Papa Untuk Anakku

Papa Untuk Anakku
Episode 74


__ADS_3

"Apa yang sebenarnya sudah terjadi? Tanya Hadi dengan mengendong bayi tersebut mendekat ke arah Ismail


"Aku sendiri tidak mengerti, saat aku masuk ke dalam ruang bayi tidak menemukan bayi Zilla. Aku menanyakan ke setiap Suster yang berjaga di sana. Namun mereka menjawabnya tidak tahu. Untung saja tadi ada salah satu Suster yang berpapasan dengan seseorang yang mencurigakan dan memberitahunya kepadaku. Aku langsung mengejar orang itu. Terimakasih kau sudah menyelamatkan anakku" Jawab Ismail mengambil bayi tersebut dari gendongannya Hadi


"Siapa orang tadi iya? Apa orang itu kenal dengan Zilla sehingga dia menculik anak Zilla? Tanya Hadi


"Aku tidak tahu. Nanti aku akan mengeceknya sendiri lewat rekaman Cctv rumah sakit ini" Jawab Ismail segera membawa bayinya masuk ke dalam ruang bayi


"Alhamdulillah, Nak. Akhirnya kau selamat" Ucap Suster Mila


"Apa katamu? Kalau kau tidak becus bekerja lebih baik berhenti saja" Umpat Ismail kepada Suster Mila


"Maaf, Pak" Jawab Suster Mila menundukkan kepalanya


"Sudahlah Mail" Sambung Hadi tersenyum kepada Suster Mila


Ismail segera mengazani anaknya dan berbisik di telinga anaknya. Suster Mila dan Hadi yang melihat langsung keluar ruangan agar tidak mengganggunya.


"Selamat datang anakku. Jadilah anak yang Sholeh dan bisa menjaga Ibumu saat kelak dewasa nanti. Papamu ini hanya cuma Papa sementara yang tidak bisa menjaga kalian selamanya" Ucap Ismail meneteskan air matanya


Ismail meletakkan anaknya kembali ke dalam Inkubator. Setelah itu Ismail kembali ke luar ruang bayi dengan wajah sendu.


"Kalian harus menjaga anakku dengan baik-baik. Jangan sampai kejadian ini terulang lagi" Ucap Ismail kepada para Suster


"Iya sekali lagi. Kami minta maaf Pak, atas kejadian ini" Ucap Suster Mila


"Maaf-maaf" Jawab Ismail memelototkan kedua matanya dan pergi begitu saja


"Maaf iya, Sus. Atas ucapannya sahabatku itu" Sambung Hadi tersenyum


"Iya, Pak. Itu benar kesalahan kami. Sekali lagi kami minta maaf" Ucap Suster Mila


Hadi segera mengejar dan menyusul Ismail.


"Kau mau pergi ke mana? Tanya Hadi dari arah belakang Ismail


"Aku ingin melihat rekaman Cctv" Jawab Ismail singkat


"Aku akan ikut dengan mu" Ucap Hadi


"Hm... Kau tadi dari mana? Tanya Ismail berhenti sejenak dan membalikkan tubuhnya


"Membeli minum untuk Uswa" Jawab Hadi


"Kau pergilah dan berikan minuman itu kepada Uswa, pasti dia sudah menunggumu" Perintah Ismail

__ADS_1


"Tidak. Aku akan memberikannya nanti setelah menemanimu" Ucap Hadi menolaknya


"Iya sudahlah. Terserah mu saja" Jawab Ismail kembali berjalan dan di ikut oleh Hadi


Setelah sampai Ismail dan Hadi meminta penjaga untuk memutar rekaman Cctv yang terjadi atas penculikan anaknya tersebut. Setelah di lihatnya Ismail dan Hadi tidak mengenali orang yang sudah menculik bayi Zilla. Di karenakan saat masuk ke dalam rumah sakit orang itu memakai masker tanpa melepasnya dan meninggalkan jejaknya


"A... Sial. Siapa orang itu? Kenapa aku tidak mengenalinya" Umpat Ismail mengacak rambutnya


"Apa sebaiknya kita laporkan saja kejadian ini kepada polisi? Tanya Hadi kepada Ismail


"Apa kau mengenali orang itu? Tanya Ismail balik tanpa menjawab pertanyaan Hadi


"Tidak" Ucap Hadi


Ismail pergi dari ruangan itu dan segera menuju ke kamar Zilla.


"Kau mau kemana? Tanya Hadi yang masih mengikuti Ismail


"Ke kamar Zilla" Jawab Ismail berteriak


Uswa masih duduk di depan ruangan kamar milik Zilla di rawat. Uswa yang melihat kedatangan Ismail dan Hadi segera berdiri dari tempat duduknya.


"Apa Abang sudah mendengarnya kalau ada bayi yang hampir di culik oleh seseorang? Tanya Uswa kepada Ismail


"Iya. Bayi itu adalah bayi Zilla" Jawab Ismail memberitahunya


"Kau tenanglah Uswa. Bayi itu sudah aku selamatkan dan sekarang berada di ruang bayi. Banyak Suster di sana yang akan menjaganya" Sambung Hadi yang melihat Uswa terkejut


"Alhamdulillah kalau bayi itu selamat" Jawab Uswa kembali duduk di kursinya


"Ini minumlah. Tadi kau meminta teh hangat, tapi maaf sepertinya teh itu sudah dingin. Soalnya tadi aku mengikuti Ismail ke ruang bayi dan Cctv" Ucap Hadi memberikan tehnya kepada Uswa


"Terimakasih" Jawab Uswa segera meminumnya


"Kalian tunggulah di sini. Aku akan memeriksa Zilla di dalam" Ucap Ismail segera masuk ke dalam ruangan kamar Zilla di rawat


"Iya" Jawab Hadi dan duduk di samping Uswa


"Apa keadaan mu lebih baik? Tanya Hadi melihat wajah Uswa


"Hm" Jawab Uswa menggangukan kepalanya


"Ayolah pulang. Aku akan mengantarkan mu!" Ajak Hadi


"Tidak usah. Aku masih ingin disini menemani Abang dan Zilla" Ucap Uswa menolaknya

__ADS_1


"Kalian pulanglah" Ucap Ismail saat keluar dari kamar Zilla


"Abang bagaimana dengan Zilla? Tanya Uswa segera berdiri dari tempat duduknya


"Masih belum sadarkan diri" Jawab Ismail lirih


"Ya sudah aku akan menunggu Zilla sampai sadarkan diri" Ucap Uswa kembali duduk


"Uswa lihatlah diri kau begitu sangat memperhatikan Zilla. Tanpa kau sadari penampilan mu sendiri masih acak-acakan dan tak karuan. Lihat di pipimu masih ada bekas darah dan Lihat bajumu ada darah juga. Ayolah pulang biyarkan Ismail yang menjaga Zilla. Besok kita ke sini lagi untuk menjenguk Zilla" Ajak Hadi kepada Uswa


"Iya benar kata Hadi. Darah itu mengering di pipimu dan juga bajumu. Segeralah pulang mandi dan istirahat besok kalian bisa kembali ke sini lagi. Terimakasih Uswa sudah membatu proses lahiran Zilla dan terimakasih juga untuk sudah menyelamatkan anakku dari penculik itu" Ucap Ismail tersenyum kepada Uswa dan juga Hadi


"Sama-sama Mail" Jawab Hadi membalas senyuman Ismail


"Ayo, Uswa kita pulang" Ajak Hadi


"Bang Uswa pulang dulu iya. Nanti Kak Hadi akan kembali ke sini lagi untuk membantu berganti menjadi. Agar tidak terjadi sesuatu kepada Zilla dan anaknya" Ucap Uswa


"Oh iya nanti pasti aku akan kembali setelah mengatakan Uswa pulang" Jawab Hadi mengiyakan


"Terimakasih Had. Kau sahabat ku yang balik baik di dunia ini" Ucap Ismail dengan merangkul pundak Hadi


"Sama-sama" Jawab Hadi memeluk Ismail


"Assalamualaikum" Ucap salam Uswa


"Waalaikumsalam" Jawab salam Ismail


Akhirnya Uswa dan Hadi pergi pulang.


"Hadi" Teriak Ismail


"Apa? Tanya Hadi membalikan tubuhnya


"Tolong jaga Uswa untukku" Jawab Ismail tersenyum ke arah Uswa


"Hm" Ucap Hadi


Sedangkan Uswa tersenyum melihat tingkah laku Ismail.


"Ayo, Cepatlah Uswa" Perintah Hadi yang melihat Uswa tersenyum kepada Ismail


"Iya Kak" Ucap Uswa mengikutiku langkah kaki Hadi dengan terburu-buru


"Hm... Bagaimana cara aku mendapatkan hati Uswa? Apa belum cukup apa yang aku lakukan selama ini untuknya" Ucap batin Hadi tersakiti

__ADS_1


Bersambung... ✍️


__ADS_2