sebab dengan cara itu, Danielle bisa bertemu dengan Nia. Cara yang mungkin bisa di gunakan oleh Danielle. Tapi siapa orang yang bisa Danielle jadikan perantara dalam pertemuan dengan Nia.
__ADS_1
Danielle terus berpikir keras untuk menemukan orang yang menurut dirinya begitu tepat. Hingga Danielle menemukan nama seorang Hellen. Dia adalah sahabat dari Nia ketika SMA dahulu. Mungkin Nia tidak akan menolak untuk bertemu dengan Hellen, pasalnya Hellen adalah sahabat Nia yang mungkin sudah lama tidak Nia temui.
Untungnya Danielle menyimpan seluruh nomor teman semasa sekolahnya dulu. Sehingga tidak harus kesulitan untuk mencari nomor telepon Hellen. Danielle pun langsung menghubungi Hellen untuk meminta bantuan Hellen.
Sebenarnya Hellen sibuk, dia harus mengerjakan pekerjaan kantornya yang cukup melimpah. Tapi demi menolong seorang Danielle, Hellen pun akhirnya mau untuk meluangkan waktu untuk bertemu dengan Nia.
Hellen langsung menghubungi Nia untuk mengajak Nia bertemu. Dengan alasan mengopi di sebuah kafe, Hellen memaksa Nia untuk bertemu dengan dengan dirinya. Hingga akhirnya Nia pun bersedia untuk bertemu dengan Hellen.
__ADS_1
Begitu mendapat kabar pertemuan dengan Nia di terima dengan baik oleh Nia. Hellen dengan segera mengabarkan pada Danielle. Ini adalah kabar gembira yang harus Danielle tahu, sebab Danielle memang ingin bertemu dengan Nia. Mengobrol satu, sambil berharap Nia akan kembali ke pelukan Danielle. Seperti kisah cinta Danielle dan Nia di masa lalu. Kisah cinta yang sempurna yang pernah di ukir oleh keduanya.
Hellen mengatakan pertemuan dengan Nia sendiri akan berlangsung di waktu sore. Waktu yang tepat untuk menyeruput segelas kopi hangat serta roti yang lezat. Hellen meminta Danielle untuk berpenampilan sekeren mungkin. Sebab mungkin saja, Nia akan kembali jatuh hati saat melihat penampilan dari seorang Danielle. Biasanya cinta datang dari mata ke hati.
Tanpa harus Hellen peringatkan, Danielle tentu sudah akan melakukannya. Sebab Danielle ingin memperlihatkan sisi tampan dari dirinya pada seorang Nia. Dimana penampilan keren Danielle yang dahulu sangat diidamkan oleh seorang Nia.
Danielle mengucapkan banyak terima kasih pada seorang Hellen yang bersedia menolong Danielle untuk kembali bertemu dengan Nia. Walaupun tujuan Danielle yang terkesan jahat, namun setidaknya ini adalah upaya dari Danielle akan mempertahankan cintanya pada seorang Nia. Danielle ingin menunjukkan bagaimana cinta dari dirinya masih cukup besar untuk seorang Nia. Cinta yang masih membara di lubuk hati terdalam.
__ADS_1