Pembantu Soleha Bos Berengsek

Pembantu Soleha Bos Berengsek
43. Pengakuan Pak Dandi


__ADS_3

Karyawan itu membawa Adrian menuju ke sebuah ruangan very important person. Ia membuka pintu ruangan tersebut. Adrian masuk ke dalam ruangan tersebut.


“Assalamualaikum,” ucap Adrian ketika masuk ke dalam ruangan tersebut.


“Waalaikumsalam,” jawab Pak Dandi.


Adrian menghampiri Pak Dandi dan menjabat tangan Pak Dandi. “Sehat, Om?” tanya Adrian.


“Alhamdullilah. Om dalam keadaan sehat,” jawab Pak Dandi. Adrian duduk dihadapan Pak Dandi.


“Kita pesan makanan dulu,” kata Pak Dandi. Karyawan itu memberikan buku menu kepada Adrian dan Pak Dandi. Mereka memilih menu untuk makan siang. Tiba-tiba pintu ruangan ada yang membuka dari luar, Daniel masuk ke dalam ruangan itu.


“Assalamualaikum,” ucap Daniel ketika masuk ke dalam ruangan tersebut.


“Waalaikumsalam,” jawab Pak Dandi dan Adrian.


Daniel kaget melihat ada Adrian di ruangan itu. Tadi sewaktu di telepon oleh Pak Dandi. beliau tidak mengatakan apa-apa. Beliau hanya mengatakan ingin makan siang berdua dengannya.

__ADS_1


“Eh, ada elu di sini,” kata Daniel. Ia duduk di sebelah Adrian.


“Kita pesan makanan dulu!” kata Pak Dandi. Adrian dan Daniel memesan makanan yang mereka inginkan.


“Kamu tidak memesan sake?” tanya Pak Dandi kepada Adrian. Ia tahu dari Daniel kalau Adrian suka minum minuman keras.


“Tidak, Om. Saya sudah berhenti minum minuman keras,” jawab Adrian.


“Mia membuat Adrian berubah,” kata Daniel. Pak Dandi senang mendengar Mia bisa merubah Adrian.


Akhirnya mereka selesai memesan makanan. Setelah karyawan restaurant pergi, Pak Dandi mulai bicara.


“Papah panggil kalian ke sini karena ada yang ingin Papah bicarakan,” kata Pak Dandi. Adrian dan Daniel diam, mereka mendengarkan perkataan Pak Dandi. Pak Dandi menghela nafas berat.


“Dulu ketika kamu berusia delapan tahun Papah bertemu dengan seorang gadis. Ia bekerja di mini market yang berada di lantai dasar gedung kantor Papah. Waktu itu Papah sering lembur hingga larut malam. Papah membeli sendiri kopi beserta snack di mini market itu. Office girl dan office boy serta pegawai yang lain sudah pulang sehingga tidak ada yang disuruh. Terkadang Papah membawa laptop ke sana dan bekerja di sana agar tidak suntuk karena sendirian di kantor. Gadis itu bernama Erin. Dia hanya tamatan SMA dan dari keluarga sederhana. Akan tetapi Erin berbeda dengan gadis seusianya. Dia sangat lembut, tutur katanya halus dan ia sangat sopan.” Pak Dandi bercerita sambil tersenyum ia mengenang masa lalunya.


“Pada suatu hari Erin mengalami selisih. Jumlah transaksi hari itu tidak sesuai dengan jumlah nominal uang cash yang ada di mesin kasir. Ketika Papah hendak pulang, Papah melihatnya sibuk berhitung sambil menangis. Papah menghampirinya dan menanyakan apa yang terjadi. Dia mengatakan kalau ia mengalami selisih, uang cash hari itu kurang dua juta rupiah. Berarti dia harus menggantikan uang itu. Ia tidak punya uang sebesar itu. Gajinya hanya cukup untuk makan dan bayar kost.” Pak Dandi berhenti sebentar dan menarik nafas. Daniel dan Adrian hanya diam. Mereka tidak menyela perkataan Pak Dandi.

__ADS_1


“Papah membantunya menghitung ulang, ternyata benar uang itu hilang sebesar dua juta rupiah. Papah kasihan kepadanya, Papah memberikan uang dua juta untuk menggantikan uang toko yag hilang. Ia menolak uang Papah. Dia bilang dia tidak mau punya utang budi kepada Papah. Papah bilang anggap saja ini adalah bantuan seorang kakak kepada adiknya. Akhirnya ia menerima uang itu dan berjanji akan menggantinya dengan cara dicicil. Papah bilang tidak usah, dia tidak perlu bersusah payah untuk menggantikan uang itu. Lalu Papah mengantarkannya pulang ke tempat kost. Sebelum pulang Papah mengajaknya makan malam di pinggir jalan karena ia terlihat gemetaran dan lemas seperti belum makan malam. Di situlah awal mula Papah menjadi akrab dengan Erin,” kata Pak Dandi.


“Hari terus berlalu kejadian selisih uang toko sering terjadi. Erin sebenarnya tau siapa yang mengambil uang tersebut tapi tidak berani mengadu kepada supervisor dan pemilik mini market. Akhirnya Papah mencari tahu siapa pemilik mini market. Papah mendatangi pemilik mini market dan menceritakan apa yang terjadi di mini market miliknya. Akhirnya pelakunya bisa ketahuan. Melalui CCTV dapat terlihat bagaimana cara pelaku mengambil uang dari mesin kasir tanpa terlihat jelas dari CCTV kalau dia mengambil uang dari mesin kasir. Lalu pemilik mini market menindak orang tersebut dan mengembalikan uang Erin yang telah digunakan untuk menutupi selisih,” kata Pak Dandi.


Tiba-tiba pintu ruang VIP terbuka beberapa orang karyawan masuk membawa pesanan mereka. Pak Dandi berhenti bercerita. Ia menunggu sampai karyawan itu selesai menyajikan makanan dan keluar dari ruangan itu.


“Kita makan dulu. Ceritanya dilanjutkan nanti,” kata Pak Dandi.


“Nanti saja makannya. Lebih baik Papah cerita sampai selesai!” kata Daniel.


Kemudian Pak Dandi melanjutkan ceritanya.


“Erin mengembalikan semua uang yang Papah berikan tapi Papah menolaknya. Papah bilang kalau itu untuk Erin. Lalu Papah meminta Erin berhenti bekerja dan memintanya untuk menjadi istri siri Papah. Di luar dugaan Erin menyetujuinya. Orang tua Erin memberi restu kepada kami. Mereka tidak masalah kalau Erin dan Papah menikah siri yag penting Papah menyayangi Erin. Setelah menikah Erin tinggal di Sumedang bersama orang tuanya. Dan Papah sering bulak balik Jakarta Sumedang. Papah berusaha membeli perkebunan teh di dekat rumah Erin agar bisa sering datang ke Sumedang. Tapi sayang pemiliknya tidak mau menjual kebunnya,” kata Pak Dandi.


“Ketika Erin sedang hamil delapan bulan, pernikahan Papah dan Erin diketahui oleh kakek dan nenekmu. Mereka marah kepada Papah dan mengancam akan menghapus dari daftar ahli waris. Waktu itu Papah merasa sedih karena Papah sangat mencintai Erin tapi Papah juga sangat mencintai Mamahmu. Mereka berdua adalah wanita yang mengisi relung hati Papah. Hingga akhirnya Mamahmu dinyatakan kanker rahim stadium dini. Saat itulah Papah memutuskan untuk fokus merawat Mamahmu tapi Papah tidak tega menceraikan Erin. Satu cara yang bisa Papah lakukan adalah dengan berpura-pura meninggal. Papah menyuruh orang memberi kabar kalau Papah sudah meninggal dan dimakamkan di makam Menteng Pulo Dua. Tentu saja Erin menerima berita itu karena ia tidak bisa mencari tahu ke Jakarta. Karena ia sadar diri kalau ia hanya istri siri. Setelah itu Papah tidak tahu lagi apa yang terjadi pada Erin. Setelah Mamahmu dinyatakan sembuh Papah berusaha mencari tau kabar Erin. Ternyata dia sudah meninggal dunia ketika melahirkan dan bayinya lahir dengan selamat,” kata Pak Dandi. Lalu Pak Dandipun menangis.


“Bagaimana dengan keadaan anak Tante Erin?” tanya Daniel penasaran. Terus terang ia kaget mendengar cerita Papahnya. Papahnya pintar menyimpan rahasia masa lalunya dengan rapih. Bahkan hingga ia dewasa ia tidak pernah mendengar Papahnya memiliki wanita lain. Tapi yang lebih membuatnya bingung kenapa Adrian ada di sini dan mendengarkan semua cerita masa lalu papahnya. Bukankah aib keluarga tidak boleh terdengar oleh orang lain?

__ADS_1


__ADS_2