
Sampai di rumah Ismail
Saat itu Ismail tengah duduk-duduk santai di depan rumah miliknya. Betapa terkejutnya melihat Zilla pulang dan di bonceng oleh Uswa.
"Apa aku tidak salah melihatnya" Ucap Ismail mengucek-ngucek matanya tidak percaya apa yang di lihatnya saat ini
"Apa yang sudah Uswa lakukan? Tanya Ismail melongo
"Gila-gila pemandangan yang sungguh indah di pagi hari ini" Umpat Batin Ismail tersenyum
"Kalian kok bisa bersama-sama dan tertawa bahagia begitu? Apa yang sudah terjadi di antara kalian berdua? Tanya Ismail langsung
"Hm... Kenapa iya, Zill? Tanya Uswa pura-pura tidak ingin menjawab pertanyaan Ismail
"Kenapa? Tanya Ismail dengan serius
"Ayolah kita masuk ke dalam Zill" Ajak Uswa
"Iya-iya" Jawab Zilla bergembira
"Hei tunggu dan jawab pertanyaan ku dulu" Teriak Ismail memaksa
Zilla dan Uswa tidak mendengarkannya dan langsung masuk ke dalam.
"Ini sayuran untuk mu" Ucap Uswa memilihkan sayuran yang sudah di belinya
"Sayur apa ini namanya? Tanya Zilla yang tidak tau
"Hah... Masak kau tidak tau nama sayur ini" Jawab Uswa terkejut dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya
"Iya aku tidak tau namanya" Ucap Zilla memelototkan kedua matanya
"Astaga kau itu kan perempuan. Jangan bilang kalau kau tidak tau cara memasaknya" Ucap Uswa curiga
"Hm" Ucap Zilla menganggukkan kepalanya
"Ya ampun. Ini sayur namanya sayur bayam. Kalau yang ini namanya sayur kangkung. Kalau yang ini namanya ikan kembung. Eh... Tunggu dulu apa kamu di kota tidak pernah makan sayur bayam dan sayur kangkung? Tanya Uswa
"Entahlah. Apa yang Ibu Ain masak untuk ku" Jawab Zilla mengaruk kepala
"Bu Ain. Siapa dia? Tanya Uswa
"Oh... Bu Ain itu art di rumahku. Dia tugasnya menggurus rumah gitu" Jawab Zilla menjelaskan
"Pembantu iya. Pantas saja kau tidak tau nama sayur, pasti kau juga tidak bisa masak. Sekarang kau sudah menjadi istri Abang Ismail. Kau harus bisa mengurus rumah dan melayani Abang Ismail dengan baik" Ucap Uswa
"Iya. Ismail itu selalu saja menyalahkanku dan memarahiku dengan tidak jelas" Jawab Zilla memberitahu Uswa
"Apa Abang Ismail memarahimu setiap hari? Tanya Uswa lirih agar tidak terdengar oleh Abang Ismail
"Iya" Jawab Zilla lirih juga
"Mari, kita pergi ke dapur sekarang. Aku akan mengajarimu cara memasak" Ucap Uswa mengajak Zilla
"Benarkah itu kau akan mengajariku cara memasak yang benar" Jawab Zilla bersemangat
__ADS_1
"Iya" Ucap Uswa tersenyum
Mereka pergi ke dapur, saat sampai di dapur begitu banyak piring kotor tertumpuk di tempat pencucian piring dan letak barang-barang di dapur sangatlah berantakan. Tidak seperti saat Bu Sukma masih hidup dan Uswa masih tinggal di rumah itu selalu menjaga kebersihan dapur.
"Baiklah" Ucap Uswa merarik nafasnya dengan dalam dan mengembuskanya dengan sembarang
"Bagaimana? Tanya Zilla
"Kamu duduk di meja makan dan pilah-pilah sayur bayam ini. Agar saat di masak ulatnya tidak ikut" Jawab Uswa
"Uweh" Zilla rasanya ingin muntah ketika Uswa berkata seperti itu
"Kenapa mau muntah? Tanya Uswa
"Uwekk... Uwek..." Zilla berlari menuju ke kamar mandi dan muntah
"Apa kau baik-baik saja? Tanya Uswa
"Iya" Jawab Zilla dari dalam kamar mandi
"Apa kita bisa melanjutkannya? Tanya Uswa yang melihat pucat wajah Zilla
Zilla kembali duduk.
"Setelah selesai memilah sayur. Kau haru membersihkan ikan itu" Perintah Uswa menunjuk ke arah ikan yang ia letakkan di atas tempat pencucian piring
"Banyak sekali yang harus aku kerjakan" Ucap Zilla mengeluh
"Baru juga segitu. Kau sudah mengeluh!" Jawab Uswa tersenyum
"Iya aku akan melakukannya" Ucap Zilla dengan malas
Sedangkan Zilla hanya menganggukkan kepalanya saja.
Ismail curiga dengan Zilla dan Uswa.
"Apa yang mereka lakukan di dalam rumah? Tanya Ismail berpikir buruk
"Ah... Sebaiknya aku harus melihatnya dengan mata kepala ku sendiri" Ucap Ismail masuk ke dalam rumah
Di lihatnya mereka tidak ada di ruang tamu,
"Kemana mereka? Tanya Ismail kepada dirinya sendiri
Saat Ismail mendengarkan suara mereka, Ismail pergi ke dapur.
"Iya mereka ada di dapur" Ucap Ismail segera melihatnya
Ismail berjalan dengan mengendap-endap agar tidak terdengar oleh mereka. Ismail terkejut saat melihat apa yang mereka lakukan.
"Apa mereka akan memasak bersama" Ucap Ismail menutup mulutnya dengan tidak percaya
"Hm... Baguslah kalau Uswa mau mengajari Zilla masak. Tanpa aku harus meminta tolong kepada Uswa" Ucap Ismail tersenyum dan pergi dari dapur
"Zilla apa kau sudah selesai melakukannya. Tolong bawa kemari dan lihatlah cara aku memasaknya" Perintah Uswa kepada Zilla
__ADS_1
"Iya" Jawab Zilla lesu
"Apa kau sudah merasa lelah? Tanya Uswa kepada Zilla saat melihat Zilla sudah tidak bersemangat lagi
"Ambil kursi itu dan duduklah mendekat ke sini" Perintah Uswa dengan segera Zilla mengambilnya dan duduk tak jauh dari Uswa masak
Uswa mulai memasak dan memberikan langkah-langkah pertama saat akan membuat sayur bening, selanjutnya Uswa menggoreng ikan, dan yang terakhir cara membuat sambal yang enak.
Zilla yang melihat Uswa memasak hanya bisa menguap saja, karena ngantuk. Sesekali Zilla melihat wajah Uswa yang begitu teduh.
"Apa dia sudah tidak marah kepada ku lagi? Tanya batin Zilla saat melihat wajah Uswa
"Zilla" Pangil Uswa yang melihat Zilla terus-terusan melihat ke arah dirinya dan bukan masakannya
"Zilla...Zilla" Panggilan Uswa berulangkali membuyarkan lamunan Zilla
"Iya" Jawab Zilla kaget
"Kau kenapa melihatku seperti itu? Tanya Uswa
"Apa kau tidak lelah? Tanya Zilla balik tanpa menjawab pertanyaan Uswa
"Tidak. Lelah kepada? Tanya Uswa balik
"Ah... Lupakan saja pertanyaanku itu" Ucap Zilla tertawa
"Kau ini ada-ada saja" Jawab Uswa tersenyum
"Nah, sudah gampang kan cara memasak sayur bening bayam, ikan goreng, dan sambal" Ucap Uswa meletakkan masakan yang sudah matang ke atas meja makan
"Wah, sepertinya enak sekali! Mari kita makan" Ajak Zilla kepada Uswa
"Tunggu dulu" Ucap Uswae cegah
"Kau belum mencuci pakaiannya. Ayo, akan ku tunjukkan cara mencuci baju yang benar" Ajak Uswa
"Sudah besok saja mencucinya" Jawab Zilla menolak
"Jangan menundanya baju kotormu itu sudah sangat banyak yang kotor. Ayo" Ajak Uswa menarik tangan Zilla
Dengan terpaksa Zilla menerima ajakan itu dan langsung mencuci baju tersebut. Setelah selesai semua dengan urusan Zilla. Uswa segera berpamitan untuk pulang kepada Uswa.
"Zilla semu sudah selesai, aku harap besok kau sudah melakukannya dengan baik. Soal masak-memasak tenang saja aku akan menuliskan semua resep masakan yang aku tau. Aku akan mencatatkannya ke dalam buku dan akan ku berikan kepada mu. Dengan begitu kau bisa mengikutinya" Ucap Uswa menjelaskan
"Makanlah dulu bersama kami" Ucap Zilla mencegahnya
"Tidak. Aku akan makan di rumah saja, besok aku akan ke sini lagi dan pergi ke pasar bersamamu. Agar tidak ada orang yang mengganggumu lagi" Jawab Uswa
"Baiklah hati-hati di jalan" Ucap Zilla mengantar Uswa sampai depan pintu
"Apa kau akan pulang? Tanya Ismail yang melihat Uswa akan pergi
"Hm" Jawab Uswa menganggukkan kepalanya
"Uswa Abang ingin berbicara sebentar denganmu" Ucap Ismail mencegahnya
__ADS_1
"Tidak ada yang perlu di bicarakan lagi di antara kita Bang" Jawab Uswa pergi tanpa melihat wajah Ismail
Bersambung... ✍️