Papa Untuk Anakku

Papa Untuk Anakku
Episode 84 Season Uswa


__ADS_3

Setelah pulang kerja Zoel tidak langsung pulang ke rumahnya melainkan Zoel ikut pergi bersama Andi ke cafe yang berkedok club' malam. Andi dan Zoel menaiki mobilnya masing-masing. Setelah mereka sampai di club tersebut, mereka segera masuk ke dalam club itu.


Mereka mulai duduk di tempat biasanya dan datanglah seorang pelayan yang menawarkan minuman kepada mereka.


"Seperti biasa" Ucap Andi kepada pelayan itu dan langsung pergi


"An... Sebentar iya aku ke toilet dulu" Ucap Zoel segera pergi


"Hm" Jawab Andi dengan memainkan ponsel miliknya


Zoel menuju ke kamar mandi, saat Zoel melintas sebuah ruangan terdapat suara orang yang sedang berbicara dan marah-marah.


"Ada apa di dalam sana? Tanya Zoel berjalan menuju ke ruang tersebut. Setelah sampai di depan ruangan itu Zoel membuka sedikit pintu tersebut dan mengintip dari luar


"Hah itu kan bukannya teman Uswa" Ucap Zoel lirih


Di dalam ruangan itu terjadi pertengkaran antara Aira dan Mami Jubaidah. Mami Jubaidah mengusir Aira dari tempat kerjanya. Di sebabkan oleh Aira yang gagal memberikan seorang perempuan yang masih perawan membuat Pak Bani marah besar kepada Aira. Pak Bani juga mengancam Mami Jubaidah karena sudah kecewa dengan layanan di clubnya, sehingga membuat Pak Bani mengancam Mami Jubaidah untuk menutup tempat club tersebut.


Mami Jubaidah tidak mengetahui persoalan antara Aira dan Pak Bani. Tapi sayangnya malah Mami Jubaidah ikut keseret dalam masalah pribadi mereka.


"Aku sudah menolong mu Aira dan kenapa kau malah seperti ini kepada diriku. Pokoknya aku tidak mau tau sekarang kau tinggalkan tempat ini dan jangan pernah lagi ke tempat ini" Ucap Mami Jubaidah mengusirnya


"Mi... Jangan seperti itu donk, kasihan aku. Hanya tempat ini yang bisa memberikan aku makan" Jawab Aira memohon dengan memegang tangan Mami Jubaidah


"Sudah pergi sana" Ucap lantang Mami Jubaidah mendorong tubuh Aira hingga terjatuh


"Mami" Jawab Aira bertekuk lutut


"Toni bawa perempuan ini pergi dari ruangan ku ini" Ucap Mami Jubaidah kepada Toni yang sedari tadi berdiri di tempatnya


"Baik, Mi" Sambung Toni


"Ayo" Ajak Toni dengan mencengkeram tangan Aira


"Aku tidak mau pergi dari tempat ini, Ton" Ucap Aira menanggis sesenggukan


"Ah... Kau sudah tidak di butuhkan lagi di tempat ini" Jawab Toni menyeret Aira pergi ke luar ruangan itu


Zoel yang melihat itu semua hanya tercengang, Zoel segera pergi menuju ke toilet agar mereka tidak melihatnya. Setelah Toni dan Aira pergi, Zoel keluar dari toilet tersebut dan langsung menuju ke Andi.


"Lama sekali" Ucap Andi saat melihat Zoel yang baru datang

__ADS_1


"Aduh perutku sakit sekali" Jawab Zoel berbohong dan duduk di kursi sebelah Andi


"Ini minuman mu" Ucap Andi dengan menggeser minum itu di depan Zoel


"Aman kan ini? Tanya Zoel


"Iya Aman. Kau takut iya aku akan mencampur minuman itu dengan obat" Jawab Andi berbisik di telinga Andi


Setelah mendengarkan kata aman dari mulut Andi. Zoel dengan segera meminum jus jeruk itu sampai habis.


"Wah... Wah. Haus om" Ucap Andi tertawa terbahak-bahak melihat Zoel meminum jus jeruk itu hingga habis


"Iya om Andi. Dedek haus" Jawab Zoel manja


"Huwekkh... Huwekkh..." Suara Andi dengan sengaja muntah


"Apa kau lagi sakit Andi? Tanya Zoel


"Tidak. Aku hanya jijik saja melihat kau berbicara seperti itu" Jawab Andi


"Oh... Biasanya juga suka kalau di goda" Ucap Zoel


"Di goda sama perempuan yang ku mau. Coba deh lihat perempuan itu. Cantik kan" Ucap Andi


"Itu yang pakai baju hitam" Jawab Andi dengan menunjuk ke arah perempuan tersebut


"Hm... Iya cantik menurut Lo. Udah ah... Aku pulang dulu" Ucap Zoel segera berdiri dari tempat duduknya


"Duduk dulu lha bro. Ini juga masih sore" Jawab Andi mencegahnya


"Sore apaan. Nih lihat pukul sebelas malam" Ucap Zoel dengan memperlihatkan jam tangan miliknya kepada Andi


"Ya sudah lah kita pulang saja. Aku tidur di rumahmu iya" Jawab Andi segera berdiri dari tempat duduknya


"Jangan" Teriak Zoel


"Kenapa? Tanya Andi yang melihat ekspresi wajah Zoel tidak seperti biasanya


"Aku ingin sendiri. Kalau kau tidur di rumah ku pasti kau sangat merepotkan diriku" Jawab Zoel menjelaskannya


"Pokoknya aku malah ini tidur di rumah mu" Ucap Andi

__ADS_1


"Kau pulang ke rumah mu saja dan tidur di rumah mu oke" Jawab Zoel dengan menepuk pundak Andi dan segera pergi


"Ye..."Ucap Andi


.


.


Di rumah Zoel.


Uswa mendapatkan kiriman sayur-sayuran dan lauk-pauk yang di antara oleh seseorang kurir suruh Zoel. Uswa dengan cekatan memasak dan menyajikan makanan tersebut untuk makan malam bersama dengan Zoel. Zoel yang sedari tadi tidak kunjung pulang membuat Uswa menghawatirkan keadaan Zoel. Apalagi di tambah dengan Uswa yang tidak memiliki nomor ponsel milik Zoel, membuat Uswa kerepotan untuk mencari informasi di mana saat ini Zoel berada. Uswa yang duduk di kursi ruang makan melihat semua makanan itu sudah tertata rapi di atas meja dan siap untuk di santap.


"Jam berapa ini" Ucap Uswa lirih


"Aku sudah memasak sebanyak ini dan siapa yang akan menghabiskannya" Ucap Uswa melihat makanan tersebut di atas meja


"Pasti makanan ini sudah dingin. Apa aku harus menghangatkannya lagi" Pikir Uswa


"Hah sudahlah" Ucap Uswa meninggalkan ruang makan dan segera pergi menuju ke ruang tamu


Sesampainya di ruang tamu Uswa duduk di kursi dan melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul sebelas malam.


"Apa dia tidak pulang malam ini" Ucap Uswa


"Tin... Tin... Tin..." Suara klakson mobil milik Zoel


"Apa itu Zoel" Ucap Uswa segera membuka pintu rumah


"Kau belum tidur" Ucap Zoel yang melihat Uswa berdiri di depan pintu rumahnya


"Belum aku masih menunggu kau pulang" Jawab Uswa tersenyum


"Kenapa kau menungguku. Kau cepat pergilah masuk ke dalam dan tidur. Ini sudah malam jangan begadang" Perintah Zoel


"Aku ingin makan bersama dirimu. Sebagai ucapan terimakasih aku sudah memasak makan malam. Ayolah makan malam bersama dengan ku" Ajak Uswa tersenyum


"Aku tidak terbiasa makan di jam begini. Kau makan sendiri iya, aku akan pergi ke kamar ku dan istirahat" Ucap Zoel


"Tapikan itu" Jawab Uswa lirih melihat Zoel pergi


"Makanan itu kan banyak, sayang sekali kalau tidak di habiskan" Ucap Uswa segera pergi ke ruang makan

__ADS_1


"Jika dia tidak mau makan ya sudahlah. Aku akan makan malam sendiri" Ucap Uswa segera duduk di kursi ruang makan dan mulai menyantap makanan yang sudah tersaji di atas meja makan


Bersambung... ✍️


__ADS_2