Papa Untuk Anakku

Papa Untuk Anakku
Episode 83 Season Uswa


__ADS_3

"Hoam" Zoel menguap, Zoel sudah bangun tidur sedari tadi dan masih bermalas-malasan di atas kursi sofa


"Di mana perempuan itu" Ucap Zoel saat melihat Uswa tidak ada di kamarnya


"Krekkk" Suara pintu terbuka yang berasal dari kamar mandi


Zoel segera bangun dan duduk di kursi tersebut. Zoel masih melihat Uswa tanpa berkedip.


"Apa yang kau lihat" Ucap Uswa membentak Zoel yang saat itu melihat dirinya


"Oh... Itu aku pikir kau sudah pergi dari rumah ini. Tadi saat aku bangun tidur tidak melihat kau di tempat tidur


"Jangan macam-macam ini iya dengan ku" Ucap Uswa memelototkan kedua bola matanya


"Apa maksudmu? Tanya Zoel segera berdiri dari tempat duduknya


"Caramu melihat diriku sepertinya kau ingin berniat jahat kepada ku" Jawab Uswa memalingkan wajahnya


"Hah" Ucap Zoel dengan tertawa terbahak-bahak dan langsung pergi dari kamar itu


"Kau mau pergi ke mana? Tanya Uswa


"Ke kamar ku. Aku ingin mandi dan bersiap-siap untuk berangkat ke Kantor. Apa kau ingin ikut mandi bersamaku" Jawab Zoel mengedipkan salah satu matanya dan terus melanjutkan langkah kakinya


"Pergi sana" Ucap Uswa mengusir Zoel dan segera mengunci pintu kamar miliknya


Zoel yang sudah keluar dari kamar Uswa masih saja tertawa terbahak-bahak melihat tingkah laku Uswa.


"Ya Allah jauhkanlah aku dari orang-orang jahat" Ucap Uswa berdoa dan mengangkat kedua tangannya


Setelah Uswa selesai merapikan tempat tidur. Uswa segera turun ke bawah untuk pergi ke dapur karena yang Uswa rasakan saat ini perutnya sangatlah lapar. Uswa menuruni anak tangga dan melihat keadaan sekitar.


"Astaga rumah sebesar ini hanya satu orang saja yang menempati. Andai saja aku memiliki rumah seperti ini. Kapan iya kira-kira aku bisa memiliki rumah sebesar ini dan semewah begini" Ucap batin Uswa


"Dimana dapurnya? Aku sangat haus dan juga lapar? Pikir Uswa dengan Celingak-celinguk yang dari tadi tidak menemukan dapur di rumah itu


"Hm..." Ucap Zoel berdehem


"Eh"Jawab Uswa terkejut dan membalikan tubuhnya ke belakang


"Apa yang kau cari? Apa kau akan mencuri di rumah ini? Aku perhatian kau dari tadi celingak-celinguk" Ucap Zoel


"Hello tuan Zoel terhormat boleh anda memberi tahu saya di mana dapur anda! Aku haus ingin minum" Jawab Uswa


"Di sana" Ucap Zoel menunjukkaannya


"Krukkk" Suara perut Uswa

__ADS_1


"Kau kentut iya" Ucap Zoel menuduh Uswa yang mendengarkan suara itu dan menutup hidungnya


"Bukan. Bukan aku yang kentut" Jawab Uswa membantahnya


"Lha tadi itu suara apa? Jangan berbohong pergi sana" Ucap Zoel mengusir Uswa


"Bukan aku yang kentut. Tapi itu suara perutku yang lapar" Jawab Uswa lirih dan masih berdiri di hadapan Zoel


"Astaga kau ini. Aku tidak memiliki makanan, aku hanya memiliki air putih saja. Cepatlah kau pergi ke ruang makan dan segera minum. Siapa tau rasa lapar mu itu akan hilang dengan meminum banyak air putih" Ucap Zoel yang menahan tertawa


"Apa yang kau ucapkan. Apa kau ingin membuat perutku kembung" Jawab Uswa cemberut dan segera pergi menuju ke ruang makan


Zoel yang melihat Uswa pergi ke ruang makan segera mengikutiku langkah Uswa.


"Kenapa kau mengikutiku? Tanya Uswa membalikan tubuhnya dan menghentikan langkah kakinya


"Aku akan memberitahu dirimu di mana ruang makan. Ayolah cepat lewat sini! Nanti aku akan terlambat untuk pergi ke kantor" Perintah Zoel dan Uswa mengikutinya


Setelah berputar-putar akhirnya mereka sampai di ruang makan.


"Itu air minum" Ucap Zoel menunjukkaannya


"Terimakasih" Jawab Uswa tersenyum dan segera minum


"Apa kau akan tetap di rumah ini? Tanya Zoel duduk di kursi ruang makan


"Hei perempuan. Aku tidak membutuhkan seorang pembantu" Ucap Zoel menolaknya


"Plisss tolong saya Pak" Jawab Uswa memohon


"Hm... Iyalah aku akan memikirkannya dulu" Ucap Zoel segera berdiri dari kursinya


"Apa di kulkas mu tidak ada makanan? Tanya Uswa


"Tidak ada. Aku di rumah ini sendiri jadi kalau makan iya di luar. Aku juga tidak pernah belanja untuk mengisi kulkas itu" Jawab Zoel


"Aku lapar" Ucap Uswa lirih


"Oke baiklah. Aku akan memesankan makan untuk mu" Jawab Zoel


"Jangan" Ucap Uswa menolaknya


"Kenapa? Tanya Zoel melihat wajah Uswa


"Aku ingin kau membeli sayuran dan lauk-pauk dengan begitu aku akan memasaknya" Jawab Uswa


"Aku tidak punya waktu untuk berbelanja dan ini sudah siang. Kalau aku terlambat datang ke kantor Bosku akan marah kepada diriku" Ucap Zoel menjelaskannya

__ADS_1


"Gitu iya" Jawab Uswa lirih


"Kau tetap di rumah. Nanti akan ada orang yang akan mengantarkan sayuran dan lauk-pauk. Saat aku pergi nanti kau kunci kembali rumah ini. Jangan membukakan pintu untuk orang lain. Aku akan berangkat ke Kantor" Perintah Zoel segera pergi dari ruang makan


Zoel yang baru saja meninggal ruang makan dan kembali lagi menuju ke ruang makan.


"Siapa namamu? Tanya Zoel berdiri di depan pintu ruang makan


"Siapa? Tanya Uswa balik dan tidak menjawab pertanyaan Zoel


"Woi... Namamu. Di sini kan cuma ada kita berdua" Jawab Zoel membentaknya


"Oh. Namaku Uswa" Ucap Uswa tersenyum kepada Zoel


"Uswa. Hm... Nama yang bagus" Jawab Zoel segera pergi


Saat Zoel sampai di kantor di sambut oleh Andi yang sudah duduk di kursi kebesarannya dengan duduk menghadap ke belakang.


Zoel segera masuk ke dalam ruangannya dan memutar kursi tempat duduknya. Saat kursi tersebut di putar Zoel terkejut melihat Andi yang sudah duduk di kursi itu dengan mata yang melotot.


"Astagfirullah" Ucap Zoel langsung mundur


"Haha" Andi tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah Zoel


"Apa yang kau lakukan di ruangan ku Andi? Tanya Zoel berdiri tegak dan merapikan pakaiannya


"Aku hanya ingin duduk di kursi ini saja" Jawab Andi tersenyum


"Kau pergi sana ke ruangan mu. Aku tidak ingin di ganggu" Ucap Zoel mengusirnya


"Ya elah bro-bro. Apa kau tidak bosan setiap hari hanya fokus ke pekerjaan mu saja" Jawab Andi yang masih duduk santai


"Iya aku tau. Aku tidak seperti dirimu yang santai-santai saja datang ke kantor hanya main game. Aku ini pimpinan mu Andi, jadi kau cepatlah pergilah dari ruangan ku ini" Ucap Zoel lagi-lagi mengusir Andi


"Oke aku akan pergi. Tapi jawab dulu pertanyaan ku" Jawab Andi segera berdiri dari tempat duduknya


"Apa? Tanya Zoel


"Semalam kau menyewa perempuan kan. Makanya kau pergi meninggalkan ku begitu saja" Jawab Andi menuduhnya


"Apa kau sudah gila sejak kapan aku suka perempuan jalang. Perlu kau ingin Andi aku tidak seperti dirimu yang suka gonta-ganti perempuan. Kau tau kan sejak dari dulu pacar saja aku tidak punya. Dan kau juga bisa lihat setiap aku pergi dengan diri mu ketempat haram itu. Apa aku pernah minum minuman haram. Hei bro... Aku hanya memesan minuman jus jeruk" Ucap Zoel menjelaskannya


"Ah... Gak asyik lu bro. Pokoknya malam ini kau harus temani aku pergi ke tempat itu lagi dan kita akan berburu perempuan-perempuan manja dan seksi" Jawab Andi segera pergi dari ruang kerja Zoel


"Terserah" Teriak Zoel dari dalam ruangan miliknya


"Sok-sokan berkuasa di kantor ini padahal iya sama kayak aku jadi babu di kantor ini. Lagian kantor ini juga pasti akan di berikan kepada Pak Ismail mantu kesayangan Pak Pandu" Umpat Andi

__ADS_1


Bersambung... ✍️


__ADS_2