
Seorang pria dewasa nampak mengamuk di luar tempat praktek Deni. Pria itu terus berteriak memanggil nama seorang perempuan. Terdengar nama Indah terus diucap dengan keras oleh pria depresi tersebut. Hingga Deni yang sedang istirahat makan, terganggu dengan suara teriakan dari pria dewasa tersebut.
Penasaran dengan pria depresi yang berteriak tersebut. Deni langsung menghampiri pria itu yang terus berteriak memanggil nama seorang perempuan bernama Indah. Seorang perawat menghampiri Deni, dia mengatakan jika pria itu di tinggal nikah oleh tunangannya.
Sebelum datang ke tempat praktek seorang Deni. Pria depresi itu sempat menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. Dimana dia menghabiskan hampir 2 bulan di rumah sakit jiwa.
__ADS_1
Seminggu di nyatakan sembuh, dia kembali ke tahap depresi awalnya. Hingga keluarganya akhirnya membawa pria depresi itu ke tempat praktek dari seorang Deni.
Deni meminta untuk menyuntikkan terlebih dahulu obat bius pada pria dewasa itu. Mungkin pria itu butuh untuk sedikit di tenangkan terlebih dahulu. Apalagi dia cukup menganggu dengan teriakan darinya yang terdengar bising. Di tambah matahari yang bersinar begitu teriknya. Sehingga pilihan paling tepat untuk pria itu adalah dengan menyuntikkan obat bius.
Beberapa perawat mulai mengambil obat bius yang akan di gunakan untuk membuat pria itu tak sadarkan diri. Dengan segera perawat itu langsung menyuntikkan di bagian kanan tangan pria itu. Dengan segera, pria itu langsung pingsan dengan obat bius yang disuntikkan oleh perawat tadi.
__ADS_1
Deni yang penasaran dengan pria itu, sengaja tetap berada di depan ruang prakteknya. Melihat lebih dekat pria itu ketika di bawa oleh perawat masuk ke dalam tempat praktek Deni.
Deni sempat terkejut dengan pria itu. Dia melihat sebuah gelang berwarna biru berbahan karet. Gelang yang sama yang di kenakan oleh Bella. Tapi dari mana pria itu mendapat gelang berwarna biru tersebut. Deni hanya mengetahui gelang itu hanya ada dua saja. Satu di kenakan oleh Bella, satu lagi ada di tangan Bio. Tapi mengapa pria depresi itu mengenakan gelang sama dengan Bio dam Bella. Itu jadi pertanyaan besar bagi seorang Deni.
Deni terus mengikuti pria depresi tersebut. Pandangan dari seorang Deni tetap tidak lepas pada gelang yang di kenakan oleh pria itu. Dia masih cukup heran mengapa pria itu mengenakan gelang berwarna biru tersebut. Apa dia mendapatkan gelang itu dari Bio? Tapi kapan Bio bertemu dengan pria itu, dan seperti Bio tidak memiliki ikatan darah dengan pria tersebut.
__ADS_1
Untuk memastikan gelang tersebut benar-benar gelang yang di kenakan oleh Bella dan Bio. Deni langsung mengecek secara dekat. Dia meraba gelang tersebut, memang gelang itu adalah gelang yang sama yang di kenakan oleh Bella dan Bio. Deni tidak salah akan hal tersebut. Hanya saja Deni masih cukup penasaran dengan pria itu yang memiliki gelang tersebut. Deni masih ingin tahu, pria itu mendapat gelang tersebut dari mana. Ini harus Deni temukan jawabannya secara langsung. Ini mungkin akan menjadi petunjuk bagi Deni untuk menghancurkan Bio dan Roy yang telah membuat Bella depresi berat.