
Daniel menyetir mobil menuju ke kolam renang Ocean Park. Dua puluh menit kemudian mereka sampai di Ocean Park. Daniel memarkirkan mobilnya di tempat parkir. Setelah mobil berhenti mereka turun dari mobil. Hari keluar dari mobil dengan cara meloncat karena mobil Daniel sangat tinggi.
Daniel membuka pintu belakang. Ia mengendong Gathan lalu menurunkan Gathan ke bawah. Rachel mengangkat kedua tangannya minta di gendong Daniel.
“Tulun,” kata Rachel dengan manja. Daniel menggendong Rachel lalu menurunkan Rachel ke bawah. Karima juga turun dari mobil. Lalu Daniel menutup pintu mobil.
Daniel membuka pintu paling belakang. Ia mengambil tas ransel dari dalam mobil lalu menutup kembali pintu mobil. Mita menuntun Rachel sedangkan Daniel menuntun Gathan dan Hari. Mereka berjalan menuju pintu masuk Ocean Park.
Daniel memperlihatkan bukti ticket yang sudah ia beli kepada petugas yang menjaga pintu masuk. Petugas mempersilahkan mereka masuk ke dalam Ocean Park. Anak-anak senang setelah berada di dalam Ocean Park.
“Mama, Gathan mau naik perosotan yang itu.” Gathan menunjuk ke tempat seluncur yang bergelombang.
“Iya, boleh. Sekarang Gathan ganti baju dulu,” jawab Karima. Karima membawa anak-anaknya ke kamar mandi wanita.
“Loh, kok gantinya di situ? Di kamar ganti pria saja sama Om,” ujar Daniel.
Karima berhenti dan menoleh ke anak-anaknya.
“Abang mau ganti sama Om Daniel,” kata Hari.
“Gathan juga,” sahut Gathan.
“Gathan sama Mama saja. Nanti tidak ada yang memakaikan baju,” ujar Mita.
“Tidak apa-apa, Bu Karima. Nanti saya yang menggantikan baju Gathan,” kata Daniel.
“Ayo, Bang-Gathan. Kita ganti baju dulu,” ujar Daniel. Hari dan Gathan mengikuti Daniel menuju kamar kamar mandi pria. Sedangkan Karima dan Rachel menuju kamar mandi wanita.
Setelah mengganti baju Rachel, Karima keluar dari kamar mandi. Ia menunggu Daniel dan anak-anak laki-laki di depan kamar mandi pria. Tak lama Daniel dan anak laki-laki keluar dari dalam kamar mandi. Mereka keluar dari kamar mandi sambil tertawa. Entah apa yang sedang mereka berbicarakan.
Daniel menatap Karima. Karima tidak mengganti bajunya.
“Bu Karima tidak berenang?” tanya Daniel.
__ADS_1
“Tidak, Pak. Saya mengawasi anak-anak saja,” jawab Karima.
“Kalau begitu saya titip ponsel dan dompet.” Daniel mengeluarkan dompet dan ponselnya dari dalam tas. Ia mengeluarkan kartu debit dari dalam dompet lalu diberikan kepada Karima.
“Pakai kartu ini untuk membeli minum atau makanan,” ujar Daniel.
“Masih ingat pinnya, kan?” tanya Daniel.
Karima berpikir sejenak. Ia mencoba mengingat pin kartu debit Daniel.
“Nomor pinnya xxxxxx, bukan?” tanya Karima.
“Iya, betul itu nomor pinnya,” jawab Daniel. Kemudian Daniel memberikan dompet dan ponsel miliknya kepada Karima. Karima menyimpan di dalam tas.
Mereka mencari tempat duduk di dekat kolam bermain anak agar Karima bisa menjaga tas sambil mengawasi Rachel. Setelah menaruh tas Daniel dan anak-anak laki laki menuju ke kolam waterboom. Karima menemani Rachel di kolam khusus balita.
Satu jam kemudian Daniel datang bersama dengan anak laki-laki. Mereka menghampiri Karima.
“Saya titip Gathan. Saya mau mengajar Hari berenang,” ujar Daniel.
“Ayo, Bang.” Daniel merangkul pundak Hari. Mereka menuju ke kolam renang biasa.
Tiga puluh kemudian Hari datang menghampiri Karima.
“Om Daniel sedang berenang bulak balik di kolam dalam,” kata Hari.
“Om Daniel pintar berenangnya. Wus wus wus.” Hari meniru gaya Daniel ketika berenang.
“Abang juga bisa seperti itu. Asalkan Abang sering latihan,” ujar Karima.
“Ma, Abang haus,” kata Hari.
“Gathan lapar,” kata Gathan.
__ADS_1
“Rachel juga lapal,” kata Rachel.
“Ayo kita pesan makanan.” Karima membawa anak-anaknya ke caferia yang ada di sana. Mereka memesan makanan dan minuman yang mereka inginkan. Karima membayar pesanannya dengan meggunakan kartu debit yang diberikan Daniel.
Setelah memesan makanan mereka kembali ke tempat mereka. Ketika mereka sampai di tempat mereka ternyata sudah ada Daniel. Daniel sedang mencari mereka.
“Kalian darimana?” tanya Daniel.
“Dari cafeteria. Pesan makanan untuk anak-anak,” jawab Karima.
“Pak Daniel mau minum atau makan sesuatu?” tanya Karima.
“Saya pesan sendiri saja,” jawab Daniel.
Karima memberikan kartu debit kepada Daniel. Daniel pergi ke cafeteria untuk memesan makanan.
Tak lama kemudian Daniel kembali dari cafeteria. Ia memberikan kembali kartu debit kepada Karima. Anak-anak main air di kolam renang untuk balita sambil menunggu pesanan.
Daniel duduk di dekat Karima sambil memperhatikan anak-anak yang sedang bermain air.
“Hari sabtu depan Bu Karima ada acara, tidak?” tanya Daniel.
Karima menoleh ke Daniel.
“Tidak ada, Pak,” jawab Karima.
“Kalau tidak ada acara, saya akan mengajak Bu Karima dan anak-anak ke pesta ulang tahun keponakan saya,” ujar Daniel.
Pesta ulang tahun keponakannya? Itu kan acara keluarga. Kenapa Pak Daniel mengajakku dan anak-anak? Tanya Karima di dalam hati.
.
.
__ADS_1
Mohon maaf selama bulan puasa Deche tidak bisa up banyak karena kepala Deche sering terasa sakit kalau kebanyakan mikir.