
Seorang ibu tua tak henti menangis dengan suaminya. Ibu tua itu ternyata adalah orangtua kandung dari Sharon. Rina Zubaedah adalah nama ibu dari Sharon. Sementara ayah Sharon yang berasal dari Australia bernama Jack Miller. Keduanya begitu terpukul dengan kepergian dari seorang Sharon yang bunuh diri.
Jack terus menenangkan istrinya yang tak henti menangis. Apalagi Sharon adalah anak satu-satunya dari keduanya. Jadi wajar jika Rina sangat sulit menerima kepergian dari seorang Sharon dengan cara bunuh diri. Ini hal yang tidak wajar bagi kedua orangtua Sharon.
Jack yang fasih berbahasa Indonesia, menyapa baik Deni. Sementara Rina begitu emosional saat bertemu dengan Deni. Dia merasa Deni telah gagal dalam mengobati seorang Sharon. Sehingga Sharon harus melakukan bunuh diri.
__ADS_1
Deni hanya terdiam dengan segala caci maki yang di lakukan oleh ibu Sharon pada dirinya. Dia hanya sanggup bersimpuh pada Rina untuk meminta maaf atas apa yang terjadi pada Sharon.
Rina yang begitu marah pada seorang Deni. Mendorong tubuh Deni yang lunglai tersebut. Seketika Deni pun tersungkur oleh dorongan yang di lakukan Rina. Kata cacian kembali Rina lontarkan pada seorang Deni. Dia merasa Deni yang harus bertanggung jawab atas kematian seorang Sharon. Hingga Rina mengancam akan membawa kasus kematian dari seorang Sharon pada pihak berwajib. Rina siap melakukan upaya hukum yang akan membuat Deni harus merasakan sakitnya seperti yang dia alami.
Deni yang bersedih dengan kematian seorang Sharon. Hanya bisa terdiam dengan apa yang di lontarkan oleh ibu Sharon tersebut. Dia tak bisa melakukan apapun lagi. Sebab dia sendiri merasa tak mampu dalam menyembuhkan seorang Sharon dari gangguan mental yang di alaminya. Sehingga Sharon pun akhirnya melakukan bunuh diri dengan menggantung dirinya pada sebuah kayu besar.
__ADS_1
Jack memohon maaf pada seorang Deni yang terlihat begitu terpukul dengan kematian Dati anaknya tersebut. Jack meminta Deni untuk tidak merasa bersalah terlalu dalam. Sebab bagi Jack, Deni sudah melakukan hal yang terbaik untuk membuat Sharon kembali sembuh. Walaupun akhirnya sebuah insiden yang tidak begitu mengenakan terjadi pada seorang Sharon. Dia meninggal dengan cara menggantung diri.
Deni sedikit merasa tenang dengan suntikan semangat dari seorang Jack. Tapi Dia merasa tetap sebagai seorang pecundang. Dia merasa dirinya tidak layak mendapatkan predikat sebagai seekor psikiater hebat. Sebab Deni masih jauh dari kata tersebut. Dia bukan hebat, hanya beruntung saja.
Jack yang melihat Deni begitu terpukul dengan kematian Sharon sebagai salah seorang pasiennya. Kembali menenangkan Deni. Jack meminta Deni untuk tidak melakukan hal yang seperti itu. Sebab kematian dari seorang Sharon, tidak sepenuhnya kesalahan dari seorang Deni.
__ADS_1
Deni mulai sedikit tenang dengan kondisi yang ada. Deni pun meminta maaf kembali pada kedua orangtua dari Sharon. Terutama pada ibu Sharon yang masih belum bisa ikhlas sepenuhnya dalam kepergian dari anaknya tersebut. Hingga dia sempat menyalahkan Deni atas kematian dari Sharon.