Papa Untuk Anakku

Papa Untuk Anakku
Episode 61


__ADS_3

Uswa terkejut saat bangun tidur tidak mendapati Zilla berada di rumahnya. Uswa memutuskan untuk pergi ke rumah Ismail. Tanpa Uswa sadari, Uswa hanya menutup pintu rumahnya tanpa menguncinya. Uswa berlari sekuat tenaga agar sampai di rumah Ismail. Entah apa yang membuat Uswa panik hingga harus berlari tanpa menaiki sepedanya. Hadi yang melihat Uswa berlari, segera mengikutinya dari belakang.


"Tin... Tin... Tin..." Suara klakson motor milik Hadi yang tidak menghentikan langkah Uswa


"Uswa" Teriak Hadi dari arah belakang


Uswa tidak menjawabnya paggilan Hadi


"Uswa" Teriak Hadi kembali memanggil nama Uswa


"Iya, Kak" Jawab Uswa membalikan tubuhnya


"Kau mau ke mana? Tanya Hadi meminggirkan motor yang ia kendarai


"Mau ke rumah Abang Ismail" Jawab Uswa


"Ada apa dengan Ismail? Sampai kau harus berlari dari rumahmu tanpa menggunakan sepeda mu. Coba kau lihat, kau saja tidak mengenakan alas kaki" Ucap Hadi menujuk kaki Uswa


"Astagfirullah" Ucap Uswa terkejut saat melihat dirinya tidak memakai alas kaki


"Naiklah ikut bersamaku! Aku akan mengantarkan mu ke rumah Ismail" Ajak Hadi


"Tidak usah Kak. Aku jalan kaki saja" Jawab Uswa menolaknya


"Ayolah! Apa yang sebenarnya sudah terjadi? Ceritakan kepadaku" Perintah Hadi


"Semalam Zilla kabur dari rumah Abang Ismail. Zilla tersesat dan akhirnya Zilla sampai di rumah ku. Aku menyuruhnya Zilla untuk segera tidur tapi Zilla menolaknya. Dan saat itu aku meninggalkan Zilla di rumah tamu, aku segera kembali ke kamarku untuk tidur saat aku terbangun Zilla sudah tidak ada di rumahku lagi. Aku sangat menghawatirkan Zilla! Apa Zilla nekat untuk kabur" Ucap Uswa menjelaskannya kepada Hadi


"Astaga. Zilla itu selalu saja bikin masalah! Mau sampai kapan sih Zilla itu akan berubah dan mengakui kesalahannya" Jawab Hadi


"Ayo, Aku akan mengantarmu ke rumah Ismail" Ajak Hadi


"Iya Kak" Ucap Uswa yang menerima ajakan Hadi


.


.


Tidak membutuhkan waktu yang lama akhirnya Hadi dan Uswa sampai di depan rumah Ismail. Saat itu Ismail yang berada di depan rumah merasa iri dan cemburu melihat kedatangan Hadi dan Uswa secara bersamaan. Apalagi di tambah dengan Hadi memboncengkan Uswa. Uswa segera turun dari motor milik Hadi, Hadi memarkirkan motor miliknya di depan rumah Ismail. Ismail yang sudah geram dan emosi segera menghampiri Hadi.


"Buk..." Sebuah pukulan yang di layangkan oleh Ismail kepada Hadi tepat di perut kiri Hadi. Hadi yang tidak tau apa-apa merasakan kesakitan saat Ismail memukulnya.

__ADS_1


"Apa-apaan kau ini Ismail" Ucap Hadi


"Abang" Teriak Uswa saat melihat Ismail memukul Hadi


Ismail sudah tidak mempedulikan lagi ucapan Hadi dan juga teriakan Uswa. Ismail segera melayangkan pukulan kembali yang mengenai wajah Hadi hingga babak belur. Uswa kuwalahan melerai kedua laki-laki tersebut.


Datang Zilla dari arah dalam rumah, segera menghentikan aksi Ismail yang sudah melukai Hadi.


"Stop" Ucap Zilla berada di tengah Ismail dan juga Hadi


Tanpa sengaja Hadi yang ingin membalas pukulan Ismail, malah mengenai Zilla. Akhirnya Zilla terjatuh dan kesakitan.


"Zilla" Teriak Ismail segera menolong Zilla yang terjatuh dan memeluknya


"Apa yang kau lakukan kepada istriku Hadi" Ucap Ismail melepaskan pelukannya dan akan memukul Hadi kembali. Namun dengan segera Zilla mencegahnya


"Jangan lakukan itu lagi" Ucap Zilla terbata-bata


"Semua ini salah mu Hadi" Ucap Ismail menyalahkan Hadi


"Abang yang salah. Abang yang lebih duluan memukul Kak Hadi" Teriak Uswa membela Hadi


"Kau lagi Uswa berani sekali kau membela Hadi" Ucap Ismail geram mendengar ucapan Uswa yang membela Hadi


"Zilla. Lihatlah itu Zilla di sana" Ucap Ismail menujuk ke arah Zilla


"Kau juga salah Zilla. Kenapa kau tidak pamit kepada ku saat akan pulang. Aku sangat menghawatirkan keadaanmu? Aku pikir kau akan pergi dan meninggalkan Abang Ismail" Ucap Uswa menyalahkan Zilla


"Kenapa kau jadi memarahi Zilla? Tanya Ismail yang tidak tau apa-apa


"Hah... Suami macam apa kau Ismail" Sambung Hadi dengan mengejek Ismail


"Diamlah Hadi" Ucap Ismail membentak Hadi


"Sudahlah Kak. Ayo, kita pergi dari sini"!Ajak Uswa kepada Hadi


"Iya benar Uswa. Sebaiknya kita tinggalkan mereka saja. Biyarkan mereka mengurus rumah tangganya sendiri" Jawab Hadi kepada Uswa dengan tersenyum


"Apa maksud kalian? Tanya Ismail


"Tanya saja kepada Istrimu" Jawab Hadi segera pergi dari rumah Ismail

__ADS_1


Zilla yang mendengarkan percakapan di antara mereka segera masuk ke dalam rumah. Zilla sudah waspada memikirkan Ismail yang akan memarahi dirinya lagi.


"Mau pergi ke mana kau Zilla" Teriak Ismail yang melihat Zilla segera masuk ke dalam rumah


"Aku tadi sedang menggoreng tempe. Hah... Aku baru menyadarinya. Mungkin masakan ku sudah gosong" Ucap Zilla berbohong


"Berhenti" Teriak Ismail


"Ada apa? Tanya Zilla dengan santai


"Jelaskan apa maksud ucapan Hadi dan Uswa tadi? Tanya Ismail


"Apa? Tanya Zilla pura-pura tidak mengerti


"Jangan berbohong atau aku akan..." Ucap Ismail yang belum melanjutkannya namun Zilla akhirnya menjawab pertanyaan Ismail karena takut dengan sikap Ismail saat ini yang sedang emosi dan tidak terkontrol


"Iya aku akan menjelaskan kepada mu" Teriak Zilla memotong pembicaraan Ismail


"Katanya" Ucap Ismail


"Semalam tanpa kamu sadari aku kabur dari rumah ini" Jawab Zilla lirih


"Apa" Ucap Ismail terkejut


"Iya aku kabur dari rumah ini. Aku berjalan ingin menuju jalan utama di desa ini. Tapi sayangnya, aku malah tersesat. Saat aku mendengarkan suara aneh, aku ketakutan dan berlari sekuat tenagaku. Aku tidak menyadarinya saat itu aku sudah berada di tengah-tengah kuburan. Saat aku menemukan jalan untuk keluar dari kuburan aku pergi ke rumah Uswa. Uswa membantu, namun setelah subuh aku kembali ke rumahmu. Tanpa pamit terlebih dahulu kepada Uswa. Mungkin itu yang membuat Uswa menghawatirkan keadaan ku" Jawab Zilla menjelaskan kepada Ismail


"Apa kau sudah gila pergi dari rumah ku tengah malam. Bagaimana kalau ada orang jahat yang akan membunuhmu" Ucap Ismail


"Maafkan aku. Aku benar-benar tidak mengerti dengan perasaanku saat itu. Aku terus saja kepikiran dengan ucapan Bu Tia tadi pagi" Jawab Zilla menangis


"Apa yang Bu Tia ucapkan? Tanya Ismail semakin penasaran


"Apa kau akan berpoligami? Apa kau akan menikahi Uswa juga? Tanya balik Zilla tanpa menjawab pertanyaan Ismail


"Kalau iya kenapa? Bagus donk" Jawab Ismail tersenyum


"Aku tidak mau berbagi suami dengan Uswa. Aku akan mati saja kalau sampai kau dan Uswa menikah" Ucap Zilla menanggis sesenggukan


"Kau ini. Kita hanya menikah kontrak, apa kau lupa dengan perjanjian kita? Aku akan meninggalkanmu saat bayi ini sudah lahir" Ucap Ismail menujuk ke arah perut Zilla


"Aku tidak mau" Jawab Zilla memelas

__ADS_1


"Terserah mu" Ucap Ismail meninggalkan Zilla yang menangis


Bersambung... ✍️


__ADS_2