Pembantu Soleha Bos Berengsek

Pembantu Soleha Bos Berengsek
78. Di Kolam Renang 2


__ADS_3

“Mengapa saya dan anak-anak diajak ke sana? Saya tidak mengenal dengan keluarga Bapak?” tanya Karima.


“Bunda ingin bertemu dengan Bu Karima dan anak-anak,” jawab Daniel.


Karima menatap Daniel dengan bingung. Ia masih tidak mengerti mengapa bunda Daniel ingin bertemu dengannya.


“Saya pernah menceritakan Bu Karima kepada bunda. Dan bunda ingin bertemu dengan Bu Karima,” ujar Daniel.


“Bapak menceritakan apa kepada bunda Bapak?” tanya Karima.


“Saya bilang Bu Karima sekretaris saya. Bu Karima menemani saya ke Penang Malaysia. Dan kemarin menemani saya bertemu dengan arsitek. Setelah itu saya pergi bersama Bu Karima dan anak-anak Bu Karima. Itu saja nggak bilang yang lain,” jawab Daniel.


Karima menunduk lalu menghela nafas dengan berat.


“Kenapa?” tanya Daniel. Ia takut Karima menolak pergi ke ulang tahun Safina.


Karima mengangkat kepalanya.


“Nggak kenapa-kenapa. Saya cuma malu saja untuk bertemu dengan keluarga Pak Daniel karena saya belum mengenal mereka. Saya baru menjadi sekretaris Pak Daniel,” jawab Karima.


“Kalau sudah ketemu nanti nggak malu lagi. Kalau mereka menanyakan saya lewat Bu Karima, Bu Karima nggak bingung lagi,” kata Daniel.

__ADS_1


Karima hanya diam mendengar perkataan Daniel.


“Bagaimana, Bu Karima? Bisakan ikut ke pesta ulang tahun keponakan saya?” tanya Daniel.


“Insyaallah kalau tidak ada halangan,” jawab Karima.


“Alhamdullilah. Nanti kalau sudah dekat saya akan beritahu jam berapa saya jemput Bu Karima,” ucap Daniel.


“Nggak usah dijemput! Cukup beritahu alamatnya saja. Nanti saya ke sana sama anak-anak,” kata Karima.


“Ibu kan belum tau rumahnya. Jadi saya jemput saja,” ujar Daniel.


“Nggak repot, kok. Sekarang sudah biasa bolak balik Jakarta-Tangerang Selatan,” ujar Daniel.


Pelayan Cafetaria datang membawa pesanan mereka. Ia menyajikan makanan di atas meja. Daniel beranjak dari kursi dan menghampiri anak-anak Karima yang sedang bermain air.


“Anak-anak makanan sudah datang,” kata Daniel.


“Asyik.” Mereka langsung keluar dari kolam renang lalu meghampiri mama mereka. Mereka duduk di kursi masing-masing lalu memakan makanan mereka. Daniel makan bareng dengan anak laki-laki. Sedangkan Karima sedang menyuapi Rachel.


Setelah selesai makan anak-anak dan Daniel kembali berenang. Sedangkan Karima makan makanannya. Karena tadi dia belum sempat makan.

__ADS_1


Setengah jam kemudian anak-anak dan Daniel selesai berenang. Anak-anak laki-laki bersama dengan Daniel menuju ke kamar mandi pria. Karima dan Rachel menuju kamar mandi wanita.


Setelah memandikan selesai memandikan dan memakaikan baju Rachel, Karima dan Rachel keluar dari kamar mandi wanita. Mereka duduk di kursi yang berada di dekat kamar mandi. Menunggu Daniel dan anak-anak laki-laki.


Beberapa menit kemudian Hari dan Gathan keluar dari kamar mandi dan menghampiri Karima.


“Tunggu Om Daniel dulu. Om Daniel  belum mandi. Tadi Om Daniel memandikan Gathan dulu,” kata Hari.


“Kenapa bukan Abang yang memandikan Gathan?” tanya Karima.


“Kata Om Daniel, Om Daniel saja yang memandikan Gathan,” jawab Hari.


Mendengar perkataan Hari, Karima menghela nafas. Ia jadi merepotkan Daniel. Lima belas menit kemudian Daniel keluar dari dalam kamar mandi. Ia menghampiri Karima dan anak-anak.


“Maaf, kelamaan menunggu,” ujar Daniel.


“Tidak apa-apa, Pak,” jawab Karima.


“Ayo kita pulang sekarang,” ujar Daniel.


Mereka pun berjalan menuju ke pintu keluar Ocean Park. Mereka berjalan menuju tempat parkir mobil.

__ADS_1


__ADS_2