Papa Untuk Anakku

Papa Untuk Anakku
Episode 98 Season Uswa


__ADS_3

Keesokan harinya.


Uswa dan Zoel masih di rumah Papa Pandu. Hari ini mereka semua sarapan pagi bersama, namun mereka para laki-laki tidak pergi ke kantor.


"Pa... Hari ini aku tidak pergi ke kantor" Ucap Zoel yang baru datang di ruang tamu dan segera duduk di sebelah Uswa


"Iya. Kita semua tidak pergi ke kantor kok" Jawab Papa Pandu


"Kenapa, Pa? Tanya Zoel


"Hari ini hari bahagia karena kita semua sudah menemukan Uswa" Jawab Papa Pandu


"Oh... Begitu kah" Ucap Zoel tersenyum


"Iya. Dan aku orang pertama yang sangat bahagia bisa bertemu kembali dengan Uswa" Sambung Ismail


"Pa... Minggu depan aku akan melangsungkan pernikahan ku dengan Uswa" Ucap Zoel


"Kenapa terburu-buru? Tanya Papa Pandu


"Lebih cepat lebih bagus, Pa" Jawab Zoel tersenyum melihat wajah Uswa


"Apa kau yakin Uswa? Ingin menikah dengan Zoel, lebih baik kau pikirkan kembali" Sambung Ismail


"Apa yang perlu di pikirkan lagi? Tanya Zoe kepada Ismail


"Iya siapa tau kau yang memaksa Uswa untuk menerima menjadi suaminya" Jawab Ismail asal

__ADS_1


"Astaga aku tidak seperti itu lha" Ucap Zoel tertawa terbahak-bahak


"Hm... Lebih baik kau pikirkan kembali Uswa. Benar kata Abang Ismail" Sambung Zilla meyakinkan ucapan Ismail


"Astaga ada apa dengan kalian berdua ini, sepertinya tidak suka kalau aku menikah dengan Uswa. Aku mapan, memiliki pekerjaan yang tetap, Sudah di pastikan aku akan membahagiakan Uswa dan menyayanginya" Ucap Zoel menjelaskannya


"Iya, Kak" Jawab Uswa


"Awas iya kalau kau sampai melukai hati adikku dan apalagi kalau kau sampai menduakan nya. Kau siap akan berhadapan dengan ku" Sambung Ismail


"Bang. Cinta ku hanya untuk Uswa seorang" Jawab Zoel tersenyum


"Jangan Uswa baik-baik Zoel. Dalam hidup berumah tangga pasti ada saja yang akan terjadi di dalam rumah tangga kalian nanti" Ucap Papa Pandu menasehati Zoel


"Iya. Pa" Jawab Zoel


"Iya. Pa" Jawab Zoel


"Apa kau sudah siap Uswa untuk berumah tangga dengan Kak Zoel? Tanya Zilla kepada Uswa


"Insyaallah Uswa siap" Jawab Uswa dengan menundukkan kepalanya


"Dengarkan kalian semua apa yang Uswa ucapkan. Uswa sudah siap" Ucap Zoel


"Hm" Jawab Ismail


"Sepertinya ada yang kebelet nikah ini dan sudah tidak sabar lagi untuk belah duren" Sambung Zilla tertawa terbahak-bahak

__ADS_1


"Zilla" Ucap Papa Pandu


"Apan sih Zill" Jawab Zoel terkejut dengan ucapan Zilla dan dirinya merasa malu


"Lihatlah, Pa wajah Zoel. Merah sekali seperti udang rebus" Ucap Zilla tertawa terbahak-bahak


"Sudahlah kalian berdua ini. Kita lanjutkan sarapannya" Ajak Papa Pandu


"Tuh dengerin Papa Pandu" Jawab Zoel


"Apa kalian sudah mendaftar di KUA? Tanya Ismail


"Belum. Sepertinya besok" Jawab Zoel


"Oh begitu" Ucap Ismail


"Iya. Kita akan melakukan acara akad nikah di rumah Nenek Muna dan cuma di hadiri oleh keluarga terdekat saja" Jawab Zoel memberitahu kepada Ismail


"Iya sudah yang terpenting adalah sahnya hubungan kalian dalam agama dan negara" Ucap Ismail


"Iya. Bang" Jawab Zoel


"Uswa apa kau tidak meminta sesuatu dari Zoel. Seperti kau ingin mahar apa? Tanya Zilla


"Belum terpikir, Zill" Jawab Uswa lirih


Bersambung... ✍️

__ADS_1


__ADS_2