Pembantu Soleha Bos Berengsek

Pembantu Soleha Bos Berengsek
71. Pergi Ke Mall


__ADS_3

Daniel menepikan mobilnya di depan sekolah Hari. Karima turun dari mobil lalu berjalan masuk ke sekolah Hari. Tak lama kemudian Karima keluar dari sekolah bersama Hari. Hari menggunakan seragam pramuka. Mereka berjalan menuju ke mobil Daniel.


Karima membuka pintu mobil, Hari dan Karima masuk ke dalam mobil. Daniel menoleh ke belakang. Hari mencium tangan Daniel.


“Bagaimana ekskulnya, Bang? Seru tidak?” tanya Daniel.


“Seru, Om,” jawab Hari.


“Kita berangkat sekarang, ya.” Daniel menjalankan mobilnya.


Jarak dari sekolah Hari menuju AEON Mall cukup jauh. Harus ditempuh selama tiga puluh menit. Ketika melewati kolam renang Ocean Park Rachel langsung menunjuk ke arah Ocean Park.


“Rahel mau ke sana,” kata Rachel. Daniel


Daniel melihat ke belakang melalui kaca spion.


“Rachel mau kemana?” tanya Daniel.


“Mau ke Ocean Pak. Rahel mau belenang di cana,” jawab Rachel.


“Besok kita ke sana. Sekarang kita ke AEON Mall,” ujar Daniel.


Hari menoleh ke Karima.


“Iya, Ma?” tanya Hari dengan tidak percaya.


Karima tidak menjawab. Ia takut kalau Daniel ingkar janji, anak-anaknya pasti akan kecewa.

__ADS_1


“Iya, Bang. Besok kita berenang ke sana.” Daniel yang menjawab.


Anak –anak Karima bersorak ketika mendengar besok mereka akan berenang di Ocean Park.


Akhirnya sampai juga mereka di AEON Mall. Tempat parkir AEON Mall penuh sehingga Daniel harus berputar-putar mencari tempat parkir yang kosong. Kebetulan ada mobil yang keluar dari tempat parkir sehingga Daniel bisa memarkirkan mobilnya.


Mereka turun dari mobil lalu berjalan kaki menuju ke Mall. Karima menggendong Rachel karena dari tempat parkir menuju mall sangat jauh. Daniel memegang tangan Gathan agar Gathan tidak jalan kemana-mana. Sedangkan Hari berjalan di sebelah Karima.


Setelah berjalan kaki cukup jauh akhirnya mereka sampai di mall. Mall ramai oleh pengunjung. Daniel langsung memegang tangan Hari, ia takut Hari terpisah dari mereka. Mereka langsung menuju ke food court. Food court terlihat penuh oleh pengunjung yang sedang makan siang. Mereka mencari meja yang kosong. Akhirnya ada meja yang kosong yang sedang dibersihkan oleh petugas kebersihan Mall. Mereka menunggu sampai meja selesai dibersihkan. Setelah meja dibersihkan mereka pun duduk di tempat itu.


“Anak-anak mau makan apa?” tanya Daniel.


“Mau ayam klauk,” jawab Rachel.


“Abang mau ayam krauk juga,” kata Gathan.


“Bu Karima mau makan apa?” tanya Daniel.


Karima mengedarkan pandangannya. Ia bingung mau makan apa.


“Sushinya enak, loh.” Daniel menunjuk ke arah outlet yang menjual sushi.


“Atau mau sate Senayan?” Daniel menunjuk ke outlet sate.


Ketika Karima sedang bingung memilih tiba-tiba Hari melihat Yarfin.


“Itu Papa.” Hari menunjuk ke arah Yarfin yang sedang berjalan dengan kekasihnya. Entah kekasihnya atau teman kumpul embe.

__ADS_1


“Mana, Bang?” tanya Gathan.


“Itu.” Hari memunjuk ke arah Yarfin.


Hari menghampiri papanya. Gathan ikut menghampiri papanya.


“Hari! Gathan!” Karima memanggil Hari dan Gathan. Kedua anak itu menghampiri papanya. Yarfin kaget tiba-tiba anak-anaknya menghampirinya.


“Hari-Gathan. Kalian sama siapa?” tanya Yarfin.


“Sama Mama dan Om Daniel,” jawab Hari.


“Mana Mama?” tanya Yarfin.


“Tuh.” Hari menunjuk ke arah Karima. Yarfin melihat Karima duduk duduk semeja dengan seorang pria.


“Itu siapa yang duduk di dekat Mama?” tanya Yarfin.


“Om Daniel bosnya Mama. Om Daniel yang mengajak Mama dan Abang ke sini,” jawab Hari.


“Oh.”


“Win, kita ke sana dulu,” ujar Yarfin kepada teman wanitanya.


“Mau ngapai ke sana? Kita kan mau makan,” tanya Winny dengan wajah kesal.


“Sebentar saja. Aku mau ketemu Rachel anakku,” jawab Yarfin.

__ADS_1


Akhirnya Winny mau diajak Yarfin menghampiri Karima. Hari dan Gathan lebih dulu berjalan menuju ke meja mereka.


__ADS_2