
.
.
.
Allah menciptakan manusia ke atas dunia ini tentunya untuk melakukan perbuatan yang baik, menjauhi segala yang dilarang, dan menjalankan segala hal yang baik yang diperintahkan-Nya.
Namun yang namanya manusia selalu gagal fokus untuk menjalani itu semua, ada saja hal yang dilarang itu dilakukannya, bahkan seumur hidupnya selalu berbuat sedemikian tanpa ada taubat didalamnya
Dengan hal itu, tentunya Allah tidak akan menyukai jika hamba-Nya melakukan hal keji, Zina salah satunya. Perbuatan tersebut memang seharusnya di hindari oleh manusia supaya terhindar dari efek buruk di dunia dan di akhirat nanti.
Sebagaimana dijelaskan di dalam Alquran, yang Artinya: "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk" (Qs. Al Isra: 32).
.
.
"Pa... " Zilla berusaha membuka kedua matanya
"Zilla... " Ucap Papa Pandu, mendekat dan langsung menggengam tangan Zilla
"Pa, dimana aku"? Tanya Zilla, saat menyadari dirinya berada di ruangan yang berbeda.
"Sst! Jangan banyak bicara dulu Nak!" Papa Pandu membelai rambut milik Zilla.
"Pak... Pak Tejo" Panggil Pak Pandu yang memanggil Pak Tejo dari dalam ruangan Zilla.
"Pak. Apa Bapak memanggil saya? Tanya Pak Tejo
"Iya. Pak Tejo, cepat panggilkan Dokter!" Perintah Pak Pandu menyuruh Pak Tejo
"Baik Pak" Ucap Pak Tejo
Pak Tejo pergi meninggalkan ruangan Zilla dan segera memanggil Dokternya.
"Dok... Pasien yang di kamar sana sudah siuman" Ucap Pak Tejo yang berpapsan dengan Pak Dokter yang menangani Zilla dan menunjuk ke arah pintu kamar Zilla
"Baik Pak. Saya akan segera memeriksanya" Jawab Pak Dokter
"Sus mari bantu saya" Ucap Pak Dokter
"Baik Dok" Ucap Suster tersebut
"Jangan menangis Nak, kamu akan baik-baik saja" Ucap Papa Pandu mengusap air mata yang menetes di pipi Zilla
"Berjanjilah padaku, jangan melakukan hal gila seperti ini lagi!" Pinta Papa Pandu kepada Zilla
Zilla hanya diam dan terus menangis, ia teringat apa yang sudah dilakukannya. Zilla dengan sengaja mengurung dirinya di kamar dan tidak makan seharian.
"Ada apa ini? Tanya Pak Dokter yang melihat Zilla menanggis
"Tidak Pak. Zilla sudah sadarkan diri" Jawab Pak Pandu mengalihkan pembicaraannya
__ADS_1
"Oh... Bapak sebaiknya tunggu di luar dulu iya biyar saya memeriksa keadaan Zilla saat ini" Perintah Pak Dokter kepada Pak Pandu
"Baik Pak. Silahkan" Ucap Pak Pandu
Pak Pandu meninggalkan Zilla dan pergi ke luar dengan langkah gontai.
Huffft... Pak Pandu menduduki kursi yang berada di depan kamar Zilla. Pak Pandu nampak memijat keningnya yang merasa pening memikirkan Zilla anak satu-satunya yang dimana dia selalu membanggakan Zilla meskipun perilaku dan sikap Zilla yang buruk Pak Pandu tetap mempedulikan anaknya nomor satu apalagi saat ini anaknya butuh dukungan darinya.
"Pak Pandu" Ucap Pak Dokter yang keluar dari kamar Zilla
"Iya Dok... Bagaimana dengan anak saya? Tanya Pak Pandu dengan tegas
"Sebaiknya Zilla harus mengginap di sini untuk beberapa hari mungkin satu atau dua hari keadaan Zilla akan pulih seperti biasanya di" Jawab Pak Dokter
"Baiklah Dok. Kalau menurut Dokter itu yang terbaik untuk anak saya Zilla" Ucap Pak Pandu
"Iya Pak. Saya permisi dulu" Ucap Pak Dokter
.
.
Pak Pandu masuk ke dalam ruangan Zilla.
"Pa... Apa kita boleh pulang? Apa ada hal buruk yang terjadi dengan Zilla Papa? Tanya Zilla
"Dokter menyarankan agar kamu mengginap di sini untuk beberapa hari mungkin satu atau dua hari keadaan Zilla akan pulih" Itu yang di katakan Pak Dokter
"Sudah turuti saja apa kata Dokter. Lebih baik sekarang kamu istirahatlah. Papa akan memanggil Bu Ain untuk menemanimu dan Papa akan segera pulang ke rumah ada hal penting yang harus Papa lakukan" Jawab Papa Pandu dengan tegas
"Pa..." Suara lirih Zilla
Namun Pak Pandu tidak mendengarkan perkataan Zilla. Pak Pandu pergi meninggalkan Zilla dengan begitu saja.
Pak Tejo dan Bu Ain masih menunggu di luar ruangan Zilla. Pak Pandu meminta kepada Pak Tejo agar mengantarkannya pulang ke rumah. Sedangkan Bu Ain di perintahkan untuk menjaga Zilla selama Zilla berada di rumah sakit.
"Saya permisi dulu Bu" Ucap Pak Pandu
"Iya Pak. Silahkan" Jawab Bu Ain
"Tolong temani Zilla dan kalau ada masalah tolong segera hubungi saya secepatnya" Perintah Pak Pandu kepada Bu Ain
"Baik Pak" Jawab Bu Ain
Setelah Pak Pandu pergi, Bu Ain masuk ke dalam ruangan Zilla.
"Kenapa Papa begitu saja meninggalkan Zilla di sini? Tanya batin Zilla
"Eh Nak Zilla. Sudah sadar iya Nak" Ucap Bu Ain yang membuyarkan pikiran Zilla yang penuh dengan pertanyaan
"Bu Ain... Panggil Zilla dan Zilla segera duduk
"Jangan banyak bergerak dulu" Ucap Bu Ain membantu Zilla duduk dan terlihat sangat lemas tubuhnya
__ADS_1
"Kenapa? Tanya Zilla
"Sebaiknya berbaring lah saja" Jawab Bu Ain
"Aku ingin duduk Bu. Bu Ain sudah dari tadi berada di sini? Tanya Zilla
"Iya. Bu Ain juga ikut mengantar Zilla ke rumah sakit ini" Jawab Bu Ain
"Apa yang sebenarnya terjadi kepada Zilla Bu? Tanya Zilla
"Wajahmu sangat pucat Nak. Istirahatlah Ibu akan menjagamu di luar" Ucap Bu Ain mengalihkan pembicaraannya
"Bu..."Panggil Zilla kepada Bu Ain yang hendak keluar ruangan
"Iya. Kenapa? Tanya Bu Ain
"Sebaiknya Bu Ain di dalam ruangan ini saja temani saya" Jawab Zilla
"Baiklah Ibu akan duduk di sini dan tidur di sini juga" Ucap Bu Ain menunjukka sofa yang berada di ruangan itu
"Jangan Bu" Ucap Zilla
"Kenapa? Tanya Bu Ain
"Bu Ain tidak di sini" Jawab Zilla menepuk tempat tidur yang berada di sampingnya
"Di situ" Ucap Bu Ain menunjuk tempat tidur Zilla
"Iya. Temani Zilla" Jawab Zilla
"Sebaiknya Nak Zilla saja yang di situ. Ibu akan tidur di sofa saja, tempat tidurnya nanti sempit" Ucap Bu Ain
"Ayolah Bu" Zilla memohon kepada Bu Ain
"Iya Baiklah Nak Zilla. Ibu akan menuruti keinginan Nak Zilla" Ucap Bu Ain dengan tersenyum
Bu Ain naik ke atas tempat tidur dan Zilla pun membaringkan tubuhnya ke atas tempat tidurnya.
"Terimakasih iya Bu" Ucap Zilla
"Iya Nak. Besok jangan di ulangi lagi iya, Ibu cemas saat melihatmu tergeletak di atas lantai seperti tadi" Ucap Bu Ain
"Maaf Bu" Jawab Zilla
"Kalau ada masalah coba ceritakan saja kepada Ibu. Siapa tau Ibu bisa membantumu Nak" Ucap Bu Ain
"Terimakasih Bu" Ucap Zilla
Bersambung... โ๏ธ
Jangan lupa berikan komentar kalian
Salam sayang paling di sayang๐๐๐
__ADS_1